alexametrics
30 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Sebanyak 1.801 Anak Telah Tervaksin dari Total 24.873 Orang

SINGKAWANG – Hingga periode Februari tahun 2022, Sebanyak 1.801 anak atau 7,24 persen dari total 24.873 anak usia 6 sampai 11 tahun sudah tervaksin.

Sekretaris Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang Rindar Prihartono di Singkawang, Rabu, mengatakan bahwa cakupan vaksinasi pada anak usia enam sampai 11 tahun tergolong masih rendah karena vaksinasi Covid-19 pelaksanaannya bersamaan dengan pelaksanaan imunisasi difteri.

“Kita baru bisa melaksanakan vaksinasi Covid-19 apabila sasaran anak sudah minimal dua minggu dari imunisasi difteri,” katanya baru baru ini.

Selain itu, menurut dia, sebagian orang tua siswa tidak menginginkan anak-anak mereka mendapat vaksinasi Covid-19 dalam rentang waktu yang terlalu dekat dengan imunisasi difteri.

Baca Juga :  Cara Kreatif MIWF Siasati Kondisi Sulit Akibat Pandemi Covid-19

“Kita baru bisa melaksanakan vaksinasi Covid-19 apabila sasaran anak sudah minimal dua minggu dari imunisasi difteri,” katanya.

Selain itu, menurut dia, sebagian orang tua siswa tidak menginginkan anak-anak mereka mendapat vaksinasi Covid-19 dalam rentang waktu yang terlalu dekat dengan imunisasi difteri.

Ia menjelaskan pula bahwa Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana bersama Dinas Kesehatan sudah menyosialisasikan pelaksanaan imunisasi difteri dan vaksinasi Covid-19 pada anak-anak ke kepala sekolah, dewan pendidikan, dan komite sekolah.

“Kita juga meminta puskesmas untuk melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah di Kota Singkawang dengan mengundang orang tua siswa sebelum pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dilakukan di sekolah,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi COVID-19 saat ini masih berjalan lambat karena pelaksanaannya bertepatan dengan pelaksanaan imunisasi difteri di sekolah.

Baca Juga :  TGC Puskesmas Pahauman Tracing Kontak di Sengah Temila

“Karena memang antara pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak dan vaksinasi difteri ada jeda waktunya. Terlepas dari itu, semuanya berjalan dengan lancar,” katanya.

Wali Kota mengimbau para guru menyampaikan penyuluhan mengenai pelaksanaan vaksinasi kepada orang tua murid.

“Sebelum hari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun, tolong pihak sekolah melalui para guru mensosialisasikan terkait pelaksanaan vaksinasi kepada orang tua murid,” katanya.

Tjhai Chui Mie mengharapkan kepada orang tua murid untuk bisa menemani anak-anaknya selama pelaksanaan vaksinasi supaya mereka lebih semangat dan tidak takut. (har)

SINGKAWANG – Hingga periode Februari tahun 2022, Sebanyak 1.801 anak atau 7,24 persen dari total 24.873 anak usia 6 sampai 11 tahun sudah tervaksin.

Sekretaris Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang Rindar Prihartono di Singkawang, Rabu, mengatakan bahwa cakupan vaksinasi pada anak usia enam sampai 11 tahun tergolong masih rendah karena vaksinasi Covid-19 pelaksanaannya bersamaan dengan pelaksanaan imunisasi difteri.

“Kita baru bisa melaksanakan vaksinasi Covid-19 apabila sasaran anak sudah minimal dua minggu dari imunisasi difteri,” katanya baru baru ini.

Selain itu, menurut dia, sebagian orang tua siswa tidak menginginkan anak-anak mereka mendapat vaksinasi Covid-19 dalam rentang waktu yang terlalu dekat dengan imunisasi difteri.

Baca Juga :  Dekatkan Layanan Vaksinasi bagi Lansia

“Kita baru bisa melaksanakan vaksinasi Covid-19 apabila sasaran anak sudah minimal dua minggu dari imunisasi difteri,” katanya.

Selain itu, menurut dia, sebagian orang tua siswa tidak menginginkan anak-anak mereka mendapat vaksinasi Covid-19 dalam rentang waktu yang terlalu dekat dengan imunisasi difteri.

Ia menjelaskan pula bahwa Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana bersama Dinas Kesehatan sudah menyosialisasikan pelaksanaan imunisasi difteri dan vaksinasi Covid-19 pada anak-anak ke kepala sekolah, dewan pendidikan, dan komite sekolah.

“Kita juga meminta puskesmas untuk melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah di Kota Singkawang dengan mengundang orang tua siswa sebelum pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dilakukan di sekolah,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi COVID-19 saat ini masih berjalan lambat karena pelaksanaannya bertepatan dengan pelaksanaan imunisasi difteri di sekolah.

Baca Juga :  Marcus Smart Terbebas dari Covid-19

“Karena memang antara pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak dan vaksinasi difteri ada jeda waktunya. Terlepas dari itu, semuanya berjalan dengan lancar,” katanya.

Wali Kota mengimbau para guru menyampaikan penyuluhan mengenai pelaksanaan vaksinasi kepada orang tua murid.

“Sebelum hari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun, tolong pihak sekolah melalui para guru mensosialisasikan terkait pelaksanaan vaksinasi kepada orang tua murid,” katanya.

Tjhai Chui Mie mengharapkan kepada orang tua murid untuk bisa menemani anak-anaknya selama pelaksanaan vaksinasi supaya mereka lebih semangat dan tidak takut. (har)

Most Read

Lahirkan Buku di Tengah Pandemi

Menantang Si Anak Hilang

Ibu Hamil Mulai Divaksin

Timgab Sidak Pasar

Artikel Terbaru

/