alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

32 Pasien Covid-19 Sembuh

Gencarkan Kampanye

SINGKAWANG–Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Singkawang, Barita P Ompusunggu mengatakan, pada hari Senin (2/11) terjadi penambahan satu kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Singkawang.

“Satu orang ini yaitu perempuan usia 26 tahun asal Kelurahan Condong Singkawang Tengah,” kata Barita. Selain itu, ada sebanyak 32 orang yang sebelumnya terkonfirmasi Covid-19 yang dinyatakan sembuh. “Kemudian, ada penambahan suspek sebanyak 8 orang, dimana dua diantaranya berasal dari luar Kota Singkawang,” ujarnya.

Sementara pasien terkonfirmasi yang dirawat sebanyak 8 orang di RSUD Abdul Aziz (satu dari luar Kota Singkawang) dan 5 dirawat di RSHB Singkawang. “Sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kota Singkawang saat ini ada sebanyak 40 orang. Dengan pasien suspek yang dirawat ada sebanyak 20 orang, dimana 4 diantaranya berasal dari luar Singkawang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Banjir di Singkawang, 10 Kepala Keluarga dan 15 Jiwa Dievakuasi

Meskipun saat ini Singkawang berada di Zona Kuning Covid-19, dia tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk disiplin dan patuh menjalankan protokol kesehatan, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak serta menghindari kerumunan dan keramaian.

Sementara itu, saat ini Singkawang masih berada di zona kuning Covid-19 yang artinya dalam zona resiko rendah. Meski demikian, bukan berarti lalai bahkan mengabaikan menjalankan protokol kesehatan di setiap aktivitas. Kepala Dinas Kominfo Singkawang, Ahyadi mengungkapkan pihaknya hingga kini semakin gencar mensosialisasikan protokol kesehatan. “Bahan sosialisasi mulai dari penyebaran brosur, pemasangan baleho hingga melalui media sosial milik Dinas Kominfo,” ungkap Ahyadi.

Menurutnya, Dinas Kominfo harus kreatif menciptakan konten sosialisasi protokol kesehatan yang mudah dipahami masyarakat. Sebab, pola komunikasi yang efektif akan membantu percepatan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sasaran sosialisasi di tempat keramaian mulai dari pasar, pelaku usaha cafe, restoran dan juga tempat wisata. “Apalagi saat ini sudah ada Perwako yang mengatur penagakan disiplin protokol kesehatan. Artinya ada sanksi yang diberikan apabila masyarakat yang tidak disiplin,” katanya. Selain itu, kata Ahyadi, sosialisasai protokol kesehatan juga gencar dilakukan tim gabungan TNI, Polri dan Satpol PP. “Tim gabungan ini setiap hari melakukan patroli di tempat keramaian,” katanya. Ia berharap masyarakat dapat memahami dan mematuhi protokol kesehatan tersebut. “Semua untuk kepentingan bersama. Upaya memutus mata rantai Covid-19 hanya mungkin dilakukan apabila masyarakat melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin dan berkelanjutan,” ujarnya. (har)

Baca Juga :  Lasarus: Optimistis Hadapi Pandemi

Gencarkan Kampanye

SINGKAWANG–Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Singkawang, Barita P Ompusunggu mengatakan, pada hari Senin (2/11) terjadi penambahan satu kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Singkawang.

“Satu orang ini yaitu perempuan usia 26 tahun asal Kelurahan Condong Singkawang Tengah,” kata Barita. Selain itu, ada sebanyak 32 orang yang sebelumnya terkonfirmasi Covid-19 yang dinyatakan sembuh. “Kemudian, ada penambahan suspek sebanyak 8 orang, dimana dua diantaranya berasal dari luar Kota Singkawang,” ujarnya.

Sementara pasien terkonfirmasi yang dirawat sebanyak 8 orang di RSUD Abdul Aziz (satu dari luar Kota Singkawang) dan 5 dirawat di RSHB Singkawang. “Sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kota Singkawang saat ini ada sebanyak 40 orang. Dengan pasien suspek yang dirawat ada sebanyak 20 orang, dimana 4 diantaranya berasal dari luar Singkawang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lasarus: Optimistis Hadapi Pandemi

Meskipun saat ini Singkawang berada di Zona Kuning Covid-19, dia tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk disiplin dan patuh menjalankan protokol kesehatan, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak serta menghindari kerumunan dan keramaian.

Sementara itu, saat ini Singkawang masih berada di zona kuning Covid-19 yang artinya dalam zona resiko rendah. Meski demikian, bukan berarti lalai bahkan mengabaikan menjalankan protokol kesehatan di setiap aktivitas. Kepala Dinas Kominfo Singkawang, Ahyadi mengungkapkan pihaknya hingga kini semakin gencar mensosialisasikan protokol kesehatan. “Bahan sosialisasi mulai dari penyebaran brosur, pemasangan baleho hingga melalui media sosial milik Dinas Kominfo,” ungkap Ahyadi.

Menurutnya, Dinas Kominfo harus kreatif menciptakan konten sosialisasi protokol kesehatan yang mudah dipahami masyarakat. Sebab, pola komunikasi yang efektif akan membantu percepatan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sasaran sosialisasi di tempat keramaian mulai dari pasar, pelaku usaha cafe, restoran dan juga tempat wisata. “Apalagi saat ini sudah ada Perwako yang mengatur penagakan disiplin protokol kesehatan. Artinya ada sanksi yang diberikan apabila masyarakat yang tidak disiplin,” katanya. Selain itu, kata Ahyadi, sosialisasai protokol kesehatan juga gencar dilakukan tim gabungan TNI, Polri dan Satpol PP. “Tim gabungan ini setiap hari melakukan patroli di tempat keramaian,” katanya. Ia berharap masyarakat dapat memahami dan mematuhi protokol kesehatan tersebut. “Semua untuk kepentingan bersama. Upaya memutus mata rantai Covid-19 hanya mungkin dilakukan apabila masyarakat melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin dan berkelanjutan,” ujarnya. (har)

Baca Juga :  Omset Sentra Produksi Olahan Hasil Laut di Singkawang Terus Meningkat

Most Read

Artikel Terbaru

/