alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Minimalisir Gangguan Akibat Layangan, Ini yang Dilakukan PLN UP3 Singkawang

Sebagai upaya peningkatan keandalan jaringan listrik, khususnya dalam meminimalisir gangguan listrik akibat kawat layang-layang, PLN UP3 Singkawang lakukan paralonisasi pada penyulang Siaga, Suhada dan Kartini di Kota Singkawang.

Manager PLN UP3 Singkawang, Achmad Meidiansyah, menjelaskan bahwa peralonisasi merupakan kegiatan pemasangan isolasi kabel Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20kV dengan pipa peralon.

“Hal ini kami lakukan dengan tujuan untuk meminimalisir gangguan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), terutama akibat kawat layang-layang, sehingga pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga,” ungkap Meidiansyah.

Dijelaskannya, pada bulan Januari lalu, 53% gangguan yang terjadi pada SUTM disebabkan oleh kawat layang-layang, untuk itu pihaknya berinisiatif untuk segera lakukan program paralonisasi di lokasi yang rawan gangguan akibat layang-layang.

Baca Juga :  Ada Laboratorium PCR di RSUD Abdul Aziz, Berharap Deteksi Covid Semakin Optimal

“Paralonisasi yang kami lakukan pada penyulang Siaga dan Suhada sepanjang 1,25 kms, di Jalan Pramuka hingga Jalan Rawasari dan paralonisasi penyulang Kartini sepanjang 0,5 kms di Jalan Veteran,” jelas Meidiansyah.

Dengan dilakukannya paralonisasi dibeberapa titik rawan ini, diharapkan jumlah gangguan dapat menurun.

Lebih lanjut Meidiansyah juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih peduli dan berpartisipasi dalam menjaga keandalan pasokan listrik, salah satunya dengan tidak bermain layang-layang apalagi dengan menggunakan kawat.

“Listrik ini milik kita bersama karena kita juga yang menikmatinya. Sekeras apapun upaya yang telah kami lakukan tentunya tidak akan berarti apa-apa tanpa dukungan masyarakat,” pungkas Meidiansyah.**

Sebagai upaya peningkatan keandalan jaringan listrik, khususnya dalam meminimalisir gangguan listrik akibat kawat layang-layang, PLN UP3 Singkawang lakukan paralonisasi pada penyulang Siaga, Suhada dan Kartini di Kota Singkawang.

Manager PLN UP3 Singkawang, Achmad Meidiansyah, menjelaskan bahwa peralonisasi merupakan kegiatan pemasangan isolasi kabel Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20kV dengan pipa peralon.

“Hal ini kami lakukan dengan tujuan untuk meminimalisir gangguan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), terutama akibat kawat layang-layang, sehingga pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga,” ungkap Meidiansyah.

Dijelaskannya, pada bulan Januari lalu, 53% gangguan yang terjadi pada SUTM disebabkan oleh kawat layang-layang, untuk itu pihaknya berinisiatif untuk segera lakukan program paralonisasi di lokasi yang rawan gangguan akibat layang-layang.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Hantam Singkawang Timur

“Paralonisasi yang kami lakukan pada penyulang Siaga dan Suhada sepanjang 1,25 kms, di Jalan Pramuka hingga Jalan Rawasari dan paralonisasi penyulang Kartini sepanjang 0,5 kms di Jalan Veteran,” jelas Meidiansyah.

Dengan dilakukannya paralonisasi dibeberapa titik rawan ini, diharapkan jumlah gangguan dapat menurun.

Lebih lanjut Meidiansyah juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih peduli dan berpartisipasi dalam menjaga keandalan pasokan listrik, salah satunya dengan tidak bermain layang-layang apalagi dengan menggunakan kawat.

“Listrik ini milik kita bersama karena kita juga yang menikmatinya. Sekeras apapun upaya yang telah kami lakukan tentunya tidak akan berarti apa-apa tanpa dukungan masyarakat,” pungkas Meidiansyah.**

Most Read

Artikel Terbaru

/