alexametrics
22.8 C
Pontianak
Saturday, August 13, 2022

Apresiasi Kesigapan Ungkap Kasus Bayi

SEKADAU-Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat mengapresiasi Polres Sekadau dengan cepat berhasil mengungkap kasus pembuangan bayi yang ditemukan di Riam Gunam, desa Bokak Sebumbun, kecamatan Sekadau Hilir, pada Sabtu (24/4) lalu.

“Mewakili KPPAD Kalbar kami sangat mengapresiasi atas kesigapan dan gerak cepat jajaran Polres Sekadau dalam penanganan kasus ini,” tutur Ketua KPPAD Kalbar, Eka Nurhayati Ishak.

Selain menyampaikan apresiasi terhadap penanganan kasus pembuangan bayi, kunjungan KPPAD Kalbar ke Polres Sekadau sekaligus dalam rangka monitoring dan koordinasi penyelesaian kasus kejahatan seksual terhadap anak dibawah umur, dalam hal ini yaitu N (15) yang telah ditetapkan sebagai korban.

Kedatangan KPPAD diterima Kapolres Sekadau yang diwakili Kasat Reskrim IPTU Anuar Syarifudin, di ruang Sat Reskrim Polres Sekadau, Senin (26/4).

Baca Juga :  Tidak Ada Penanganan Terhadap 2 Peladang di Sekadau

Eka mengakui, kasus pembuangan bayi yang dilahirkan diluar ikatan pernikahan menjadi sorotan oleh pihaknya. Apalagi ibu dari si bayi N (15) yang masih tergolong dibawah umur dan berstatus pelajar SMA.

Tidak ingin kasus serupa terjadi lagi, Komisioner KPPAD Kalimantan Barat melalui Polres Sekadau turut menghimbau kepada para orang tua bahwa pergaulan dan media sosial  anak harus selalu diwaspadai dan diawasi.

“Para orang tua jangan lengah mengawasi pergaulan anak, dan apabila ada indikasi tindakan kriminal misalnya pelecehan seksual, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” imbaunya.

Senada dengan apa yang disampaikan KPPAD, Kasat Reskrim IPTU Anuar juga mengimbau agar dalam pergaulan khususnya anak usia sekolah jangan sampai melampaui batas norma susila, apalagi melakukan hal yang bersinggungan dengan hukum.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan, Credit Union Keling Kumang Buka BO Baru

“Bergaul sewajarnya jangan kelewat batas, jangan sampai menjadi pelaku maupun korban, karena dampak buruknya berimbas kepada keluarga dan masa depan sendiri,” pungkas Kasat Reskrim. (var)

SEKADAU-Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat mengapresiasi Polres Sekadau dengan cepat berhasil mengungkap kasus pembuangan bayi yang ditemukan di Riam Gunam, desa Bokak Sebumbun, kecamatan Sekadau Hilir, pada Sabtu (24/4) lalu.

“Mewakili KPPAD Kalbar kami sangat mengapresiasi atas kesigapan dan gerak cepat jajaran Polres Sekadau dalam penanganan kasus ini,” tutur Ketua KPPAD Kalbar, Eka Nurhayati Ishak.

Selain menyampaikan apresiasi terhadap penanganan kasus pembuangan bayi, kunjungan KPPAD Kalbar ke Polres Sekadau sekaligus dalam rangka monitoring dan koordinasi penyelesaian kasus kejahatan seksual terhadap anak dibawah umur, dalam hal ini yaitu N (15) yang telah ditetapkan sebagai korban.

Kedatangan KPPAD diterima Kapolres Sekadau yang diwakili Kasat Reskrim IPTU Anuar Syarifudin, di ruang Sat Reskrim Polres Sekadau, Senin (26/4).

Baca Juga :  Febriadi Apresiasi Raihan WTP

Eka mengakui, kasus pembuangan bayi yang dilahirkan diluar ikatan pernikahan menjadi sorotan oleh pihaknya. Apalagi ibu dari si bayi N (15) yang masih tergolong dibawah umur dan berstatus pelajar SMA.

Tidak ingin kasus serupa terjadi lagi, Komisioner KPPAD Kalimantan Barat melalui Polres Sekadau turut menghimbau kepada para orang tua bahwa pergaulan dan media sosial  anak harus selalu diwaspadai dan diawasi.

“Para orang tua jangan lengah mengawasi pergaulan anak, dan apabila ada indikasi tindakan kriminal misalnya pelecehan seksual, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” imbaunya.

Senada dengan apa yang disampaikan KPPAD, Kasat Reskrim IPTU Anuar juga mengimbau agar dalam pergaulan khususnya anak usia sekolah jangan sampai melampaui batas norma susila, apalagi melakukan hal yang bersinggungan dengan hukum.

Baca Juga :  Apresiasi Komunitas LAWAS Sekadau

“Bergaul sewajarnya jangan kelewat batas, jangan sampai menjadi pelaku maupun korban, karena dampak buruknya berimbas kepada keluarga dan masa depan sendiri,” pungkas Kasat Reskrim. (var)

Most Read

Artikel Terbaru

/