alexametrics
33 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Polisi Sebut Ibu Bayi Sebagai Korban

SEKADAU-Kasat Reskrim Polres Sekadau IPTU Anuar Syarifudin menuturkan ibu dari bayi perempuan yang ditemukan warga di hutan adalah sebagai korban.

“Ibu bayi dalam hal ini sebagai korban, juga sebagai saksi karena yang bersangkutan masih di bawah umur,” kata Kasat Reskrim Polres Sekadau.

Diketahui, ibu bayi perempuan itu baru berusia 15 tahun. Anuar mengungkapkan, dari pengakuan korban ia ditiduri oleh tersangka beberapa kali sehingga hamil.

“Pengakuan korban dia tidak mengetahui hamil. Mengingat usianya masih belia baru 15 tahun. Nah, waktu melahirkan yang bersangkutan juga sendirian,” ungkap Anuar.

Setelah melahirkan, kata Anuar, korban menelepon tersangka. Ia datang ke rumah korban dan berinisiatif menitipkan bayi itu ke panti asuhan untuk menutupi perbuatan mereka. Namun, ditolak oleh pihak panti hingga akhirnya mereka membuang bayi itu di Riam Gunam.

Baca Juga :  Susur Sungai Makan Korban, Bupati Kecam Kegiatan yang Sangat Ceroboh

“Memang pada saat membuang bayi itu, si ibu diminta pacarnya menggendong di belakang. Sementara bapak si bayi mengendarai sepeda motor,” ucapnya.

“Sesampai di TKP diletakkan. Dalam hal ini ibu si bayi dipengaruhi atau mungkin terintimidasi oleh pacarnya tadi karena masih anak-anak. Kita beranggapan si ibu bayi ini belum bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya,” timpal Anuar.

Korban telah dikembalikan kepada pihak keluarga dan sang bayi saat ini masih dalam perawatan di RSUD Sekadau. Anuar mengatakan, bayi tersebut dalam kondisi sehat.

“Terkait bayi ini nanti akan dibicarakan dengan pihak keluarga. Apakah nanti akan diambil keluarga atau diadopsi pihak lain,” bebernya.

Pada kesempatan itu, Anuar juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat yang menemukan tindak pidana dan segera melapor ke polisi. “Sehingga kita bisa segera mengambil tindakan mengungkap perkara ini,” pungkasnya. (var)

Baca Juga :  Wabup Harapkan Tempat PKB Beroperasi

SEKADAU-Kasat Reskrim Polres Sekadau IPTU Anuar Syarifudin menuturkan ibu dari bayi perempuan yang ditemukan warga di hutan adalah sebagai korban.

“Ibu bayi dalam hal ini sebagai korban, juga sebagai saksi karena yang bersangkutan masih di bawah umur,” kata Kasat Reskrim Polres Sekadau.

Diketahui, ibu bayi perempuan itu baru berusia 15 tahun. Anuar mengungkapkan, dari pengakuan korban ia ditiduri oleh tersangka beberapa kali sehingga hamil.

“Pengakuan korban dia tidak mengetahui hamil. Mengingat usianya masih belia baru 15 tahun. Nah, waktu melahirkan yang bersangkutan juga sendirian,” ungkap Anuar.

Setelah melahirkan, kata Anuar, korban menelepon tersangka. Ia datang ke rumah korban dan berinisiatif menitipkan bayi itu ke panti asuhan untuk menutupi perbuatan mereka. Namun, ditolak oleh pihak panti hingga akhirnya mereka membuang bayi itu di Riam Gunam.

Baca Juga :  Korban Banjir Bandang Entikong Dapat Bantuan

“Memang pada saat membuang bayi itu, si ibu diminta pacarnya menggendong di belakang. Sementara bapak si bayi mengendarai sepeda motor,” ucapnya.

“Sesampai di TKP diletakkan. Dalam hal ini ibu si bayi dipengaruhi atau mungkin terintimidasi oleh pacarnya tadi karena masih anak-anak. Kita beranggapan si ibu bayi ini belum bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya,” timpal Anuar.

Korban telah dikembalikan kepada pihak keluarga dan sang bayi saat ini masih dalam perawatan di RSUD Sekadau. Anuar mengatakan, bayi tersebut dalam kondisi sehat.

“Terkait bayi ini nanti akan dibicarakan dengan pihak keluarga. Apakah nanti akan diambil keluarga atau diadopsi pihak lain,” bebernya.

Pada kesempatan itu, Anuar juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat yang menemukan tindak pidana dan segera melapor ke polisi. “Sehingga kita bisa segera mengambil tindakan mengungkap perkara ini,” pungkasnya. (var)

Baca Juga :  Jaring Puluhan Warga Tak Bermasker

Most Read

Artikel Terbaru

/