alexametrics
27 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Tangkap Empat Pengedar Sabu

SINGKAWANG—Empat pengedar narkoba di Singkawang tertangkap. Penangkapan keempat tersangka tersebut terjadi dari medio 1 hingga 18 Januari 2020 oleh Satnarkoba Singkawang. Petugas menyita barang bukti 22.93 gram narkotika jenis sabu. Dimana jumlah sabu yang tersita dapat digunakan sebanyak + 229 orang (dengan perhitungan 1 gram sabu dapat digunakan 10 orang dengan masing-masing sebanyak 0,1 gram).

“Dengan adanya penangkapan empat tersangka ini, Satresnarkoba Polres Singkawang secara langsung maupun tidak langsung telah memutus mata rantai peredaran narkotika di Kota Singkawang serta berhasil menyelamatkan 229 orang masyarakat kota Singkawang dari penyalahgunaan narkotika,” ungkap Kapolres Singkawang melalui Kasat Narkoba Polres Singkawang IPTU Jumari saat menggelar press release didamping KBO Satnarkoba dan Humas Polres Singkawang, AKP Marwin di Mapolres Singkawang, Senin (18/1).

Kasat Narkoba Polres Singkawang IPTU Jumari mengatakan motif keempat tersangka adalah ekonomi. Dimana keempatnya menjual sabu untuk dijual ke mereka yang mengonsumsi sabu. “Keempatnya ini pengedar. Sabu yang akan dijual berasal dari Pontianak,” jelasnya.

Tak hanya menyelamatkan warga lainya dari penyalahgunaan narkoba. Jika di hitung dalam nilai rupiah bahwa 22.93 gram narkotika jenis sabu seharga Rp29.809.000, dengan perhitungan 1 gram sabu dengan harga Rp1.300.000.

Baca Juga :  Pengendara Motor Kedapatan Bawa Narkotika

Keempat tersanga ini ditangkap di tempat berbeda. Diawali tertangkapnya tersangka TW Alias Ris pada 3 Januari 2020. Tersangka saat ditangkap berada di dalam kamar di sebuah rumah di Jalan Bukit Tiga Rt. 025 Rw. 007 Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah Kota Singkawang, pada saat penangkapan dan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa tujuh paket dalam kemasan kantong plastik klip berisi diduga narkotika jenis sabu, dengan berat bersih 0,33 gram, serta barang bukti lainya serta uang tunia Rp120.000.

Tersangka lainya tertangkap pada 7 Januari 2020. Tersangka DS alias Dana ini tertangkap di halaman Ruko Bimbel Ganessa, Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Roban. Dari DS, petugas berhasil mengamankan satu kantong plastik klip berisi diduga narkotika jenis sabu, dengan berat bersih 0,02 gram dan barang bukti lainya serta uang tunai Rp. 100.000.

Kemudian dilakukan pengembangan ketempat tinggalnya tersangka DS di Jalan Pahlawan Gang Manggis 2 Rt. 026 Rw. 009 Kelurahan Roban, polisi kembali menemukan satu kantong plastik klip berisi diduga narkotika jenis sabu, dengan berat bersih 0,45 gram serta barang bukti lainya. DS membeli barang haram tersebut ke Uwa sebanyak 72 gram dengan harga Rp650.000 dan narkotika tersebut untuk dijual kembali.

Baca Juga :  Perhakin Perbagi Kasih ke Panti Asuhan

Kemudian pengedar Narkotika jenis sabu yang berhasil terciduk petugas adalah DR alias Ranto pada 11 Januari 2021 dan terakhir tersangka Am alias Dedek Kebak pada 15 Januari 2021 di sebuah rumah yang beralamat di Jalan Cendrawasih No. 17A Rt. 001
Rw. 001 Kelurahan Melayu Kecamatan Singkawang Barat.

Keempat pengedar tersebut terancam Pasal 114 ayat (1) dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Pasal 114 ayat (2) dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. Pasal 112 ayat (1) dengan ancaman pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. Pasal 112 Ayat (2) dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Saat ditanya AM mengaku bahwa ia menyesali perbuatannya dan tak akan mengulangi perbuatan. Meski pemain baru dalam bisnis haram tersebut, AM dikenal sebagai seorang kriminal yang telah melakukan kejahatan konvensional seperti jambret. “Saya mengaku kapok, pak,” ujarnya. (har)

SINGKAWANG—Empat pengedar narkoba di Singkawang tertangkap. Penangkapan keempat tersangka tersebut terjadi dari medio 1 hingga 18 Januari 2020 oleh Satnarkoba Singkawang. Petugas menyita barang bukti 22.93 gram narkotika jenis sabu. Dimana jumlah sabu yang tersita dapat digunakan sebanyak + 229 orang (dengan perhitungan 1 gram sabu dapat digunakan 10 orang dengan masing-masing sebanyak 0,1 gram).

“Dengan adanya penangkapan empat tersangka ini, Satresnarkoba Polres Singkawang secara langsung maupun tidak langsung telah memutus mata rantai peredaran narkotika di Kota Singkawang serta berhasil menyelamatkan 229 orang masyarakat kota Singkawang dari penyalahgunaan narkotika,” ungkap Kapolres Singkawang melalui Kasat Narkoba Polres Singkawang IPTU Jumari saat menggelar press release didamping KBO Satnarkoba dan Humas Polres Singkawang, AKP Marwin di Mapolres Singkawang, Senin (18/1).

Kasat Narkoba Polres Singkawang IPTU Jumari mengatakan motif keempat tersangka adalah ekonomi. Dimana keempatnya menjual sabu untuk dijual ke mereka yang mengonsumsi sabu. “Keempatnya ini pengedar. Sabu yang akan dijual berasal dari Pontianak,” jelasnya.

Tak hanya menyelamatkan warga lainya dari penyalahgunaan narkoba. Jika di hitung dalam nilai rupiah bahwa 22.93 gram narkotika jenis sabu seharga Rp29.809.000, dengan perhitungan 1 gram sabu dengan harga Rp1.300.000.

Baca Juga :  Ziarah ke TMP Bambu Runcing

Keempat tersanga ini ditangkap di tempat berbeda. Diawali tertangkapnya tersangka TW Alias Ris pada 3 Januari 2020. Tersangka saat ditangkap berada di dalam kamar di sebuah rumah di Jalan Bukit Tiga Rt. 025 Rw. 007 Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah Kota Singkawang, pada saat penangkapan dan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa tujuh paket dalam kemasan kantong plastik klip berisi diduga narkotika jenis sabu, dengan berat bersih 0,33 gram, serta barang bukti lainya serta uang tunia Rp120.000.

Tersangka lainya tertangkap pada 7 Januari 2020. Tersangka DS alias Dana ini tertangkap di halaman Ruko Bimbel Ganessa, Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Roban. Dari DS, petugas berhasil mengamankan satu kantong plastik klip berisi diduga narkotika jenis sabu, dengan berat bersih 0,02 gram dan barang bukti lainya serta uang tunai Rp. 100.000.

Kemudian dilakukan pengembangan ketempat tinggalnya tersangka DS di Jalan Pahlawan Gang Manggis 2 Rt. 026 Rw. 009 Kelurahan Roban, polisi kembali menemukan satu kantong plastik klip berisi diduga narkotika jenis sabu, dengan berat bersih 0,45 gram serta barang bukti lainya. DS membeli barang haram tersebut ke Uwa sebanyak 72 gram dengan harga Rp650.000 dan narkotika tersebut untuk dijual kembali.

Baca Juga :  Penjual Sabu Diringkus di Sebuah Indekos Pal 2

Kemudian pengedar Narkotika jenis sabu yang berhasil terciduk petugas adalah DR alias Ranto pada 11 Januari 2021 dan terakhir tersangka Am alias Dedek Kebak pada 15 Januari 2021 di sebuah rumah yang beralamat di Jalan Cendrawasih No. 17A Rt. 001
Rw. 001 Kelurahan Melayu Kecamatan Singkawang Barat.

Keempat pengedar tersebut terancam Pasal 114 ayat (1) dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Pasal 114 ayat (2) dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. Pasal 112 ayat (1) dengan ancaman pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. Pasal 112 Ayat (2) dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Saat ditanya AM mengaku bahwa ia menyesali perbuatannya dan tak akan mengulangi perbuatan. Meski pemain baru dalam bisnis haram tersebut, AM dikenal sebagai seorang kriminal yang telah melakukan kejahatan konvensional seperti jambret. “Saya mengaku kapok, pak,” ujarnya. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/