alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Wako Tinjau Pengungsi Banjir

SINGKAWANG – Wali Kota (Wako) Singkawang Tjhai Chui Mie memberikan bantuan kepada sejumlah masyarakat yang mengungsi di posko pengungsian akibat banjir di Aula Kantor Lurah Condong dan LLK, Minggu (7/2) malam.

“Beberapa hari ini hujan terjadi terus menerus di Kota Singkawang dan menyebabkan beberapa daerah di Singkawang tergenang banjir,” kata Wako.

Ada pun jumlah pengungsi untuk di Kelurahan Condong tercatat sebanyak 76 jiwa atau 21 KK dievakuasi. Sedangkan di LLK sebanyak 30 jiwa atau 11 KK yang dievakuasi. Sementara bantuan yang diberikan adalah berasal dari Pemkot Singkawang, BPBD, dan relawan, seperti pengusaha baik dari Singkawang maupun Jakarta.

Wako Tjhai Chui Mie juga berjanji akan memperbaiki Aula Kelurahan Condong, karena kondisi atap sudah mulai memprihatinkan. “Akan segera kita perbaiki dan saya akan minta kepada Dinas PUPR untuk datang dan melihat apa-apa saja yang perlu diperbaiki,” perintahnya.

Baca Juga :  Sulap Kafe Jadi Dapur Umum dan Posko Relawan Banjir

Wako berharap banjir segera surut, sehingga mereka yang dievakuasi bisa segera pulang ke rumahnya masing-masing. Dalam kunjungannya selama mengecek kondisi warga, Wako juga memeriksa fasilitas dapur umur dan kesiapan logistik bagi pengungsi. Dengan demikian, harapan dia bagaimana kesiapan Pemkot Singkawang memastikan keamanan dan keberlangsungan penanganan bencana warga pengungsi terjamin.

Sementara itu, salah satu warga terdampak banjir, Rian Putri, warga Jalan Siaga, mengatakan sudah dua hari rumahnya terendam banjir sebelum dievakuasi di posko pengungsian. Ia mengatakan banjir yang terjadi di tempat tinggalnya saat ini sudah hampir mencapai paha orang dewasa. “Karena tidak ada bisa tidur karena banjir makanya saya mengungsi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Banjir Bandang Landa Tiang Tanjung Mempawah Hulu Landak, Rumah Hingga Lahan Pertanian Terendam

Dari kejadian ini, sebagian warga, menurut dia, ada yang memilih tetap tinggal di rumah dikarenakan tidak ada fasilitas pengungsian. “Sedangkan sebagian lagi terpaksa harus mengungsi ke rumah keluarganya masing-masing,” katanya.

Dia berharap, ada kebijakan dari Pemkot Singkawang untuk bisa mengatasi bencana banjir yang sering terjadi di kawasan tersebut. (har)

SINGKAWANG – Wali Kota (Wako) Singkawang Tjhai Chui Mie memberikan bantuan kepada sejumlah masyarakat yang mengungsi di posko pengungsian akibat banjir di Aula Kantor Lurah Condong dan LLK, Minggu (7/2) malam.

“Beberapa hari ini hujan terjadi terus menerus di Kota Singkawang dan menyebabkan beberapa daerah di Singkawang tergenang banjir,” kata Wako.

Ada pun jumlah pengungsi untuk di Kelurahan Condong tercatat sebanyak 76 jiwa atau 21 KK dievakuasi. Sedangkan di LLK sebanyak 30 jiwa atau 11 KK yang dievakuasi. Sementara bantuan yang diberikan adalah berasal dari Pemkot Singkawang, BPBD, dan relawan, seperti pengusaha baik dari Singkawang maupun Jakarta.

Wako Tjhai Chui Mie juga berjanji akan memperbaiki Aula Kelurahan Condong, karena kondisi atap sudah mulai memprihatinkan. “Akan segera kita perbaiki dan saya akan minta kepada Dinas PUPR untuk datang dan melihat apa-apa saja yang perlu diperbaiki,” perintahnya.

Baca Juga :  BPBD Mempawah Evakuasi Korban Banjir

Wako berharap banjir segera surut, sehingga mereka yang dievakuasi bisa segera pulang ke rumahnya masing-masing. Dalam kunjungannya selama mengecek kondisi warga, Wako juga memeriksa fasilitas dapur umur dan kesiapan logistik bagi pengungsi. Dengan demikian, harapan dia bagaimana kesiapan Pemkot Singkawang memastikan keamanan dan keberlangsungan penanganan bencana warga pengungsi terjamin.

Sementara itu, salah satu warga terdampak banjir, Rian Putri, warga Jalan Siaga, mengatakan sudah dua hari rumahnya terendam banjir sebelum dievakuasi di posko pengungsian. Ia mengatakan banjir yang terjadi di tempat tinggalnya saat ini sudah hampir mencapai paha orang dewasa. “Karena tidak ada bisa tidur karena banjir makanya saya mengungsi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Banyak Investor Tertarik Bandara

Dari kejadian ini, sebagian warga, menurut dia, ada yang memilih tetap tinggal di rumah dikarenakan tidak ada fasilitas pengungsian. “Sedangkan sebagian lagi terpaksa harus mengungsi ke rumah keluarganya masing-masing,” katanya.

Dia berharap, ada kebijakan dari Pemkot Singkawang untuk bisa mengatasi bencana banjir yang sering terjadi di kawasan tersebut. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/