alexametrics
24.4 C
Pontianak
Tuesday, August 9, 2022

Waspada, 8 Kawasan Rawan Longsor

SINGKAWANG–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Singkawang sudah melakukan pemetaan daerah rawan bencana. Salah satunya rawan bencana akan tanah longsor yang berada di sejumlah titik di kota Singkawang.

“Secara potensi, yang namanya wilayah gunung itu berpotensi masuk wilayah rawan tanah longsor termasuk di wilayah sekitar Gunung Sari Singkawang,” ungkap Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Singkawang, Jayadi kepada media ini, Kamis (2/1).

Dalam pemetaan BPBD Singkawang, setidaknya ada delapan titik rawan longsong di Kota Singkawang Gunung galian C di Jalan Kulor, Kelurahan Sanggau Kulor. Di wilayah ini setidaknya ada titik rawan longsor. Kemudian di Jalan Raya Sijangkung ada satu titik rawan longsong, Jalan Raya Sagatani, Kelurahan Sagatani ada 1 titik rawan longsor, serta di Kelurahan Sedau ada empat titik yakni di bukit galian C Jalan Teluk Karang, bukit di Jalan Mesjid, Jamthang, bukit Kaliasin.

Baca Juga :  Wali Kota Singkawang Sudah Negatif

“Semua sudah kita petakan. Bahkan kita sudah memasang plang rawan bencana longsor di titik titik terbut,” ungkapnya.

Selain wilayah rawan longsong tersebut, BPBD Singkawang juga sudah memetakan potensi ancaman bagi warga di sekitar lokasi rawan bencana tersebut. Dimana BPBD Singkawang sudah melakukan penghitungan unit rumah yang berada di wilayah rawan bencana itu seperti. “Seperti di Jalan Baru Sanggau Kulor disini sekitar ada 60 rumah, ada juga rumah ibadah ada tiga buah, begitu juga di Jalan Mesjid ada lokasi wisata, dan hunian sekitar 35 unit,” jelasnya.

Selain itu juga di wilayah sekitar gunung Pasi Singkawang, yang merupakan wilayah rawan longsor tersebut juga dipetakan setidaknya ada 120 kepala keluarga yang tinggal. “Dari hasil pemetaan tersebut kami sudah mengimbau warga yang tinggal di sekitar rawan longsong senantiasa waspada terutama menghadapi cuaca ekstrim seperti curah hujan deras di saat musim penghujan saat ini,” katanya.

Baca Juga :  Benci Ibu, AR Tega Setubuhi Adik Tirinya

Selain itu, BPBD Singkawang juga senantiasa melakukam imbauan melalui radio maupun memantau secara berkala wilayah rawan longsor. (har)

SINGKAWANG–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Singkawang sudah melakukan pemetaan daerah rawan bencana. Salah satunya rawan bencana akan tanah longsor yang berada di sejumlah titik di kota Singkawang.

“Secara potensi, yang namanya wilayah gunung itu berpotensi masuk wilayah rawan tanah longsor termasuk di wilayah sekitar Gunung Sari Singkawang,” ungkap Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Singkawang, Jayadi kepada media ini, Kamis (2/1).

Dalam pemetaan BPBD Singkawang, setidaknya ada delapan titik rawan longsong di Kota Singkawang Gunung galian C di Jalan Kulor, Kelurahan Sanggau Kulor. Di wilayah ini setidaknya ada titik rawan longsor. Kemudian di Jalan Raya Sijangkung ada satu titik rawan longsong, Jalan Raya Sagatani, Kelurahan Sagatani ada 1 titik rawan longsor, serta di Kelurahan Sedau ada empat titik yakni di bukit galian C Jalan Teluk Karang, bukit di Jalan Mesjid, Jamthang, bukit Kaliasin.

Baca Juga :  Satu Anggota Satpol PP Singkawang Reaktif

“Semua sudah kita petakan. Bahkan kita sudah memasang plang rawan bencana longsor di titik titik terbut,” ungkapnya.

Selain wilayah rawan longsong tersebut, BPBD Singkawang juga sudah memetakan potensi ancaman bagi warga di sekitar lokasi rawan bencana tersebut. Dimana BPBD Singkawang sudah melakukan penghitungan unit rumah yang berada di wilayah rawan bencana itu seperti. “Seperti di Jalan Baru Sanggau Kulor disini sekitar ada 60 rumah, ada juga rumah ibadah ada tiga buah, begitu juga di Jalan Mesjid ada lokasi wisata, dan hunian sekitar 35 unit,” jelasnya.

Selain itu juga di wilayah sekitar gunung Pasi Singkawang, yang merupakan wilayah rawan longsor tersebut juga dipetakan setidaknya ada 120 kepala keluarga yang tinggal. “Dari hasil pemetaan tersebut kami sudah mengimbau warga yang tinggal di sekitar rawan longsong senantiasa waspada terutama menghadapi cuaca ekstrim seperti curah hujan deras di saat musim penghujan saat ini,” katanya.

Baca Juga :  Buaya Dua Meter Terjerat Pukat Warga

Selain itu, BPBD Singkawang juga senantiasa melakukam imbauan melalui radio maupun memantau secara berkala wilayah rawan longsor. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/