alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

MPP Jadi Ikon Kota

SINGKAWANG – Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) RI melakukan kunjungan kerja ke Singkawang, Jumat (21/5) lalu.

Kemenpan RB mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) bertempat di Lantai 1 Singkawang Grand Mall Jl. Aliayang Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat dan pemantauan Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Ruang SPKT Polres Singkawang bertempat di Gedung Pelayanan Sanika Satyawada Polres Singkawang.

Dalam kunjungan tersebut,  Assiten Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Noviana Andrina berharap MPP dapat menjadi ikon Kota Singkawang sehingga mempermudah investor untuk masuk dan berinvestasi dikota singkawang.

Selain itu, MPP Singkawang diharapkan perlu pengintegrasian data digital antarinstansi sehingga dapat memangkas birokrasi dan pelayanan menjadi lebih cepat. Sehingga investor dalam mengurus administrasi tidak susah.

Baca Juga :  FIFGROUP Jadi Penggerak Utama  Berkendara baik dan benar 

MPP ini,  kata dia,  merupakan wujud nyata bahwa penggunaan teknologi sangat berperan penting. Ia juga berharap Singkawang bisa terus melakukan peningkatan pelayanan demi kemudahan layanan publik. Bahkan ia menyarankan perlunya dianggarkan untuk keperluan gedung mal pelayanaan publik sehingga tidak perlu menyewa dengan pihak ketiga yang dapat menjadi aset pemkot dan mempermudah dalam pengadaan fasilitas pelayanaan lainnya.

“Agar maksimal, mal pelayanan publik perlu perlengkapan ruang laktasi, fasilitas disabilitas, ruang bermain anak, ATM centre, meeting room, WC pria wanita dan disabilitas, perpustakaan serta ruang baca,” sarannya.

Sementara itu,  Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan pembentukan mal pelayanan publik yaitu untuk peningkatan serta pengefektifan pelayanan masyarakat berbasis teknologi informasi.

Baca Juga :  Reformasi Birokrasi Harus Konsisten dan Bermanfaat Nyata

“Mal pelayanan publik merupakan inovasi pemkot singkawang di bidang tata kelola pelayanan kepada publik/masyarakat agar lebih baik,” jelasnya.

Karena,  Wali kota Singkawang yakin bahwa pelayanaan perizinan yang cepat akan meningkatkan kepercayaan calon investor agar berinvestor di Kota Singkawang sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap bapak menteri pemberdayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi dapat meresmikan mal pelayanan publik kota singkawang. Untuk waktunya kami pemkot singkawang menyesuaikan jadwal dari bapak menteri,” pintanya. (har)

SINGKAWANG – Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) RI melakukan kunjungan kerja ke Singkawang, Jumat (21/5) lalu.

Kemenpan RB mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) bertempat di Lantai 1 Singkawang Grand Mall Jl. Aliayang Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat dan pemantauan Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Ruang SPKT Polres Singkawang bertempat di Gedung Pelayanan Sanika Satyawada Polres Singkawang.

Dalam kunjungan tersebut,  Assiten Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Noviana Andrina berharap MPP dapat menjadi ikon Kota Singkawang sehingga mempermudah investor untuk masuk dan berinvestasi dikota singkawang.

Selain itu, MPP Singkawang diharapkan perlu pengintegrasian data digital antarinstansi sehingga dapat memangkas birokrasi dan pelayanan menjadi lebih cepat. Sehingga investor dalam mengurus administrasi tidak susah.

Baca Juga :  Singkawang Cetak Hatrick WTP

MPP ini,  kata dia,  merupakan wujud nyata bahwa penggunaan teknologi sangat berperan penting. Ia juga berharap Singkawang bisa terus melakukan peningkatan pelayanan demi kemudahan layanan publik. Bahkan ia menyarankan perlunya dianggarkan untuk keperluan gedung mal pelayanaan publik sehingga tidak perlu menyewa dengan pihak ketiga yang dapat menjadi aset pemkot dan mempermudah dalam pengadaan fasilitas pelayanaan lainnya.

“Agar maksimal, mal pelayanan publik perlu perlengkapan ruang laktasi, fasilitas disabilitas, ruang bermain anak, ATM centre, meeting room, WC pria wanita dan disabilitas, perpustakaan serta ruang baca,” sarannya.

Sementara itu,  Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan pembentukan mal pelayanan publik yaitu untuk peningkatan serta pengefektifan pelayanan masyarakat berbasis teknologi informasi.

Baca Juga :  Reformasi Birokrasi Harus Konsisten dan Bermanfaat Nyata

“Mal pelayanan publik merupakan inovasi pemkot singkawang di bidang tata kelola pelayanan kepada publik/masyarakat agar lebih baik,” jelasnya.

Karena,  Wali kota Singkawang yakin bahwa pelayanaan perizinan yang cepat akan meningkatkan kepercayaan calon investor agar berinvestor di Kota Singkawang sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap bapak menteri pemberdayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi dapat meresmikan mal pelayanan publik kota singkawang. Untuk waktunya kami pemkot singkawang menyesuaikan jadwal dari bapak menteri,” pintanya. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/