alexametrics
23.4 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Akhir Drama Pencarian  Harimau Lepas, 26 Jam Diburu, Satu Ekor Dibius, Satu Ditembak Mati

SINGKAWANG  – Masyarakat Singkawang dapat bernapas lega atas keberhasilan tim gabungan dari Polri, TNI dan BKSDA menangkap harimau lepas dari Sinka Zoo. Pelarian 26 jam dua harimau peranakan campuran Benggala tersebut berakhir dramatis.

Harimau bernama Elka (kuning) dan Tora (putih) dapat dilumpuhkan dengan perjuangan panjang yang berat. Nahas, penangkapan Elka harus berakhir tragis. Pasalnya, saat ditangkap, Elka bersikap agresif dan mengancam keselamatan anggota tim pencari. Elka terpaksa dirobohkan dengan peluru tajam.

Sebelumnya, Elka sempat memangsa beberapa hewan penghuni Sinka Zoo. Tak jauh dari lokasi penembakan, petugas menemukan burung unta dalam keadaan mati akibat digigit sang harimau.

Kapolres Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo membenarkan tragedi penangkapan Elka tersebut. “Saat penangkapan Elka, tim didampingi pengasuhnya. Menurut si pengasuh, Elka sudah sangat membahayakan. Insting berburunya sudah timbul. Tembakan obat bius tak mampu membuatnya tumbang, karena gelagatnya semakin agresif, maka tindakan menembak dengan peluru tajam pun diambil,” kata Kapolres. “Dengan sangat terpaksa kami melakukan penindakan terhadap salah satu hewan Sinka Zoo yang lepas. Satu ekor harimau dinyatakan tewas,”

Sementara itu, pencarian Tora tak kalah dramatis dan penuh rintangan. Tora yang sempat menghilang dan tak diketahui keberadaannya, terlihat tengah bermain di jalan aspal Kompleks Sinka Zoo. Harimau berwarna putih ini pun akhirnya dapat digiring untuk mendekati kandang.

Baca Juga :  Tuntaskan Proyek Jembatan Sakok

Proses penggiringan Tora memakan waktu kurang lebih dua jam. Tora yang masih terlihat jinak, mau berkomunikasi dengan Agus sang keeper  (pengasuh). Saat dalam jangkauan tembak, tim segera menembakkan obat bius ke tubuh Tora. Ternyata, satu tembakan tak mampu menumbangkannya. Butuh tiga tembakan untuk membuatnya pingsan. Setelah pingsan, Tora ditangkap menggunakan jaring. Diperlukan lebih dari enam orang untuk mengangkat Tora.

“Keberhasilan penangkapan Tora tak lepas dari kerja sama dan sinergi yang baik dari Kodim, Polres, dan BKSDA,” kata Dandim Singkawang, Letkol Inf Condro Edy Wibowo. “Ini merupakan tim yang sangat solid, saling melengkapi dan melindungi,” tambah Dandim.

Akibat Cuaca Buruk

Elka Surya, pengelola Sinka Zoo menegaskan bahwa kejadian harimau lepas ini merupakan akibat curah hujan yang sangat deras selama beberapa hari terakhir. Menurutnya, hujan mengakibatkan longsor yang menimpa sebelah kiri pembatas. “Dinding bagian kiri pojok ambruk akibat tertimpa longsor. Itu yang mengakibatkan kedua harimau keluar dari kandang,” jelasnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Polres, Kodim dan BKSDA atas keberhasilannya menangkap dua harimau yang lepas. Kami juga berterima kasih kepada media massa yang mengawal berita ini sejak awal, dan membantu meluruskan berita hoaks yang beredar santer di media sosial,” tambah Elka.

Baca Juga :  Turut Dukung Wujudkan Singkawang Smart City, Walikota Singkawang Apresiasi Aplikasi New PLN Mobile

Sementara itu Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Sadtata Noor mengatakan, pihaknya akan segera mengevaluasi Sinka Zoo dalam waktu dekat. “Ini tugas kami, Sinka Zoo merupakan mitra binaan BKSDA. Kami akan membantu mengevaluasinya, agar ke depan tidak terulang kembali kejadian seperti ini,” ujarnya.

Drama pencarian kedua harimau pun berakhir tepat pukul 18.00 pada Sabtu (6/2). Sekitar 26 jam pencarian dengan rintangan sangat berat, menjadi pengalaman yang luar biasa bagi tim. Sebelumnya diberitakan, dua ekor harimau lepas dari Kebun Binatang Singka Zoo, Tanjung Bajau, Kecamatan Singkawang Selatan, Jumat (5/2) sore.

Dua harimau yang bernama Eka dan Tora tersebut kabur ketika mereka dilepas ke taman bermain oleh keeper. Tindakan tersebut sebenarnya merupakan kegiatan rutin. Namun, karena dinding pembatas roboh, dua satwa itu lepas.  Seorang pawang tewas diterkam saat mencoba menghalangi dua harimau tersebut. Pawang yang menjadi korban tersebut bernama Feri Dermawan (47) warga Kelurahan Kuala, Kecamatan Singkawang Barat. (ndo)

SINGKAWANG  – Masyarakat Singkawang dapat bernapas lega atas keberhasilan tim gabungan dari Polri, TNI dan BKSDA menangkap harimau lepas dari Sinka Zoo. Pelarian 26 jam dua harimau peranakan campuran Benggala tersebut berakhir dramatis.

Harimau bernama Elka (kuning) dan Tora (putih) dapat dilumpuhkan dengan perjuangan panjang yang berat. Nahas, penangkapan Elka harus berakhir tragis. Pasalnya, saat ditangkap, Elka bersikap agresif dan mengancam keselamatan anggota tim pencari. Elka terpaksa dirobohkan dengan peluru tajam.

Sebelumnya, Elka sempat memangsa beberapa hewan penghuni Sinka Zoo. Tak jauh dari lokasi penembakan, petugas menemukan burung unta dalam keadaan mati akibat digigit sang harimau.

Kapolres Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo membenarkan tragedi penangkapan Elka tersebut. “Saat penangkapan Elka, tim didampingi pengasuhnya. Menurut si pengasuh, Elka sudah sangat membahayakan. Insting berburunya sudah timbul. Tembakan obat bius tak mampu membuatnya tumbang, karena gelagatnya semakin agresif, maka tindakan menembak dengan peluru tajam pun diambil,” kata Kapolres. “Dengan sangat terpaksa kami melakukan penindakan terhadap salah satu hewan Sinka Zoo yang lepas. Satu ekor harimau dinyatakan tewas,”

Sementara itu, pencarian Tora tak kalah dramatis dan penuh rintangan. Tora yang sempat menghilang dan tak diketahui keberadaannya, terlihat tengah bermain di jalan aspal Kompleks Sinka Zoo. Harimau berwarna putih ini pun akhirnya dapat digiring untuk mendekati kandang.

Baca Juga :  Harimau Kedua Muncul, Serang Monyet di Dalam Kandang

Proses penggiringan Tora memakan waktu kurang lebih dua jam. Tora yang masih terlihat jinak, mau berkomunikasi dengan Agus sang keeper  (pengasuh). Saat dalam jangkauan tembak, tim segera menembakkan obat bius ke tubuh Tora. Ternyata, satu tembakan tak mampu menumbangkannya. Butuh tiga tembakan untuk membuatnya pingsan. Setelah pingsan, Tora ditangkap menggunakan jaring. Diperlukan lebih dari enam orang untuk mengangkat Tora.

“Keberhasilan penangkapan Tora tak lepas dari kerja sama dan sinergi yang baik dari Kodim, Polres, dan BKSDA,” kata Dandim Singkawang, Letkol Inf Condro Edy Wibowo. “Ini merupakan tim yang sangat solid, saling melengkapi dan melindungi,” tambah Dandim.

Akibat Cuaca Buruk

Elka Surya, pengelola Sinka Zoo menegaskan bahwa kejadian harimau lepas ini merupakan akibat curah hujan yang sangat deras selama beberapa hari terakhir. Menurutnya, hujan mengakibatkan longsor yang menimpa sebelah kiri pembatas. “Dinding bagian kiri pojok ambruk akibat tertimpa longsor. Itu yang mengakibatkan kedua harimau keluar dari kandang,” jelasnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Polres, Kodim dan BKSDA atas keberhasilannya menangkap dua harimau yang lepas. Kami juga berterima kasih kepada media massa yang mengawal berita ini sejak awal, dan membantu meluruskan berita hoaks yang beredar santer di media sosial,” tambah Elka.

Baca Juga :  Harimau Tora Jalani Karantina

Sementara itu Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Sadtata Noor mengatakan, pihaknya akan segera mengevaluasi Sinka Zoo dalam waktu dekat. “Ini tugas kami, Sinka Zoo merupakan mitra binaan BKSDA. Kami akan membantu mengevaluasinya, agar ke depan tidak terulang kembali kejadian seperti ini,” ujarnya.

Drama pencarian kedua harimau pun berakhir tepat pukul 18.00 pada Sabtu (6/2). Sekitar 26 jam pencarian dengan rintangan sangat berat, menjadi pengalaman yang luar biasa bagi tim. Sebelumnya diberitakan, dua ekor harimau lepas dari Kebun Binatang Singka Zoo, Tanjung Bajau, Kecamatan Singkawang Selatan, Jumat (5/2) sore.

Dua harimau yang bernama Eka dan Tora tersebut kabur ketika mereka dilepas ke taman bermain oleh keeper. Tindakan tersebut sebenarnya merupakan kegiatan rutin. Namun, karena dinding pembatas roboh, dua satwa itu lepas.  Seorang pawang tewas diterkam saat mencoba menghalangi dua harimau tersebut. Pawang yang menjadi korban tersebut bernama Feri Dermawan (47) warga Kelurahan Kuala, Kecamatan Singkawang Barat. (ndo)

Most Read

Artikel Terbaru

/