alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Sejahterakan Masyarakat dengan RPJMD

SEKADAU – “Saya ingatkan kembali bahwa RPJMD ini merupakan muara pembangunan Kabupaten Sekadau menuju masyarakat yang sejahtera,” ujar Bupati Sekadau Aron. Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat membuka kegiaitan konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sekadau Tahun 2021 – 2026, Selasa (25/5), di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Sekadau.

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan secara hybrid yaitu integrasi antara aktual sekaligus virtual. Secara aktual antara Bupati dan unsur pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau, serta Tim Penyusunan Dokumen RPJMD dari akademisi Universitas Tanjungpura bersama para camat mengikuti kegiatan secara virtual.

Bupati mengungkapkan, tujuan konsultasi publik tersebut yaitu untuk memperoleh masukan dan saran disertai informasi dan data pendukung dari perangkat daerah, sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Saran dan masukan diperlukan merekak sebagai asas keterlibatan pemangku kepentingan dalam rangka perumusan RPJMD.

Baca Juga :  Komsos Bersama Masyarakat

“Untuk itu, sampaikanlah saran dan masukan yang positif serta konstruktif kepada kami. Kita semua mengharapkan keterlibatan dan peran serta bapak/ibu secara aktif agar perencanaan jangka menengah kita kedepan bisa tersusun dengan baik,” ujar Aron.

Pada kesempatan tersebut Aron menyampaikan secara langsung dokumen cascading kepada para peserta. Dokumen yang dimaksud dia tersebut berisi indikator kinerja utama yang akan dicapai selama pembangunan tahun 2021 hingga 2026 sesuai visi-misi Bupati-Wakil Bupati. “Visi dan misi yang kami rumuskan tentu sudah melalui pemikiran, perenungan serta proses diskusi dengan beberapa pihak yang memiliki kepedulian serta berkomitmen tinggi untuk kemajuan Kabupaten Sekadau,” tambah Aron.

Program Infrastruktur, Perkebunan, Pertanian, dan Perikanan untuk Kesejahteraan (IP3K) menjadi titik utama mereka yang perlu ditingkatkan pertumbuhannya melalui regulasi dan kebijakan yang tepat. Selanjutnya, dalam rangka penyusunan RPJMD, Bupati berharap agar seluruh perangkat daerah memperhatikan beberapa hal, antara lain; dapat menjabarkan visi dan misi dengan sebaik-baiknya, berorientasi pada keberpihakan, dan bermanfaat untuk masyarakat, dan pemulihan ekonomi akibat dampak Pandemi Covid-19 menjadi isu strategis yang harus menjadi perhatian dan pertimbangan.

Baca Juga :  Polres Gelar` Cipta Kondisi

Penyusunan RPJMD Kabupaten Sekadau tahun 2021 – 2026, dijelaskan Bupati, memerlukan beberapa tahap, yaitu; Penyusunan Rancangan Awal RPJMD, rancangan tersebut lalu diajukan kepada DPRD untuk dibahas, sehingga kesepakatan dari rancangan awal RPJMD tersebut akan diberikan kepada Gubernur. Selanjutnya, dia menambahkan, Pelaksanaan Musrenbang, hingga akhirnya ditetapkan sebagai Perda.

“Besar harapan agar proses konsultasi publik dan proses lain dalam penyusunan RPJMD tahun 2021 – 2026 ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga target untuk menyusun dan memantapkan RPJMD paling lambat 6 bulan sejak pelantikan dapat tercapai,” tutupnya. (var)

SEKADAU – “Saya ingatkan kembali bahwa RPJMD ini merupakan muara pembangunan Kabupaten Sekadau menuju masyarakat yang sejahtera,” ujar Bupati Sekadau Aron. Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat membuka kegiaitan konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sekadau Tahun 2021 – 2026, Selasa (25/5), di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Sekadau.

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan secara hybrid yaitu integrasi antara aktual sekaligus virtual. Secara aktual antara Bupati dan unsur pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau, serta Tim Penyusunan Dokumen RPJMD dari akademisi Universitas Tanjungpura bersama para camat mengikuti kegiatan secara virtual.

Bupati mengungkapkan, tujuan konsultasi publik tersebut yaitu untuk memperoleh masukan dan saran disertai informasi dan data pendukung dari perangkat daerah, sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Saran dan masukan diperlukan merekak sebagai asas keterlibatan pemangku kepentingan dalam rangka perumusan RPJMD.

Baca Juga :  Optimis Seluruh Masyarakat Terdata

“Untuk itu, sampaikanlah saran dan masukan yang positif serta konstruktif kepada kami. Kita semua mengharapkan keterlibatan dan peran serta bapak/ibu secara aktif agar perencanaan jangka menengah kita kedepan bisa tersusun dengan baik,” ujar Aron.

Pada kesempatan tersebut Aron menyampaikan secara langsung dokumen cascading kepada para peserta. Dokumen yang dimaksud dia tersebut berisi indikator kinerja utama yang akan dicapai selama pembangunan tahun 2021 hingga 2026 sesuai visi-misi Bupati-Wakil Bupati. “Visi dan misi yang kami rumuskan tentu sudah melalui pemikiran, perenungan serta proses diskusi dengan beberapa pihak yang memiliki kepedulian serta berkomitmen tinggi untuk kemajuan Kabupaten Sekadau,” tambah Aron.

Program Infrastruktur, Perkebunan, Pertanian, dan Perikanan untuk Kesejahteraan (IP3K) menjadi titik utama mereka yang perlu ditingkatkan pertumbuhannya melalui regulasi dan kebijakan yang tepat. Selanjutnya, dalam rangka penyusunan RPJMD, Bupati berharap agar seluruh perangkat daerah memperhatikan beberapa hal, antara lain; dapat menjabarkan visi dan misi dengan sebaik-baiknya, berorientasi pada keberpihakan, dan bermanfaat untuk masyarakat, dan pemulihan ekonomi akibat dampak Pandemi Covid-19 menjadi isu strategis yang harus menjadi perhatian dan pertimbangan.

Baca Juga :  Bawaslu Kapuas Hulu Pantau PSSU di Sekadau

Penyusunan RPJMD Kabupaten Sekadau tahun 2021 – 2026, dijelaskan Bupati, memerlukan beberapa tahap, yaitu; Penyusunan Rancangan Awal RPJMD, rancangan tersebut lalu diajukan kepada DPRD untuk dibahas, sehingga kesepakatan dari rancangan awal RPJMD tersebut akan diberikan kepada Gubernur. Selanjutnya, dia menambahkan, Pelaksanaan Musrenbang, hingga akhirnya ditetapkan sebagai Perda.

“Besar harapan agar proses konsultasi publik dan proses lain dalam penyusunan RPJMD tahun 2021 – 2026 ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga target untuk menyusun dan memantapkan RPJMD paling lambat 6 bulan sejak pelantikan dapat tercapai,” tutupnya. (var)

Most Read

Van Gaal Tak Suka Utak-Atik Komposisi

Tekankan Penerapan Prokes di Masa AKB

Yonif 407 Tekan Penyebaran Covid-19

Edukasi Prokes di Ajang Tarub

Artikel Terbaru

/