alexametrics
22.8 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Wakaf Produktif untuk Kepentingan Ibadah

SINGKAWANG—Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Singkawang masa bakti 2021-2024 kini sudah terbentuk dan dilantik. Pelantikan BWI Kota Singkawang dilangsungkan di basement Kantor Wali Kota Singkawang yang dihadiri Wakil Wali Kota Singkawang Irwan, Kepala Kementerian Agama Wilayah Kalbar Syahrul Yadi dan pengurus BWI Provinsi Kalbar, Rabu (6/10).

Badan wakaf ini nantinya berfungsi untuk memajukan dan mengembangkan perwakafan di indonesia dengan misi menjadi lembaga profesional yang mampu mewujudkan potensi dan manfaat ekonomi harta benda wakaf untuk kepentingan ibadah dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 41 tahun 2004 tentang Wakaf.

Wakil Wali Kota Singkawang Irwan mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Ia berharap kepengurusan BWI Singkawang dapat mengemban amanah dan berharap agar bersinergi dengan seluruh elemen dalam melalukan kegiatan kewakafan, baik dengan instansi pemerintah, swasta, masyarakat.

Baca Juga :  Paket Konversi BBM ke BBG Diserahkan

“Kita apresiasi hadirnya BWI kota Singkawang ini. Nantinya kita harapkan mampu melakukan advokasi, pendampingan dan pembinaan, baik terhadap wakif dan nazir sehingga perwakafan di Singkawang ini bisa produktif dan berdayaguna serta legalisasi aset perwakafan yang ada di kota Singkawang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Wilayah Kalbar Syahrul Yadi menitip pesan dipundak para pengurus BWI kota Singkawang ini untuk menjalankan tugas dan fungsinya sesuai aturan berlaku.

Ia meminta agar hadirnya BWI Kota Singkawang ini mampu membawa perubahan dan mengubah pola pikir pengelolaan wakaf dari perwakafan tradisional menjadi sistem perwakafan produktif.

“Karena di era saat ini dan sudah menjadi tren zaman, pengelolaan wakaf tidak sebatas menghimpun kekayaan ummat namun lebih dari pada itu yakni harus produktif dan berdaya guna bagi umat itu sendiri dan masyarakat secara umum,” jelasnya.

Baca Juga :  Wali Kota Tinjau Lokasi Galian C

Oleh sebab itu pengurus BWI kota Singkawang diharapkan nantinya juga mampu menjalin kerjasama, membangun interaksi yang baik serta berkolaborasi baik secara internal maupun eksternal kepada lintas instansi dalam pengelolaan wakaf yang bermanfaat bagi kepentingan umum.

Ketua BWI kota Singkawang, Abdul Mutalib menyampaikan syukurnya atas dilantiknya BWI Kota Singkawang. Tentunya apa yang menjadi arahan yang telah disampaikan baik dari Pemkot Singkawang, Kementerian Agama akan menjadi motivasi pihaknya mengemban amanah semaksimal mungkin.

“Tentunya kita akan berupaya maksimal menjalankan amanah yang ada, meningkatkan gerakan hati masyarakat atau lembaga berwakaf, menjadikan wakaf itu produktif, jika ada lahan lahan wakaf yang terbiar bisa menjadi produktif. Kita berusaha supaya bisa minimal seperti pengelolaan wakaf Masjid Mujahidin di Pontianak,” katanya. (har)

SINGKAWANG—Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Singkawang masa bakti 2021-2024 kini sudah terbentuk dan dilantik. Pelantikan BWI Kota Singkawang dilangsungkan di basement Kantor Wali Kota Singkawang yang dihadiri Wakil Wali Kota Singkawang Irwan, Kepala Kementerian Agama Wilayah Kalbar Syahrul Yadi dan pengurus BWI Provinsi Kalbar, Rabu (6/10).

Badan wakaf ini nantinya berfungsi untuk memajukan dan mengembangkan perwakafan di indonesia dengan misi menjadi lembaga profesional yang mampu mewujudkan potensi dan manfaat ekonomi harta benda wakaf untuk kepentingan ibadah dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 41 tahun 2004 tentang Wakaf.

Wakil Wali Kota Singkawang Irwan mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Ia berharap kepengurusan BWI Singkawang dapat mengemban amanah dan berharap agar bersinergi dengan seluruh elemen dalam melalukan kegiatan kewakafan, baik dengan instansi pemerintah, swasta, masyarakat.

Baca Juga :  Walikota Singkawang Apresiasi PLN Dalam Mendukung Industri Ekonomi Kreatif

“Kita apresiasi hadirnya BWI kota Singkawang ini. Nantinya kita harapkan mampu melakukan advokasi, pendampingan dan pembinaan, baik terhadap wakif dan nazir sehingga perwakafan di Singkawang ini bisa produktif dan berdayaguna serta legalisasi aset perwakafan yang ada di kota Singkawang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Wilayah Kalbar Syahrul Yadi menitip pesan dipundak para pengurus BWI kota Singkawang ini untuk menjalankan tugas dan fungsinya sesuai aturan berlaku.

Ia meminta agar hadirnya BWI Kota Singkawang ini mampu membawa perubahan dan mengubah pola pikir pengelolaan wakaf dari perwakafan tradisional menjadi sistem perwakafan produktif.

“Karena di era saat ini dan sudah menjadi tren zaman, pengelolaan wakaf tidak sebatas menghimpun kekayaan ummat namun lebih dari pada itu yakni harus produktif dan berdaya guna bagi umat itu sendiri dan masyarakat secara umum,” jelasnya.

Baca Juga :  IKM Polres Singkawang Dinyatakan Sangat Baik

Oleh sebab itu pengurus BWI kota Singkawang diharapkan nantinya juga mampu menjalin kerjasama, membangun interaksi yang baik serta berkolaborasi baik secara internal maupun eksternal kepada lintas instansi dalam pengelolaan wakaf yang bermanfaat bagi kepentingan umum.

Ketua BWI kota Singkawang, Abdul Mutalib menyampaikan syukurnya atas dilantiknya BWI Kota Singkawang. Tentunya apa yang menjadi arahan yang telah disampaikan baik dari Pemkot Singkawang, Kementerian Agama akan menjadi motivasi pihaknya mengemban amanah semaksimal mungkin.

“Tentunya kita akan berupaya maksimal menjalankan amanah yang ada, meningkatkan gerakan hati masyarakat atau lembaga berwakaf, menjadikan wakaf itu produktif, jika ada lahan lahan wakaf yang terbiar bisa menjadi produktif. Kita berusaha supaya bisa minimal seperti pengelolaan wakaf Masjid Mujahidin di Pontianak,” katanya. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/