alexametrics
33 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Cuaca Ekstrem, BPBD Warga Tetap Waspada

SINGKAWANG–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Singkawang meminra warga memperhatikan prakiraan cuaca dari BMKG dan waspada terhadap segala kemungkinan terjadi akibat cuaca ekstrem.

“Pencegahan dini dan kesiapsiagaan masyarakat jadi hal penting, ” ungkap Jayadi, Kepala Seksi Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Singkawang, Rabu (13/1) kepada media ini.

Oleh sebab itu,  kata Jayadi,  salah satu wujud pencegahan dini itu dengan melaksanakan kegiatan gotong royong lingkungan khususnya bersih bersih got/drainase/parit mulai dari lingkungan pribadi, tingkat RT/RW Kelurahan, Kecamatan tempat usaha (perusahaan), dan perkantoran;

“Bagi warga yang tinggal di dekat aliran sungai, daerah rentan banjir, daerah perbukitan supaya waspada potensi terjadinya hanjir, tanah longsor yang disertai angin kencang,” imbaunya.

BPBD Singkawang juga mengimbau melakukan mitigasi bencana baik menanam pohon, merawat pohon, serta membuat sumur bopor. bila diperlukan untuk merampung resapan air. Pihaknya juga mengajak pelihara dan melestarikan daerah resapan air, mulai dari daerah mangrove kemudian hutan lindung/hutan kota maupun daerah cagar alam yang ada di Kota Singkawang.

Baca Juga :  Simulasi Tempur, Patroli dan Serangan ke Pemukiman

Selain itu,  BPBD juga sudah menyiapkan rambu rawan bencana seperti rambu  rambu Karhutlah , rambu Banjir dan rambu longsor bencana yang sering dialami Kota Singkawang.

“Kami akan membuat surat himbauan ke masyarakat serta terus memantau lokasi rawan bencana, ” katanya. Sebagai deteksi dini kondisi kerawanan bencana di Kota Singkawang, maka BPBD sudah melakukan pemetaan terhadap daerah rawan bencana.

Untuk wilayah rawan Longsor. Ada 2 titik di Jalan Baru Kelurahan Sanggau Kulor, Gunung Pasi wilayah Kelurahan Sijangkung 1 titik, kemudian 1 titik lokasi bukit di Kelurahan Sagatani, 4 titik di kelurahan Sedau, Bukit Jamtang, Bekas galian C di Jalan Mesjid sekitar SPBU Solar serta bekas galian c di Teluk Karang.

Untuk wilayah rawan banjir,  Jalan H Matali, Setapuk Besar, Jalan Semai, Sungai Garam,  Jalan Padat Karya,  Se Wie,  Gang Al Amin dan Jalan Tailor Putih, Kelurahan Bukit Batu, Gang Makmur Sekip Lama,  Jalan Rawasari di Kelurahan Roban,  Jalan Lembah Murai dan Gang H Tarap Kelurahan Condong,  Jalan Kulor Kelurahan Pajintan, Jalan Hamgmui,  Jalan Masjid Kelurahan Sedau.

Baca Juga :  Hancur Disapu Gelombang

Untuk wilayah berpotensi angin puting beliung,  diantaranya Kelurahan Kuala,  Kelurahan Pangmilang,  Kelurahan Sui Garam,  Kelurahan Semalagi, Kelurahan Setapuk Besar,  Kelurahan Sedau, Kelurahan Pasiran, Kelurahan Pajintan.

Selain pemasangan rambu wilayah rawan bencana dan pemetaan wilayah,  BPBD juga sudah menyiapkan sejumlah ruas jalan untuk jalur evakuasi mulai Jalan Aliamyang-Jalan Ratu Sepudak,  Jalan Demang Akun dan Jalan Semai. Sedangkan untuk tempat pengungsian di aula Tempat aula besar Kantor Camat Singkawang Utara, Aula Kantor Camat Singkawang Selatan,  aula besar Kantor camat Singkawang Tengah, dimana lokasi kumpul sementara di kantor lurah masing masing. (har)

SINGKAWANG–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Singkawang meminra warga memperhatikan prakiraan cuaca dari BMKG dan waspada terhadap segala kemungkinan terjadi akibat cuaca ekstrem.

“Pencegahan dini dan kesiapsiagaan masyarakat jadi hal penting, ” ungkap Jayadi, Kepala Seksi Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Singkawang, Rabu (13/1) kepada media ini.

Oleh sebab itu,  kata Jayadi,  salah satu wujud pencegahan dini itu dengan melaksanakan kegiatan gotong royong lingkungan khususnya bersih bersih got/drainase/parit mulai dari lingkungan pribadi, tingkat RT/RW Kelurahan, Kecamatan tempat usaha (perusahaan), dan perkantoran;

“Bagi warga yang tinggal di dekat aliran sungai, daerah rentan banjir, daerah perbukitan supaya waspada potensi terjadinya hanjir, tanah longsor yang disertai angin kencang,” imbaunya.

BPBD Singkawang juga mengimbau melakukan mitigasi bencana baik menanam pohon, merawat pohon, serta membuat sumur bopor. bila diperlukan untuk merampung resapan air. Pihaknya juga mengajak pelihara dan melestarikan daerah resapan air, mulai dari daerah mangrove kemudian hutan lindung/hutan kota maupun daerah cagar alam yang ada di Kota Singkawang.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem di Kalbar Hingga 13 Juli

Selain itu,  BPBD juga sudah menyiapkan rambu rawan bencana seperti rambu  rambu Karhutlah , rambu Banjir dan rambu longsor bencana yang sering dialami Kota Singkawang.

“Kami akan membuat surat himbauan ke masyarakat serta terus memantau lokasi rawan bencana, ” katanya. Sebagai deteksi dini kondisi kerawanan bencana di Kota Singkawang, maka BPBD sudah melakukan pemetaan terhadap daerah rawan bencana.

Untuk wilayah rawan Longsor. Ada 2 titik di Jalan Baru Kelurahan Sanggau Kulor, Gunung Pasi wilayah Kelurahan Sijangkung 1 titik, kemudian 1 titik lokasi bukit di Kelurahan Sagatani, 4 titik di kelurahan Sedau, Bukit Jamtang, Bekas galian C di Jalan Mesjid sekitar SPBU Solar serta bekas galian c di Teluk Karang.

Untuk wilayah rawan banjir,  Jalan H Matali, Setapuk Besar, Jalan Semai, Sungai Garam,  Jalan Padat Karya,  Se Wie,  Gang Al Amin dan Jalan Tailor Putih, Kelurahan Bukit Batu, Gang Makmur Sekip Lama,  Jalan Rawasari di Kelurahan Roban,  Jalan Lembah Murai dan Gang H Tarap Kelurahan Condong,  Jalan Kulor Kelurahan Pajintan, Jalan Hamgmui,  Jalan Masjid Kelurahan Sedau.

Baca Juga :  Ziarah ke TMP Bambu Runcing

Untuk wilayah berpotensi angin puting beliung,  diantaranya Kelurahan Kuala,  Kelurahan Pangmilang,  Kelurahan Sui Garam,  Kelurahan Semalagi, Kelurahan Setapuk Besar,  Kelurahan Sedau, Kelurahan Pasiran, Kelurahan Pajintan.

Selain pemasangan rambu wilayah rawan bencana dan pemetaan wilayah,  BPBD juga sudah menyiapkan sejumlah ruas jalan untuk jalur evakuasi mulai Jalan Aliamyang-Jalan Ratu Sepudak,  Jalan Demang Akun dan Jalan Semai. Sedangkan untuk tempat pengungsian di aula Tempat aula besar Kantor Camat Singkawang Utara, Aula Kantor Camat Singkawang Selatan,  aula besar Kantor camat Singkawang Tengah, dimana lokasi kumpul sementara di kantor lurah masing masing. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/