alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Terapkan Protokol Kesehatan

PENGURUS Masjid Agung Nurul Islam Kota Singkawang menyiapkan penerapan protokol kesehatan Covid-19 untuk pelaksanaan salat tarawih di bulan suci Ramadan 1442 H dengan meniadakan ceramah.

“Ada beberapa hal yang menjadi kebijakan dan keputusan bersama terkait dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19, terutama pada pelaksanaan salat isya menjelang tarawih, maka pelaksanaan kultum atau ceramah akan ditiadakan. Artinya begitu salat isya selesai langsung dilaksanakan salat tarawih, sehingga para jemaah diharapkan tidak terlalu lama dalam posisi duduk dengan jamaah lain,” kata Ketua Pengurus Masjid Agung Nurul Islam Singkawang, Muslimin di Singkawang, Senin (12/4).

Selain itu, sebelum memasuki masjid, para jemaah diharapkan mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker. “Tiga hal ini akan kami prioritaskan, mengingat Pengurus Masjid Agung Singkawang juga sudah menyiapkan tempat untuk mencuci tangan dan masker yang berasal dari sumbangan donatur,” ujarnya.

Baca Juga :  Cegah Terjangkit Covid-19, Penderita Diabetes Bisa Lakukan 6 Cara Ini

Muslimin berharap apa yang dilakukan dapat memutus penyebaran virus corona khususnya di bulan suci Ramadan kelak. Apabila ada jemaah yang memang kondisinya kurang fit seperti demam, batuk, filek, dan sebagainya, sebaiknya melakukan salat di rumah sambil menunggu kesehatannya pulih kembali.

Muslimin mengungkapkan pelaksanaan salat isya, tarawih, dan subuh di tahun ini akan pihaknya hadirkan imam yang memang sudah hafal Alquran sebanyak 30 juz. “Mudah-mudahan dengan dihadirkannya imam atau para hafiz-hafiz Alquran 30 juz dapat menambah keberkahan, amal jariah dan kekhusukan kita dalam melaksanakan ibadah puasa,” ungkapnya. (har)

PENGURUS Masjid Agung Nurul Islam Kota Singkawang menyiapkan penerapan protokol kesehatan Covid-19 untuk pelaksanaan salat tarawih di bulan suci Ramadan 1442 H dengan meniadakan ceramah.

“Ada beberapa hal yang menjadi kebijakan dan keputusan bersama terkait dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19, terutama pada pelaksanaan salat isya menjelang tarawih, maka pelaksanaan kultum atau ceramah akan ditiadakan. Artinya begitu salat isya selesai langsung dilaksanakan salat tarawih, sehingga para jemaah diharapkan tidak terlalu lama dalam posisi duduk dengan jamaah lain,” kata Ketua Pengurus Masjid Agung Nurul Islam Singkawang, Muslimin di Singkawang, Senin (12/4).

Selain itu, sebelum memasuki masjid, para jemaah diharapkan mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker. “Tiga hal ini akan kami prioritaskan, mengingat Pengurus Masjid Agung Singkawang juga sudah menyiapkan tempat untuk mencuci tangan dan masker yang berasal dari sumbangan donatur,” ujarnya.

Baca Juga :  UPDK Singkawang Peringati Bulan K3 Nasional 2020

Muslimin berharap apa yang dilakukan dapat memutus penyebaran virus corona khususnya di bulan suci Ramadan kelak. Apabila ada jemaah yang memang kondisinya kurang fit seperti demam, batuk, filek, dan sebagainya, sebaiknya melakukan salat di rumah sambil menunggu kesehatannya pulih kembali.

Muslimin mengungkapkan pelaksanaan salat isya, tarawih, dan subuh di tahun ini akan pihaknya hadirkan imam yang memang sudah hafal Alquran sebanyak 30 juz. “Mudah-mudahan dengan dihadirkannya imam atau para hafiz-hafiz Alquran 30 juz dapat menambah keberkahan, amal jariah dan kekhusukan kita dalam melaksanakan ibadah puasa,” ungkapnya. (har)

Most Read

Usaha Kecil Babak Belur

Warga Pontianak Positif Corona

Pantau 716 RT Terapkan PPKM Mikro

Artikel Terbaru

/