alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Gencarkan Kembali Razia Makser

SINGKAWANG – Satgas Covid-19 Kota Singkawang akan kembali menggencarkan razia masker, menjalankan program vaksinasi Covid-19, menambah jumlah kamar isolasi, serta memantau kondisi laboratorium pemeriksaan Covid-19. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 di Ruang Bumi Betuah Kantor Wali Kota Singkawang, baru-baru ini.

Langkah ini sendiri dilakukan mereka, menyikapi kenaikan angka terkonfirmasi Covid-19 di Kota Singkawang. Mereka akan mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang akan dilakukan dalam waktu dekat. “Kita akan razia masker kepada para pelaku usaha dan pengunjung. Begitu pula halnya dengan masyarakat yang beraktivitas di luar dan berkendara di jalanan juga wajib pakai masker. Vaksinasi juga akan terus kita jalankan, karena ketersediaan vaksin dari gabungan Pemerintah Kota Singkawang dan TNI/Polri ada kurang lebih 5 ribu dosis,” kata Ketua Satgas Covid-19, Tjhai Chui Mie saat memimpin rapat tersebut.

Baca Juga :  FIFGROUP Terima Penghargaan Mitra Karib Koramil dan Kodim

Terkait kamar isolasi, Wali Kota (Wako) Singkawang tersebut berjanji akan meninjau lokasi karantina terpusat di Jalan BLKI, Kelurahan Sedau, Singkawang Selatan. “Saya akan meninjau lokasi isolasi mandiri di BLKI untuk menambah kamar. Kita bersiap-siap menambah kamar isolasi, apabila nantinya terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19. Di sana tersedia fasilitas kamar, tempat tidur, TV, petugas kesehatan, obat-obatan, dan petugas keamanan. Selain itu, kami akan mencoba menghubungi pihak-pihak hotel yang mau bekerja sama menampung pasien terkonfirmasi Covid-19 ini.” ujarnya.

Tjhai menambahkan bahwa pasien dengan gejala Covid-19 yang ringan, wajib menempati lokasi isolasi mandiri yang telah disiapkan. Sementara pasien dengan gejala yang berat akan ditempatkan mereka di rumah sakit.

Baca Juga :  Jawai Selatan Deklarasi Kenakan Masker

“Tentunya, yang akan menempati ruang karantina terpusat adalah pasien dengan gejala ringan. Sementara, pasien dengan gejala yang lebih berat akan ditangani langsung di rumah sakit. Kategori inilah yang memisahkan pasien tersebut dan keputusannya dari pihak rumah sakit.” terangnya.

Terkait penegasan terhadap para pelaku usaha, Tjhai beserta jajaran Satgas Covid-19 Kota Singkawang akan melakukan rapat koordinasi kembali. “Tentunya, berdasarkan data laporan pelanggaran yang ada, kami akan rapat kembali untuk mengambil tindakan tegas kepada pelaku usaha yang melanggar. Yang pasti, kita harapkan agar masyarakat, khususnya pelaku usaha dan pengunjung untuk taat pada peraturan dan menerapkan protokol kesehatan, sehingga dengan ketaatan dan kepatuhan ini tidak mengakibatkan sanksi-sanksi yang berat kepada mereka. Hal-hal yang memberatkan masyarakat, tentu memberatkan pemerintah juga,” ujarnya. (har)

SINGKAWANG – Satgas Covid-19 Kota Singkawang akan kembali menggencarkan razia masker, menjalankan program vaksinasi Covid-19, menambah jumlah kamar isolasi, serta memantau kondisi laboratorium pemeriksaan Covid-19. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 di Ruang Bumi Betuah Kantor Wali Kota Singkawang, baru-baru ini.

Langkah ini sendiri dilakukan mereka, menyikapi kenaikan angka terkonfirmasi Covid-19 di Kota Singkawang. Mereka akan mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang akan dilakukan dalam waktu dekat. “Kita akan razia masker kepada para pelaku usaha dan pengunjung. Begitu pula halnya dengan masyarakat yang beraktivitas di luar dan berkendara di jalanan juga wajib pakai masker. Vaksinasi juga akan terus kita jalankan, karena ketersediaan vaksin dari gabungan Pemerintah Kota Singkawang dan TNI/Polri ada kurang lebih 5 ribu dosis,” kata Ketua Satgas Covid-19, Tjhai Chui Mie saat memimpin rapat tersebut.

Baca Juga :  Warga Abai Pakai Masker

Terkait kamar isolasi, Wali Kota (Wako) Singkawang tersebut berjanji akan meninjau lokasi karantina terpusat di Jalan BLKI, Kelurahan Sedau, Singkawang Selatan. “Saya akan meninjau lokasi isolasi mandiri di BLKI untuk menambah kamar. Kita bersiap-siap menambah kamar isolasi, apabila nantinya terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19. Di sana tersedia fasilitas kamar, tempat tidur, TV, petugas kesehatan, obat-obatan, dan petugas keamanan. Selain itu, kami akan mencoba menghubungi pihak-pihak hotel yang mau bekerja sama menampung pasien terkonfirmasi Covid-19 ini.” ujarnya.

Tjhai menambahkan bahwa pasien dengan gejala Covid-19 yang ringan, wajib menempati lokasi isolasi mandiri yang telah disiapkan. Sementara pasien dengan gejala yang berat akan ditempatkan mereka di rumah sakit.

Baca Juga :  Calon Paskibraka Nasional Tahun 2021

“Tentunya, yang akan menempati ruang karantina terpusat adalah pasien dengan gejala ringan. Sementara, pasien dengan gejala yang lebih berat akan ditangani langsung di rumah sakit. Kategori inilah yang memisahkan pasien tersebut dan keputusannya dari pihak rumah sakit.” terangnya.

Terkait penegasan terhadap para pelaku usaha, Tjhai beserta jajaran Satgas Covid-19 Kota Singkawang akan melakukan rapat koordinasi kembali. “Tentunya, berdasarkan data laporan pelanggaran yang ada, kami akan rapat kembali untuk mengambil tindakan tegas kepada pelaku usaha yang melanggar. Yang pasti, kita harapkan agar masyarakat, khususnya pelaku usaha dan pengunjung untuk taat pada peraturan dan menerapkan protokol kesehatan, sehingga dengan ketaatan dan kepatuhan ini tidak mengakibatkan sanksi-sanksi yang berat kepada mereka. Hal-hal yang memberatkan masyarakat, tentu memberatkan pemerintah juga,” ujarnya. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/