alexametrics
33 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Pendataan Keluarga Sentuh Pertanyaan Intim, Pendata Harus Cermat Saat Wawancara

SINGKAWANG-Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI, Dwi Listyawardini memberikan sosialisasi Pendataan Keluarga kelompok sasaran Bangga Kencana bersama mitra, bertempat di halaman Mess Daerah Singkawang, Sabtu (27/3). Kegiatan tersebut dihadiri para camat, RT dan kader pendata se Kota Singkawang.

“Ada tambahan item Pendataan Keluarga di tahun 2021. Ini yang akan saya jelaskan pada para calon pendata yang bakal bertugas di lapangan nanti,” ujar Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI, Dwi Listyawardini.

Di formulir Pendataan Keluarga, ada tambahan yang harus ditanyakan oleh setiap petugas ketika mendata tiap keluarga di Kota Singkawang.

Tambahan pertanyaan di Pendataan Keluarga adalah tentang pembangunan keluarga. Di kolom tersebut, ia minta para pendata dapat menghayati benar pertanyaan yang bakal disampaikan pada keluarga.

Baca Juga :  13 Pejabat Struktural BKKBN Kalbar Kini Pegang Jabatan Fungsional

Dalam kolom ini, akan menyinggung pertanyaan seputaran tentang keluarga. Pertanyaan tersebut sangat intim. Tujuannya untuk mengetahui detail kondisi keluarga yang bakal didata. “Seperti keharmonisan pasangan suami istri. Apakah pisang ranjang atau tidak serta pertanyaan lainnya,” katanya.

Iapun meminta pada pendata saat melakukan wawancara untuk membangun situasi senyaman mungkin. Tujuannya agar yang didata tidak tersinggung saat ditanya soal intim rumah tangga.

Tujuan kolom tersebut, juga mencegah terjadinya KDRT, perpisahan rumah tangga hingga perekonomian tiap keluarga.(iza)

SINGKAWANG-Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI, Dwi Listyawardini memberikan sosialisasi Pendataan Keluarga kelompok sasaran Bangga Kencana bersama mitra, bertempat di halaman Mess Daerah Singkawang, Sabtu (27/3). Kegiatan tersebut dihadiri para camat, RT dan kader pendata se Kota Singkawang.

“Ada tambahan item Pendataan Keluarga di tahun 2021. Ini yang akan saya jelaskan pada para calon pendata yang bakal bertugas di lapangan nanti,” ujar Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI, Dwi Listyawardini.

Di formulir Pendataan Keluarga, ada tambahan yang harus ditanyakan oleh setiap petugas ketika mendata tiap keluarga di Kota Singkawang.

Tambahan pertanyaan di Pendataan Keluarga adalah tentang pembangunan keluarga. Di kolom tersebut, ia minta para pendata dapat menghayati benar pertanyaan yang bakal disampaikan pada keluarga.

Baca Juga :  Pembinaan Kinerja PKB dan PLKB Sambas, Tenny: Ini Sebagai Evaluasi Peningkatan Kinerja

Dalam kolom ini, akan menyinggung pertanyaan seputaran tentang keluarga. Pertanyaan tersebut sangat intim. Tujuannya untuk mengetahui detail kondisi keluarga yang bakal didata. “Seperti keharmonisan pasangan suami istri. Apakah pisang ranjang atau tidak serta pertanyaan lainnya,” katanya.

Iapun meminta pada pendata saat melakukan wawancara untuk membangun situasi senyaman mungkin. Tujuannya agar yang didata tidak tersinggung saat ditanya soal intim rumah tangga.

Tujuan kolom tersebut, juga mencegah terjadinya KDRT, perpisahan rumah tangga hingga perekonomian tiap keluarga.(iza)

Most Read

Ini Nama-Nama Bacalonkada Dari Gerindra

Seluruh Klub Inggris Mundur

12 Hari, Banjir Sintang Naik Lagi

Artikel Terbaru

/