alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Bakal Terima Bantuan Vaksin dari Mabes Polri

SINGKAWANG – Ketua Satgas Covid-19 Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menyampaikan berita yang membawa angin segar bahwa Kota Singkawang akan diberikan bantuan vaksin dari Mabes Polri. Hal tersebut diungkapkan dia saat menyambut kunjungan AKM II Itwasda Polda Kalbar, Kombes Pol Raden Petit Wijaya melakukan supervisi terkait percepatan penanganan Covid-19 di Kota Singkawang, Senin (14/6).

Dia berharap percepatan penanganan Covid-19 di Kota Singkawang segera terselesaikan dengan adanya vaksinasi. Ia pun meminta kepada dinas terkait selaku Satgas Covid-19 untuk mendata ASN, pelaku usaha, lansia, dan komunitas-komunitas atau perkumpulan-perkumpulan tertentu yang belum divaksin.

“Kami juga akan mendorong percepatan vaksinasi yang dilakukan secara pribadi oleh pihak-pihak tertentu. Jika cakupan vaksinasi sudah menyeluruh, tentu akan sangat terbantu untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Singkawang. Nantinya, akan ada sekitar 4 ribu vial yang kita dapatkan dan sekitar 20 ribu target sasaran penerima vaksinasi. Kalau satu hari bisa menyasar 600 orang, berarti sekitar 2 bulan sudah terlaksana untuk keperluan vaksin,” ujar Wali Kota (Wako) Singkawang tersebut.

Ia mengimbau kepada para pelaku usaha yang terkonfirmasi untuk tidak berjualan dan melakukan isolasi mandiri ataupun segera berobat ke rumah sakit rujukan Covid-19. Wako menyatakan akan menugaskan Satgas Covid-19 Kota Singkawang untuk mendata masyarakat yang berstatus kepala keluarga dan pekerja harian, untuk diberikan bantuan sembako selama masa karantina.

Baca Juga :  Polantas Berbagi Takjil

“Wajib hukumnya, pelaku usaha yang terkonfirmasi untuk tidak berjualan di pasar supaya tidak terjadi penyebaran Covid-19 kepada yang pengunjung atau pelaku usaha lainnya. Langsung melakukan isolasi mandiri ataupun segera berobat ke rumah sakit rujukan Covid-19 untuk mendapatkan penanganan,” katanya.

Pihaknya akan mendata dan mengusahakan supaya masyarakat yang merupakan kepala keluarga yang berpenghasilan harian, untuk mendapat bantuan sembako dan suplemen selama masa karantina. “Apabila anggota keluarganya yang terkonfirmasi, akan diberikan suplemen dan vitamin saja, karena kepala keluarga masih bisa bekerja,” jelasnya.

Sebelumnya, Wako menyambut baik kunjungan Kombes Pol. Raden Petit yang meninjau dan memberikan masukan terkait percepatan penanganan Covid-19 di Kota Singkawang. Dinyatakan dia bahwa saat ini Singkawang berada di zona kuning dan dari data yang terkumpul tren penyebaran Covid-19 di Kota Singkawang cukup tinggi.

“Sesuai dengan perintah dari Kapolda Kalbar, saya berkunjung untuk melihat sejauh mana penanganan Covid-19 di Kota Singkawang. Yang di antaranya itu adalah penerapan PPKM Mikro, protokol kesehatan 5M, dan upaya 3T di Kota Singkawang,” kata Kombes Pol. Raden Petit.

Baca Juga :  Vaksinasi Massal Ditunda, Ketersediaan Jarum Suntik Berkurang

Pada pertemuan ini, Petit mendengarkan pemaparan penanganan percepatan Covid-19 oleh Satgas Covid-19 Kota Singkawang, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfo, serta Kepala Satpol-PP Kota Singkawang.

Setelah mendengarkan pemaparan, Petit pun memberikan tanggapan dan arahan kepada kepala dinas terkait yang juga tergabung dalam Satgas Covid-19 kota Singkawang.

“Alhamdulillah, sudah terlaksana dengan baik. Karena kegiatan hari ini adalah rapat koordinasi, maka ada beberapa masukan-masukan yang diberikan dalam upaya peningkatan penanganan Covid-19 yang lebih optimal,” ujarnya.

Ia menjabarkan, masukan yang diberikan kepada dinas terkait yaitu pengedukasian Covid-19 dan penerapan serta penanganannya di masyarakat, baik perseorangan maupun pelaku usaha. “Apabila ditemukan ketidakpatuhan terhadap protokol kesehatan dan peraturan daerah yang berlaku, maka akan diambil tindakan, baik itu teguran ataupun tindakan tegas yang humanis. Tentunya, kita tidak mau mematikan usaha yang mendorong perekonomian daerah karena kita tahu masyarakat juga butuh bekerja dan berpenghasilan. Maka, kami saat ini berdiskusi mencari cara yang tepat untuk mengedukasi dan membangun kesadaran masyarakat,” katanya. (har)

SINGKAWANG – Ketua Satgas Covid-19 Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menyampaikan berita yang membawa angin segar bahwa Kota Singkawang akan diberikan bantuan vaksin dari Mabes Polri. Hal tersebut diungkapkan dia saat menyambut kunjungan AKM II Itwasda Polda Kalbar, Kombes Pol Raden Petit Wijaya melakukan supervisi terkait percepatan penanganan Covid-19 di Kota Singkawang, Senin (14/6).

Dia berharap percepatan penanganan Covid-19 di Kota Singkawang segera terselesaikan dengan adanya vaksinasi. Ia pun meminta kepada dinas terkait selaku Satgas Covid-19 untuk mendata ASN, pelaku usaha, lansia, dan komunitas-komunitas atau perkumpulan-perkumpulan tertentu yang belum divaksin.

“Kami juga akan mendorong percepatan vaksinasi yang dilakukan secara pribadi oleh pihak-pihak tertentu. Jika cakupan vaksinasi sudah menyeluruh, tentu akan sangat terbantu untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Singkawang. Nantinya, akan ada sekitar 4 ribu vial yang kita dapatkan dan sekitar 20 ribu target sasaran penerima vaksinasi. Kalau satu hari bisa menyasar 600 orang, berarti sekitar 2 bulan sudah terlaksana untuk keperluan vaksin,” ujar Wali Kota (Wako) Singkawang tersebut.

Ia mengimbau kepada para pelaku usaha yang terkonfirmasi untuk tidak berjualan dan melakukan isolasi mandiri ataupun segera berobat ke rumah sakit rujukan Covid-19. Wako menyatakan akan menugaskan Satgas Covid-19 Kota Singkawang untuk mendata masyarakat yang berstatus kepala keluarga dan pekerja harian, untuk diberikan bantuan sembako selama masa karantina.

Baca Juga :  Ikut Vaksin, Dapat Beras dan Ikan

“Wajib hukumnya, pelaku usaha yang terkonfirmasi untuk tidak berjualan di pasar supaya tidak terjadi penyebaran Covid-19 kepada yang pengunjung atau pelaku usaha lainnya. Langsung melakukan isolasi mandiri ataupun segera berobat ke rumah sakit rujukan Covid-19 untuk mendapatkan penanganan,” katanya.

Pihaknya akan mendata dan mengusahakan supaya masyarakat yang merupakan kepala keluarga yang berpenghasilan harian, untuk mendapat bantuan sembako dan suplemen selama masa karantina. “Apabila anggota keluarganya yang terkonfirmasi, akan diberikan suplemen dan vitamin saja, karena kepala keluarga masih bisa bekerja,” jelasnya.

Sebelumnya, Wako menyambut baik kunjungan Kombes Pol. Raden Petit yang meninjau dan memberikan masukan terkait percepatan penanganan Covid-19 di Kota Singkawang. Dinyatakan dia bahwa saat ini Singkawang berada di zona kuning dan dari data yang terkumpul tren penyebaran Covid-19 di Kota Singkawang cukup tinggi.

“Sesuai dengan perintah dari Kapolda Kalbar, saya berkunjung untuk melihat sejauh mana penanganan Covid-19 di Kota Singkawang. Yang di antaranya itu adalah penerapan PPKM Mikro, protokol kesehatan 5M, dan upaya 3T di Kota Singkawang,” kata Kombes Pol. Raden Petit.

Baca Juga :  Sukseskan Program Pemerintah, Satgas TMMD Kawal Serbuan Vaksinasi

Pada pertemuan ini, Petit mendengarkan pemaparan penanganan percepatan Covid-19 oleh Satgas Covid-19 Kota Singkawang, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfo, serta Kepala Satpol-PP Kota Singkawang.

Setelah mendengarkan pemaparan, Petit pun memberikan tanggapan dan arahan kepada kepala dinas terkait yang juga tergabung dalam Satgas Covid-19 kota Singkawang.

“Alhamdulillah, sudah terlaksana dengan baik. Karena kegiatan hari ini adalah rapat koordinasi, maka ada beberapa masukan-masukan yang diberikan dalam upaya peningkatan penanganan Covid-19 yang lebih optimal,” ujarnya.

Ia menjabarkan, masukan yang diberikan kepada dinas terkait yaitu pengedukasian Covid-19 dan penerapan serta penanganannya di masyarakat, baik perseorangan maupun pelaku usaha. “Apabila ditemukan ketidakpatuhan terhadap protokol kesehatan dan peraturan daerah yang berlaku, maka akan diambil tindakan, baik itu teguran ataupun tindakan tegas yang humanis. Tentunya, kita tidak mau mematikan usaha yang mendorong perekonomian daerah karena kita tahu masyarakat juga butuh bekerja dan berpenghasilan. Maka, kami saat ini berdiskusi mencari cara yang tepat untuk mengedukasi dan membangun kesadaran masyarakat,” katanya. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/