alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Demam dan Sesak, Seorang PDP di RSAA Singkawang Meninggal

SINGKAWANG–Direktur RS Abdul Aziz Singkawang,  dr Ruchanihadi mengkonfirmasi bahwa satu pasien dalam pengawansan (PDP)  yang di rawat di RS Abdul Aziz meninggal pada Kamis (16/4) pukul 22.00 WIB malam hari.

PDP yang meninggal adalah laki laki kelahiran 1933.

Sebelumnya pasien ini masuk ruang isolasi RS Abdul Aziz tanggal 12 April 2020. Kemudian pada Jumat (17/4) sudah dilakukan proses pemulsaran jenazah sudah dilakukan sesuai protokol kesehatan Covid-19. PDP ini dimakamkan di pemakaman Kristen di Sijangkung,  Singkawang.

PDP tersebut merupakan pasien asal rujukan Rumah Sakit DKT Singkawang. Dimana saat itu pasien mengalami penurunan kesadaran. Pasien juga mengalami demam dan sesak nafas.

Direktur RS Abdul Aziz mengatakan sebelumnya sebagaimana riwayat pasien tersebut pada 1 April 2020 bepergian ke Pontianak. Selanjutnya pada 7 April 2020 pasien mengalami penurunan kesadaran. Kemudian pada 10 April 2020 dirawat di RS DKT Singkawang, lalu tanggal 12 April 2020 dirawat di RS Abdul Aziz Singkawang.

Baca Juga :  Bakal Terima Bantuan Vaksin dari Mabes Polri

“Pasien sudah dilakukan rapid test dan hasilnya non reaktif,  sedangkan untuk hasil swab sudah terkirim ke Banlitbangkes di Jakarta, 12 April 2020,” ungkapnya.  (har)

SINGKAWANG–Direktur RS Abdul Aziz Singkawang,  dr Ruchanihadi mengkonfirmasi bahwa satu pasien dalam pengawansan (PDP)  yang di rawat di RS Abdul Aziz meninggal pada Kamis (16/4) pukul 22.00 WIB malam hari.

PDP yang meninggal adalah laki laki kelahiran 1933.

Sebelumnya pasien ini masuk ruang isolasi RS Abdul Aziz tanggal 12 April 2020. Kemudian pada Jumat (17/4) sudah dilakukan proses pemulsaran jenazah sudah dilakukan sesuai protokol kesehatan Covid-19. PDP ini dimakamkan di pemakaman Kristen di Sijangkung,  Singkawang.

PDP tersebut merupakan pasien asal rujukan Rumah Sakit DKT Singkawang. Dimana saat itu pasien mengalami penurunan kesadaran. Pasien juga mengalami demam dan sesak nafas.

Direktur RS Abdul Aziz mengatakan sebelumnya sebagaimana riwayat pasien tersebut pada 1 April 2020 bepergian ke Pontianak. Selanjutnya pada 7 April 2020 pasien mengalami penurunan kesadaran. Kemudian pada 10 April 2020 dirawat di RS DKT Singkawang, lalu tanggal 12 April 2020 dirawat di RS Abdul Aziz Singkawang.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Mempawah Tembus Seribu Kasus

“Pasien sudah dilakukan rapid test dan hasilnya non reaktif,  sedangkan untuk hasil swab sudah terkirim ke Banlitbangkes di Jakarta, 12 April 2020,” ungkapnya.  (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/