alexametrics
23.9 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Masa Pagebluk Covid-19, Area Wisata Nataru Masih Sepi.

PONTIANAK–Rangkaian libur panjang dalam rangka perayaan Natal 2020 dan
menyambut Tahun Baru 2021 di masa Pagebluk Covid 19 dimulai kemarin. Hanya saja
jumlah pengunjung kawasan pantai yang berada di Kota Singkawang masih landai. Meski
ada pengunjung, tetapi tidak seperti tahun-tahun sebelumnya sebelum pandemi menderu.

“Memang ada pengunjung tetapi tidak banyak. Beberapa hari kemarin ada beberapa
keluarga berlibur ke pantai ini,” kata Hamdi, penjaga salah satu pengunjung pantai
Samudera, Kota Singkawang kemarin.

Menurut dia biasanya menjelang akhir tahun menyambut liburan Natal dan Tahun Baru,
tempat wisata-wisata pantai banyak sudah dibooking jauh-jauh hari. Namun pada masa
sekarang, meski ada pengunjung namun masuk kategori sepi.

Baca Juga :  Kodim 1202/Singkawang Apel Gelar Pasukan

“Mungkin karena aturan pemerintah dilarang berkumpul dan bergerumul merayakan
Nataru, makanya banyak keluarga lebih memanfaatkannya berada di rumah,” ucapnya.

Dia bersama rombongan keluarganya sengaja berkunjung ke area wisata pantai Samudera,
karena memang ingin lebih awal saja. Sebab, selain dia bersama keluarganya juga tidak
ingin bergabung dengan pengunjung membludak. “Ya lebih baik awal saja, sambil bermain
air dan menikmati pantai. Kita pulang hari kok,” ujarnya.

Beberapa hari sebelumnya, Harisson, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar
mengingatkan menjelang tahun baru 2021 tempat wisata di Kalbar harus tetap menerapkan
Protokol Kesehatan Covid 19.

Untuk tempat-tempat usaha di Kalimantan Barat, harus benar-benar menerapkan protokol
kesehatan termasuk sudah diatur jumlah dari pengunjung yang tidak boleh lebih dari 50
persen kapasitasnya supaya tidak jadi penumpukan atau kerumunan.

Baca Juga :  Landak Belum Putuskan Sekolah Tatap Muka Pada 2021

“Kalau ada antiran pembelian karcis itu harus di buatkan tempat yang sudah dibatasi dan
ditandai agar antri berjarak minimal satu meter lebih. Lalu diberi tanda orang tidak boleh
berdempetan saat mengantri tiket,” ujarnya.

Dia pun menyebutkan bahwa proses pengawasan prokes akan dilakukan Satgas Covid-19
yang melibatkan banyak unsur termasuk TNI Polri, satpol PP dan unsur lain dari Pemda
dan swasta. “Semua komponen diminta mengawasi area-area penumpukan. Jangan sampai
tempat wisata menjadi sumber penularan Covid-19,” tukas dia.(den)

PONTIANAK–Rangkaian libur panjang dalam rangka perayaan Natal 2020 dan
menyambut Tahun Baru 2021 di masa Pagebluk Covid 19 dimulai kemarin. Hanya saja
jumlah pengunjung kawasan pantai yang berada di Kota Singkawang masih landai. Meski
ada pengunjung, tetapi tidak seperti tahun-tahun sebelumnya sebelum pandemi menderu.

“Memang ada pengunjung tetapi tidak banyak. Beberapa hari kemarin ada beberapa
keluarga berlibur ke pantai ini,” kata Hamdi, penjaga salah satu pengunjung pantai
Samudera, Kota Singkawang kemarin.

Menurut dia biasanya menjelang akhir tahun menyambut liburan Natal dan Tahun Baru,
tempat wisata-wisata pantai banyak sudah dibooking jauh-jauh hari. Namun pada masa
sekarang, meski ada pengunjung namun masuk kategori sepi.

Baca Juga :  Pembakar Sagatani Tersangka

“Mungkin karena aturan pemerintah dilarang berkumpul dan bergerumul merayakan
Nataru, makanya banyak keluarga lebih memanfaatkannya berada di rumah,” ucapnya.

Dia bersama rombongan keluarganya sengaja berkunjung ke area wisata pantai Samudera,
karena memang ingin lebih awal saja. Sebab, selain dia bersama keluarganya juga tidak
ingin bergabung dengan pengunjung membludak. “Ya lebih baik awal saja, sambil bermain
air dan menikmati pantai. Kita pulang hari kok,” ujarnya.

Beberapa hari sebelumnya, Harisson, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar
mengingatkan menjelang tahun baru 2021 tempat wisata di Kalbar harus tetap menerapkan
Protokol Kesehatan Covid 19.

Untuk tempat-tempat usaha di Kalimantan Barat, harus benar-benar menerapkan protokol
kesehatan termasuk sudah diatur jumlah dari pengunjung yang tidak boleh lebih dari 50
persen kapasitasnya supaya tidak jadi penumpukan atau kerumunan.

Baca Juga :  Kodim 1202/Singkawang Apel Gelar Pasukan

“Kalau ada antiran pembelian karcis itu harus di buatkan tempat yang sudah dibatasi dan
ditandai agar antri berjarak minimal satu meter lebih. Lalu diberi tanda orang tidak boleh
berdempetan saat mengantri tiket,” ujarnya.

Dia pun menyebutkan bahwa proses pengawasan prokes akan dilakukan Satgas Covid-19
yang melibatkan banyak unsur termasuk TNI Polri, satpol PP dan unsur lain dari Pemda
dan swasta. “Semua komponen diminta mengawasi area-area penumpukan. Jangan sampai
tempat wisata menjadi sumber penularan Covid-19,” tukas dia.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

/