alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Dituduh Punya PIL, Isteri Dihabisi

SINGKAWANG—Tak kurang dari 24 jam, polisi akhirnya berhasil mengungkap dalang pembunuhan seorang wanita yang jasadnya ditemukan di semak blukar dalam keadaan setengah telanjang di belakang BTN Melati Jalan Adelia, Kelurahan Naram, Singkawang Utara, Senin (31/8). Ironisnya pelaku tak lain adalah suami korban sendiri berinisial Dp.

“Alhamdulillah sekiara pukul 06.00 wib, Selasa (1/9) kami mengamankan, menangkap pelaku serta mengungkap kasus ini. Pelaku berstatus suami almarhumah berinisial Dp,” ungkap Kapolres Singkawang AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo dalam press release di Mapolres Singkawang, Selasa (1/9).

Pengungkapan kasus ini tak terlepas dari dukungan masyarakat yang memberikan informasi ke kepolisian serta kerja keras tim Satreskrim Polres Singkawang.

Dalam press release tersebut, Kapolres membeberkan awal kejadian hingga motif dibalik kasus pembunuhan ini. Awalnya pihak kepolisian mendapat laporan adanya temuan mayat di Jalan Adelia Kelurahan Naram sekira pukul 11.15 wib. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara dan kondisi mayat, polisi menyimpulkan bahwa hal tersebut bukan penemuan mayat biasa karena akibat kecelakan, namun akibat penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Dugaan awal kepolisian ini diperkuat dengan adanya indikasi pelaku sengaja membuat keadaan di lokasi kejadian seolah korban diperkosa dan terjadi pencurian.

Baca Juga :  Wali Kota Singkawang Sudah Negatif

“Namun visum luar yang dilakukan menunjukkan tidak ada tanda tanda kekerasan seksual pada tubuh korban. Dari serangkaian olah TKP itu kami melakukan pengujian terhadap kemungkinan kemungkinan yang ada, kami gelar perkara hingga akhirnya menyimpulkan adanya penganiyaan hilangnya nyawa seseorang,” katanya.

Polisi juga menunjukkan barang bukti yang disita di TKP, seperti sepeda motor milik korban, pakaian, helm dan senjata tajam yang diduga digunakan pelaku menghabisi nyawa korban. Dari pengakuan tersangka senjata tajam ini memang sengaja dipersiapkan pelaku, dimana senjata tersebut dibawa dari rumah miliki keluarga pelaku.

“Sajam ini sengaja dibawa dan dipersiapkan pelaku mengingat pelaku sudah merencanakan bertemu dengan alhamumah,” katanya.

Baca Juga :  Mulai Batasi Operasional Tempat Usaha

Adapun aksi nekad sang suami membunuh sang istri dikarenakan sakit hati terhadap korban.

“Yang bersangkutan (suami almarhumah) sakit hati kepada kepada alhamhumah istinya karena disaat rumah tangga mereka ada masalah, diduga almarhumah memiliki pria idaman lain dan almarhumah sering mencaci tersangka (lakinya) dengan kata kata kasar,” ungkap Kapolres saat ditanya motif pelaku membunuh korban.

Alhasil, Dp sang pelaku pembunuhan ini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tersangka disangkakan Pasal 340 KUHPidana subsider pasal 338 subsider pasal 353 ayat 3 subsider 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana hukuman mati atau seumur hidup atau selama lamanya 20 tahun. (har)

SINGKAWANG—Tak kurang dari 24 jam, polisi akhirnya berhasil mengungkap dalang pembunuhan seorang wanita yang jasadnya ditemukan di semak blukar dalam keadaan setengah telanjang di belakang BTN Melati Jalan Adelia, Kelurahan Naram, Singkawang Utara, Senin (31/8). Ironisnya pelaku tak lain adalah suami korban sendiri berinisial Dp.

“Alhamdulillah sekiara pukul 06.00 wib, Selasa (1/9) kami mengamankan, menangkap pelaku serta mengungkap kasus ini. Pelaku berstatus suami almarhumah berinisial Dp,” ungkap Kapolres Singkawang AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo dalam press release di Mapolres Singkawang, Selasa (1/9).

Pengungkapan kasus ini tak terlepas dari dukungan masyarakat yang memberikan informasi ke kepolisian serta kerja keras tim Satreskrim Polres Singkawang.

Dalam press release tersebut, Kapolres membeberkan awal kejadian hingga motif dibalik kasus pembunuhan ini. Awalnya pihak kepolisian mendapat laporan adanya temuan mayat di Jalan Adelia Kelurahan Naram sekira pukul 11.15 wib. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara dan kondisi mayat, polisi menyimpulkan bahwa hal tersebut bukan penemuan mayat biasa karena akibat kecelakan, namun akibat penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Dugaan awal kepolisian ini diperkuat dengan adanya indikasi pelaku sengaja membuat keadaan di lokasi kejadian seolah korban diperkosa dan terjadi pencurian.

Baca Juga :  Golkar Singkawang Berikan Bantuan Masker dan Handsanitaizer untuk Puskesmas

“Namun visum luar yang dilakukan menunjukkan tidak ada tanda tanda kekerasan seksual pada tubuh korban. Dari serangkaian olah TKP itu kami melakukan pengujian terhadap kemungkinan kemungkinan yang ada, kami gelar perkara hingga akhirnya menyimpulkan adanya penganiyaan hilangnya nyawa seseorang,” katanya.

Polisi juga menunjukkan barang bukti yang disita di TKP, seperti sepeda motor milik korban, pakaian, helm dan senjata tajam yang diduga digunakan pelaku menghabisi nyawa korban. Dari pengakuan tersangka senjata tajam ini memang sengaja dipersiapkan pelaku, dimana senjata tersebut dibawa dari rumah miliki keluarga pelaku.

“Sajam ini sengaja dibawa dan dipersiapkan pelaku mengingat pelaku sudah merencanakan bertemu dengan alhamumah,” katanya.

Baca Juga :  Jangan Buka Lahan Dengan Membakar

Adapun aksi nekad sang suami membunuh sang istri dikarenakan sakit hati terhadap korban.

“Yang bersangkutan (suami almarhumah) sakit hati kepada kepada alhamhumah istinya karena disaat rumah tangga mereka ada masalah, diduga almarhumah memiliki pria idaman lain dan almarhumah sering mencaci tersangka (lakinya) dengan kata kata kasar,” ungkap Kapolres saat ditanya motif pelaku membunuh korban.

Alhasil, Dp sang pelaku pembunuhan ini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tersangka disangkakan Pasal 340 KUHPidana subsider pasal 338 subsider pasal 353 ayat 3 subsider 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana hukuman mati atau seumur hidup atau selama lamanya 20 tahun. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/