alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Pasang Bollard di Setiap Lorong Wisata

“Pemasangan bollard ini akan menutup akses bagi pengendara bermotor. Mereka akan diarahkan untuk memakai akses jalan yang ditentukan.”

Yudha Sasmita

DINAS Perhubungan (Dishub) Kota Singkawang mendukung adanya lorong wisata dalam penataan dan pelestarian kota pusaka. Hal ini disampaikan Kepala Dishub, Yudha Sasmita dalam sosialisasi lorong wisata Kota Singkawang di Rumah Jabatan Wali Kota Singkawang, Minggu (17/1).

Yudha mengatakan, pihaknya akan memasang bollard (patok/ tiang pembatas trotoar) di setiap lorong-lorong wisata. “Nantinya pada tiap lorong akan dipasang bollard, supaya kendaraan bermotor tidak mengganggu wisatawan menikmati keindahan lorong atau ketika sedang berswafoto,” ujar Yudha.

“Selain itu, bollard ini diharapkan bisa memberi kesan estetis,” tambahnya.

Baca Juga :  PN Singkawang Membuka Layanan di Singkawang Grand Mall

Pemasangan bollard ini menjadi penanda bahwa kendaraan bermotor tidak diperbolehkan untuk melewati lorong-lorong ini lagi. Selain itu, bollard dapat menghalangi kendaraan bermotor untuk masuk ke dalam lorong wisata.

Ia mengatakan untuk kendaraan bermotor akan diarah pada jalan utama berkendara. Hal ini dirasa perlu agar pengguna kendaraan bermotor yang melewati jalur utama dapat menikmati pesona lorong wisata dari sepanjang jalan yang ditetapkan.

“Pemasangan bollard ini akan menutup akses bagi pengendara bermotor. Mereka akan diarahkan untuk memakai akses jalan yang ditentukan,” ujarnya. (har)

“Pemasangan bollard ini akan menutup akses bagi pengendara bermotor. Mereka akan diarahkan untuk memakai akses jalan yang ditentukan.”

Yudha Sasmita

DINAS Perhubungan (Dishub) Kota Singkawang mendukung adanya lorong wisata dalam penataan dan pelestarian kota pusaka. Hal ini disampaikan Kepala Dishub, Yudha Sasmita dalam sosialisasi lorong wisata Kota Singkawang di Rumah Jabatan Wali Kota Singkawang, Minggu (17/1).

Yudha mengatakan, pihaknya akan memasang bollard (patok/ tiang pembatas trotoar) di setiap lorong-lorong wisata. “Nantinya pada tiap lorong akan dipasang bollard, supaya kendaraan bermotor tidak mengganggu wisatawan menikmati keindahan lorong atau ketika sedang berswafoto,” ujar Yudha.

“Selain itu, bollard ini diharapkan bisa memberi kesan estetis,” tambahnya.

Baca Juga :  Webinar Nasional Kewirausahaan STKIP Singkawang

Pemasangan bollard ini menjadi penanda bahwa kendaraan bermotor tidak diperbolehkan untuk melewati lorong-lorong ini lagi. Selain itu, bollard dapat menghalangi kendaraan bermotor untuk masuk ke dalam lorong wisata.

Ia mengatakan untuk kendaraan bermotor akan diarah pada jalan utama berkendara. Hal ini dirasa perlu agar pengguna kendaraan bermotor yang melewati jalur utama dapat menikmati pesona lorong wisata dari sepanjang jalan yang ditetapkan.

“Pemasangan bollard ini akan menutup akses bagi pengendara bermotor. Mereka akan diarahkan untuk memakai akses jalan yang ditentukan,” ujarnya. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/