alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Segera Tuntaskan Jembatan dan Box Culvert Sakok

SINGKAWANG – Pemerhati hukum dan pemerintahan Dr. Bujang Ali meminta Gubernur,  Wali Kota, dan Dinas PU Provinsi dan Kota Singkawang duduk bersama memecahkan solusi Jembatan Sakok yang saat ini dalam proses perbaikan. “Jembatan Sakok Kota Singkawang yang sedang diperbaiki sangat mempengaruhi akses lalu lintas, baik kendaraan roda dua, roda empat, roda enam, termasuk para pejalan kaki,” ungkapnya kepada media ini, Minggu (14/2).

Pengaruh yang ia maksud tentu dirasakan masyarakat.  Terutama, menurut dia, mengganggu mobilitas masyarakat itu sendiri. Untuk itu dia menyarankan, harus ada penanganan terpadu dan jangan sampai berlarut larut terkait dampak akses mobilitas masyarakat.

Tanpa ada tendensius untuk mencari siapa kambing hitam atas masalah, apalagi menyalahkan pihak tertentu,  ia meminta agar Wali Kota dan pihak terkait turun lapangan. Dia meminta agar kepala daerah bisa melihat secara langsung atas pekerjaan proyek ini yang cukup lama ini.

Baca Juga :  Sebanyak 40 Kendaraan Balapan Liar Diamankan Polres Singkawang

Ia juga mengusulkan upaya mengantisipasi penggunaan akses jalan tersebut agar tidak berdampak berkepanjangan. “Semestinya dibuat alternatif jalan sementara, sehingga tidak terjadi kemacetan sepanjang di wilayah Sakok. Di saat kondisi begini, jangan saling menyalahkan bahwa dengan alasan proyek provinsi dan lain-lain,” jelasnya.

Ia mengharapkan semua pihak stakeholders, baik sineas pekerjaan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Singkawang duduk bersama membantu kelancaran pelayanan masyarakat semua lini. “Saya sendiri merasakan betapa lamanya antre melewati jalan perbaikan jembatan tersebut,” keluhnya.

Apa yang ia sampaikan tentu merupakan wujud kepedulian bersama sebagai masyarakat Singkawang.  Karena bagaimana pun persoalan Jembatan Sakok ini, menurut dia, harus diperbaiki serta menjadi alternatif mobilitas masyarakat agar tidak terganggu pun perlu dicarikan solusi. (har)

SINGKAWANG – Pemerhati hukum dan pemerintahan Dr. Bujang Ali meminta Gubernur,  Wali Kota, dan Dinas PU Provinsi dan Kota Singkawang duduk bersama memecahkan solusi Jembatan Sakok yang saat ini dalam proses perbaikan. “Jembatan Sakok Kota Singkawang yang sedang diperbaiki sangat mempengaruhi akses lalu lintas, baik kendaraan roda dua, roda empat, roda enam, termasuk para pejalan kaki,” ungkapnya kepada media ini, Minggu (14/2).

Pengaruh yang ia maksud tentu dirasakan masyarakat.  Terutama, menurut dia, mengganggu mobilitas masyarakat itu sendiri. Untuk itu dia menyarankan, harus ada penanganan terpadu dan jangan sampai berlarut larut terkait dampak akses mobilitas masyarakat.

Tanpa ada tendensius untuk mencari siapa kambing hitam atas masalah, apalagi menyalahkan pihak tertentu,  ia meminta agar Wali Kota dan pihak terkait turun lapangan. Dia meminta agar kepala daerah bisa melihat secara langsung atas pekerjaan proyek ini yang cukup lama ini.

Baca Juga :  Ribuan Rumah di Melawi dan Kapuas Hulu Terendam Banjir

Ia juga mengusulkan upaya mengantisipasi penggunaan akses jalan tersebut agar tidak berdampak berkepanjangan. “Semestinya dibuat alternatif jalan sementara, sehingga tidak terjadi kemacetan sepanjang di wilayah Sakok. Di saat kondisi begini, jangan saling menyalahkan bahwa dengan alasan proyek provinsi dan lain-lain,” jelasnya.

Ia mengharapkan semua pihak stakeholders, baik sineas pekerjaan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Singkawang duduk bersama membantu kelancaran pelayanan masyarakat semua lini. “Saya sendiri merasakan betapa lamanya antre melewati jalan perbaikan jembatan tersebut,” keluhnya.

Apa yang ia sampaikan tentu merupakan wujud kepedulian bersama sebagai masyarakat Singkawang.  Karena bagaimana pun persoalan Jembatan Sakok ini, menurut dia, harus diperbaiki serta menjadi alternatif mobilitas masyarakat agar tidak terganggu pun perlu dicarikan solusi. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/