alexametrics
22.8 C
Pontianak
Saturday, August 13, 2022

Dukung Pemerintah Wujudkan Herd Imunity

SINGKAWANG—Kejaksaan Negeri Singkawang melakukan vaksinasi massal terhadap warga yang dipusatkan di Kantor Camat Singkawang Utara, Selasa (19/10). Vaksinasi Kejari Singkawang merupakan satu rangkaian vaksinasi serentak di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Kalbar.

Vaksinasi di Singkawang ini langsung dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Singkawang, Edwin Kelampangan. Vaksinasi kepada warga ini tujuannya membantu pemerintah mempercepat capaian vaksinasi guna membentuk kekebalan massal.

“Vaksinasi tetap jalan jangan kendor protokol kesehatan,” imbau Edwin kepada warga yang menjalani vaksinasi.

Untuk vaksinasi di wilayah Kejari Singkawang, target vaksinasi 250 orang. Jumlah warga tervaksin 251 orang. Hal tersebut berkat kerjasama pihaknya dengan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, Kecamatan Singkawang Utara dan kelurahan kelurahan, serta masyarakat. Diharapkan vaksinasi ini dapat membantu mayarakat untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di Kota Singkawang khususnya dan Kalimantan Barat umumnya.

Saking antusiasnya pendaftaran vaksinasi yang dipusatkan di Kecamatan Singkawang Utara ini mencapai 340 orang, namun karena banyak juga warga saat screening awal menderita atau mengalami demam, sakit bawaan, alergi dan penyakit lainya sehingga tak tervaksin.

Baca Juga :  Jambret Kambuhan Kembali Ditangkap

Apalagi kali ini, dengan vaksinasi serentak di wilayah Kejati Kalbar ini, Kejaksaan Negeri Singkawang juga membantu pemerintah kota mendekatkan pelayanan vaksinasi secara massal. Karena Kecamatan Singkawang terbilang jauh dari pusat ibukota pemkot Singkawang.

Bahkan kecerian dan antusias warga tinggi juga usai vaksin warga juga diberikan bingkisan Sembako. Pemberian Sembako ini merupakan upaya pihaknya dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kesehatan terutama untuk vaksinasi mencegah Covid-19.

Salah satu warga Annisa, warga Kecamatan Singkawang Utara menyambut baik vaksinasi oleh Kejaksaan Negeri Singkawang ini. Menurutnya ia memang telah lama ingin ikut vaksin namun dikarenakan beberapa hal baru kali ini menyempatkan diri hadir.

“Senang bisa vaksin untuk pertama kalinya. Saya divaksin pakai Sinovac, pulangnya ada bingkisan Sembako, jadi sangat bersyukur,” ujar ibu rumah tangga ini. Meski sumringah usai divaksin, senyuman bibirnya tak bisa terlihat karena terhalang masker yang ia pakai.

Baca Juga :  Komunitas Film Apresiasi Festival Film Pelajar Khatulistiwa Tahun 2020

Soal protokol kesehatan, Annisa mengatakan dirinya jika bepergian ke pasar atau ke rumah warga lainya untuk silaturahmi tetap menggunakan masker.”Anak anak saya yang sekolah saya juga ingatkan tetap pakai masker agar terhindar dari debu maupun penyakit apalagi Covid-19,” katanya.

Vaksinasi serentak wilayah Kejaksaan Tinggi Kalbar di Kota Singkawang ini berjalan lancar. Setiap warga yang datang harus duduk dan mengantre di ruangan pertemuan Camat Singkawang Utara. Ruangan pertemuan mampu menampung ratusan warga tapi dengan memperhatikan protokol kesehatan dan jarak duduk. Dari awal pendaftaran dan masuk ruangan, seluruh peserta diwajibkan cuci tangan dan menggunakan masker oleh panitia pelaksana. (har)

SINGKAWANG—Kejaksaan Negeri Singkawang melakukan vaksinasi massal terhadap warga yang dipusatkan di Kantor Camat Singkawang Utara, Selasa (19/10). Vaksinasi Kejari Singkawang merupakan satu rangkaian vaksinasi serentak di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Kalbar.

Vaksinasi di Singkawang ini langsung dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Singkawang, Edwin Kelampangan. Vaksinasi kepada warga ini tujuannya membantu pemerintah mempercepat capaian vaksinasi guna membentuk kekebalan massal.

“Vaksinasi tetap jalan jangan kendor protokol kesehatan,” imbau Edwin kepada warga yang menjalani vaksinasi.

Untuk vaksinasi di wilayah Kejari Singkawang, target vaksinasi 250 orang. Jumlah warga tervaksin 251 orang. Hal tersebut berkat kerjasama pihaknya dengan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, Kecamatan Singkawang Utara dan kelurahan kelurahan, serta masyarakat. Diharapkan vaksinasi ini dapat membantu mayarakat untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di Kota Singkawang khususnya dan Kalimantan Barat umumnya.

Saking antusiasnya pendaftaran vaksinasi yang dipusatkan di Kecamatan Singkawang Utara ini mencapai 340 orang, namun karena banyak juga warga saat screening awal menderita atau mengalami demam, sakit bawaan, alergi dan penyakit lainya sehingga tak tervaksin.

Baca Juga :  Jambret Kambuhan Kembali Ditangkap

Apalagi kali ini, dengan vaksinasi serentak di wilayah Kejati Kalbar ini, Kejaksaan Negeri Singkawang juga membantu pemerintah kota mendekatkan pelayanan vaksinasi secara massal. Karena Kecamatan Singkawang terbilang jauh dari pusat ibukota pemkot Singkawang.

Bahkan kecerian dan antusias warga tinggi juga usai vaksin warga juga diberikan bingkisan Sembako. Pemberian Sembako ini merupakan upaya pihaknya dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kesehatan terutama untuk vaksinasi mencegah Covid-19.

Salah satu warga Annisa, warga Kecamatan Singkawang Utara menyambut baik vaksinasi oleh Kejaksaan Negeri Singkawang ini. Menurutnya ia memang telah lama ingin ikut vaksin namun dikarenakan beberapa hal baru kali ini menyempatkan diri hadir.

“Senang bisa vaksin untuk pertama kalinya. Saya divaksin pakai Sinovac, pulangnya ada bingkisan Sembako, jadi sangat bersyukur,” ujar ibu rumah tangga ini. Meski sumringah usai divaksin, senyuman bibirnya tak bisa terlihat karena terhalang masker yang ia pakai.

Baca Juga :  KPN Sinka Jual Aset, Anggota Protes Baru Bisa Tarik Simpanan 6 Tahun Lagi

Soal protokol kesehatan, Annisa mengatakan dirinya jika bepergian ke pasar atau ke rumah warga lainya untuk silaturahmi tetap menggunakan masker.”Anak anak saya yang sekolah saya juga ingatkan tetap pakai masker agar terhindar dari debu maupun penyakit apalagi Covid-19,” katanya.

Vaksinasi serentak wilayah Kejaksaan Tinggi Kalbar di Kota Singkawang ini berjalan lancar. Setiap warga yang datang harus duduk dan mengantre di ruangan pertemuan Camat Singkawang Utara. Ruangan pertemuan mampu menampung ratusan warga tapi dengan memperhatikan protokol kesehatan dan jarak duduk. Dari awal pendaftaran dan masuk ruangan, seluruh peserta diwajibkan cuci tangan dan menggunakan masker oleh panitia pelaksana. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/