alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Peminta Sumbangan Ditertibkan Satpol PP

SINGKAWANG–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Singkawang menertibkan sejumlah pemuda-pemudi saat melakukan aksi meminta sumbangan di persimpangan lampu merah, Kamis (14/1).

Aksi ini tentu sempat viral di media sosial terkait aksi meminta sumbangan di jalan. Maklum penghasilan dari aksi ini mencapai jutaan rupiah. Dan tentunya aksi tersebut meresahkan warga Singkawang.

Pemuda tersebut terpaksa dibawa petugas ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan.

Kepala Satpol PP  Kota Singkawang, Karjadi mengatakan pihaknya terpaksa mengambil tindakan tegas ini lantaran banyaknya kelurahan dan keresahan dari masyarakat Kota Singkawang.

Terlebih, aksi yang para pemuda lakukan ini, berpotensi membahayakan diri mereka sendiri. Mereka berdiri di tengah jalan sembari membawa kotak untuk meminta sumbangan dari para pengendara.

Baca Juga :  Sebulan Pelarian Saleh Kurap, Diduga Telah Susun Rencana Matang

“Tentu kita tidak ingin ada hal buruk terjadi, tapi aksi mereka sangat membahayakan diri mereka dan pengguna jalan,” kata Karjadi, Jumat (15/1).

Para pemuda yang ditertibkan ini, kemudian di data oleh para petugas Satpol PP. Anehnya, petugas dapati para pemuda ini bukan berasal dari Kota Singkawang, melainkan dari berbagai daerah seperti Melawi, Sintang, Mempawah dan lainnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari salah seorang pemuda yang terjaring, mereka ditugaskan oleh orang lain atau koordinator. Para pemuda ini sendiri merupakan salah satu siswa dari pondok pesantren yang ada di Kabupaten Mempawah.

“Jadi mereka diperintah oleh koordinatornya untuk meminta sumbangan,” kata Karjadi.

Perharinya, Karjadi mengatakan, para pemuda ini memperoleh hingga Rp 5 juta rupiah.

Baca Juga :  Eksotisme Dayang Resort, Perpaduan Pesona Alam Nan Mempesona

Dia berharap aksi seperti ini terjadi lagi, sehingga masyarakat tidak resah serta tidak membahayakan para pemuda itu sendiri. (har)

SINGKAWANG–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Singkawang menertibkan sejumlah pemuda-pemudi saat melakukan aksi meminta sumbangan di persimpangan lampu merah, Kamis (14/1).

Aksi ini tentu sempat viral di media sosial terkait aksi meminta sumbangan di jalan. Maklum penghasilan dari aksi ini mencapai jutaan rupiah. Dan tentunya aksi tersebut meresahkan warga Singkawang.

Pemuda tersebut terpaksa dibawa petugas ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan.

Kepala Satpol PP  Kota Singkawang, Karjadi mengatakan pihaknya terpaksa mengambil tindakan tegas ini lantaran banyaknya kelurahan dan keresahan dari masyarakat Kota Singkawang.

Terlebih, aksi yang para pemuda lakukan ini, berpotensi membahayakan diri mereka sendiri. Mereka berdiri di tengah jalan sembari membawa kotak untuk meminta sumbangan dari para pengendara.

Baca Juga :  20 Orang Pengemis dan Anak Punk  Dirazia

“Tentu kita tidak ingin ada hal buruk terjadi, tapi aksi mereka sangat membahayakan diri mereka dan pengguna jalan,” kata Karjadi, Jumat (15/1).

Para pemuda yang ditertibkan ini, kemudian di data oleh para petugas Satpol PP. Anehnya, petugas dapati para pemuda ini bukan berasal dari Kota Singkawang, melainkan dari berbagai daerah seperti Melawi, Sintang, Mempawah dan lainnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari salah seorang pemuda yang terjaring, mereka ditugaskan oleh orang lain atau koordinator. Para pemuda ini sendiri merupakan salah satu siswa dari pondok pesantren yang ada di Kabupaten Mempawah.

“Jadi mereka diperintah oleh koordinatornya untuk meminta sumbangan,” kata Karjadi.

Perharinya, Karjadi mengatakan, para pemuda ini memperoleh hingga Rp 5 juta rupiah.

Baca Juga :  Workshop Pemuda Antar-Benua Online

Dia berharap aksi seperti ini terjadi lagi, sehingga masyarakat tidak resah serta tidak membahayakan para pemuda itu sendiri. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/