alexametrics
27.8 C
Pontianak
Thursday, July 7, 2022

Bahas Akses Bandara

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Singkawang melaksanakan Rapat Koordinasi Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jalan Akses Menuju Bandara Kota Singkawang dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat secara daring di Ruang TCM Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (22/6). Untuk percepatan jalan akses masuk Bandara Kota Singkawang, Dinas PUPR Kota Singkawang telah melaksanakan survei terhadap lokasi yang direncanakan sebagai jalan akses masuk tersebut.

Wali Kota (Wako) Singkawang, Tjhai Chui Mie menyampaikan kabar baik bagi Pemkot, di mana Pemprov telah memberikan penjadwalan persiapan pengadaan tanah dan akan mulai dikerjakan kembali pada awal bulan Juli 2021. “Kegembiraan yang didapat dari Pemerintah Provinsi, di mana kita sudah mendapat penjadwalan persiapan pengadaan tanah pada awal bulan Juli 2021. Jadi, hal-hal selanjutnya yang perlu dilakukan akan segera dilaksanakan,” ungkap Wako.

Baca Juga :  Gubernur DKI, Wako Bogor Ucapkan Selamat, Berharap Singkawang Hebat Tercapai

Ia mengatakan terdapat 62 orang pemilik tanah yang terkena pembangunan jalan akses menuju bandara. Sebagai tindak lanjut, Wako menjelaskan bahwa nantinya akan dilaksanakan penandatanganan surat tanah sepanjang 10,5 kilometer dan lebar 50 meter sebagai bentuk penyerahan lahan.

“Dari 62 orang pemilik tanah yang terdampak, sudah sekitar 50 persen pemilik tanah yang menyetujui dan menyerahkan lahan untuk pembangunan jalan akses menuju bandara. Saya berharap masyarakat yang belum memberikan hibah lahan untuk mempertimbangkan, karena pembangunan infrastruktur jalan ini adalah investasi bersama,” ujarnya.

Wako mengapresiasi masyarakat Kota Singkawang yang telah bersedia menyerahkan lahan kepada Pemkot, untuk mendukung proses pembangunan lahan akses menuju bandara. Menurutnya, dukungan konkret dari masyarakat akan membantu percepatan perwujudan pembangunan lahan akses menuju bandara.

Baca Juga :  Pemkot dan Calon Investor Bertemu, Bahas Pembangunan Bandara Singkawang

“Jika lahan untuk akses jalan menuju bandara belum siap, sampai kapan pun tidak akan bisa dibangun. Maka, itulah pentingnya pembebasan lahan ini. Setelah penyerahan lahan sudah rampung, maka kami akan melanjutkan ke tahap selanjutnya dengan mengajukan anggaran kepada Pemerintah Pusat.” ujarnya. (har)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Singkawang melaksanakan Rapat Koordinasi Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jalan Akses Menuju Bandara Kota Singkawang dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat secara daring di Ruang TCM Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (22/6). Untuk percepatan jalan akses masuk Bandara Kota Singkawang, Dinas PUPR Kota Singkawang telah melaksanakan survei terhadap lokasi yang direncanakan sebagai jalan akses masuk tersebut.

Wali Kota (Wako) Singkawang, Tjhai Chui Mie menyampaikan kabar baik bagi Pemkot, di mana Pemprov telah memberikan penjadwalan persiapan pengadaan tanah dan akan mulai dikerjakan kembali pada awal bulan Juli 2021. “Kegembiraan yang didapat dari Pemerintah Provinsi, di mana kita sudah mendapat penjadwalan persiapan pengadaan tanah pada awal bulan Juli 2021. Jadi, hal-hal selanjutnya yang perlu dilakukan akan segera dilaksanakan,” ungkap Wako.

Baca Juga :  Internal Complain Layanan Publik Sudah Baik

Ia mengatakan terdapat 62 orang pemilik tanah yang terkena pembangunan jalan akses menuju bandara. Sebagai tindak lanjut, Wako menjelaskan bahwa nantinya akan dilaksanakan penandatanganan surat tanah sepanjang 10,5 kilometer dan lebar 50 meter sebagai bentuk penyerahan lahan.

“Dari 62 orang pemilik tanah yang terdampak, sudah sekitar 50 persen pemilik tanah yang menyetujui dan menyerahkan lahan untuk pembangunan jalan akses menuju bandara. Saya berharap masyarakat yang belum memberikan hibah lahan untuk mempertimbangkan, karena pembangunan infrastruktur jalan ini adalah investasi bersama,” ujarnya.

Wako mengapresiasi masyarakat Kota Singkawang yang telah bersedia menyerahkan lahan kepada Pemkot, untuk mendukung proses pembangunan lahan akses menuju bandara. Menurutnya, dukungan konkret dari masyarakat akan membantu percepatan perwujudan pembangunan lahan akses menuju bandara.

Baca Juga :  Wali Kota Singkawang Sudah Negatif

“Jika lahan untuk akses jalan menuju bandara belum siap, sampai kapan pun tidak akan bisa dibangun. Maka, itulah pentingnya pembebasan lahan ini. Setelah penyerahan lahan sudah rampung, maka kami akan melanjutkan ke tahap selanjutnya dengan mengajukan anggaran kepada Pemerintah Pusat.” ujarnya. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/