alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Angkat Minat Baca di Masa Pandemi

Wali Kota Resmikan Pojok Baca Digital

SINGKAWANG—Guna meningkatkan minat dan daya baca masyarakat kota Singkawang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Singkawang membuat pojok baca digital (Pocadi). Ada sekitar 3.619 judul buku yang bisa dibaca. Dengan layanan dipusatkan di Singkawang Cultural Center dari Senin sampai Jumat mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

Pocadi merupakan sebuah konsep tempat membaca yang memberikan layanan perpustakaan dengan format buku digital E-book dan juga layanan buku tercetak. Program ini merupakan bantuan hibah dari Perpusatakaan Nasional RI kepada 90 daerah provinsi dan kabupaten/kota termasuk salah satunya Singkawang.

“Pertimbangan Perpustakaan Nasional memilih Kota Singkawang untuk menerima bantuan Pocadi karena selama  ini kami memiliki perhatian yang sangat baik dan berkomitmen kuat untuk meningkatkan  kualitas SDM melalui pengembangan perpustakaan dan pembudayaan gemar membaca,” ungkap Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dalam peresmian Pocadi di SCC, Kamis (28/1).

Baca Juga :  Singkawang Masuk Zona Kuning

Karena memang kolaborasi antara Perpustakaan Nasional dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Singkawang, telah lama terjalin baik. “Semoga kolaborasi yang harmonis antara Perpustakaan Nasional, Pemerintah Kota Singkawang dan seluruh komponen masyarakat dapat terus kita tingkatkan sehingga dapat mempercepat terwujudnya cita-cita masyarakat Indonesia yang cerdas dan sejahtera,” katanya.

Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada Perpustakaan Nasional RI atas bantuan Pocadi ini dan kepada Ketua Yayasan Singkawang Cultural Center atas kerjasama dalam memberikan bantuan berupa ruangan untuk pengelolaan Pocadi ini. “Semoga pojok baca digital dapat menambah semangat serta menggugah kesadaran kita akan pentingnya budaya literasi dengan memanfaatkan dan mengembangkan perpustakaan berbagai pusat belajar masyarakat Singkawang,” harapnya.

Baca Juga :  Webinar Nasional Kewirausahaan STKIP Singkawang

Selain itu juga hadirnya Pocadi ini sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kota Singkawang, serta dapat menambah semangat serta menggugah kesadaran bersama akan pentingnya budaya literasi dengan memanfaatkan dan mengembangkan perpustakaan sebagai pusat belajar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpusataan dan Kearsipan Kota Singkawang Darnila berharap hadirnya Pocadi ini dapat mendorong tumbuhnya kegemaran membaca bagi masyarakat Singkawang di pandemik saat ini mulai dari anak-anak sejak dini, usia sekolah (remaja), dewasa hingga lanjut usia sehingga terwujud masyarakat Indonesia yang berbudaya baca, cerdas, sejahtera.

“Kita harapkan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas Pocadi ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan tetap menjaga jarak,” katanya. (har)

Wali Kota Resmikan Pojok Baca Digital

SINGKAWANG—Guna meningkatkan minat dan daya baca masyarakat kota Singkawang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Singkawang membuat pojok baca digital (Pocadi). Ada sekitar 3.619 judul buku yang bisa dibaca. Dengan layanan dipusatkan di Singkawang Cultural Center dari Senin sampai Jumat mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

Pocadi merupakan sebuah konsep tempat membaca yang memberikan layanan perpustakaan dengan format buku digital E-book dan juga layanan buku tercetak. Program ini merupakan bantuan hibah dari Perpusatakaan Nasional RI kepada 90 daerah provinsi dan kabupaten/kota termasuk salah satunya Singkawang.

“Pertimbangan Perpustakaan Nasional memilih Kota Singkawang untuk menerima bantuan Pocadi karena selama  ini kami memiliki perhatian yang sangat baik dan berkomitmen kuat untuk meningkatkan  kualitas SDM melalui pengembangan perpustakaan dan pembudayaan gemar membaca,” ungkap Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dalam peresmian Pocadi di SCC, Kamis (28/1).

Baca Juga :  Webinar Nasional Kewirausahaan STKIP Singkawang

Karena memang kolaborasi antara Perpustakaan Nasional dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Singkawang, telah lama terjalin baik. “Semoga kolaborasi yang harmonis antara Perpustakaan Nasional, Pemerintah Kota Singkawang dan seluruh komponen masyarakat dapat terus kita tingkatkan sehingga dapat mempercepat terwujudnya cita-cita masyarakat Indonesia yang cerdas dan sejahtera,” katanya.

Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada Perpustakaan Nasional RI atas bantuan Pocadi ini dan kepada Ketua Yayasan Singkawang Cultural Center atas kerjasama dalam memberikan bantuan berupa ruangan untuk pengelolaan Pocadi ini. “Semoga pojok baca digital dapat menambah semangat serta menggugah kesadaran kita akan pentingnya budaya literasi dengan memanfaatkan dan mengembangkan perpustakaan berbagai pusat belajar masyarakat Singkawang,” harapnya.

Baca Juga :  CSR PT WHW Fokus Tiga Pilar Utama, Atasi Kesulitan Masyarakat di Tengah Pandemi

Selain itu juga hadirnya Pocadi ini sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kota Singkawang, serta dapat menambah semangat serta menggugah kesadaran bersama akan pentingnya budaya literasi dengan memanfaatkan dan mengembangkan perpustakaan sebagai pusat belajar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpusataan dan Kearsipan Kota Singkawang Darnila berharap hadirnya Pocadi ini dapat mendorong tumbuhnya kegemaran membaca bagi masyarakat Singkawang di pandemik saat ini mulai dari anak-anak sejak dini, usia sekolah (remaja), dewasa hingga lanjut usia sehingga terwujud masyarakat Indonesia yang berbudaya baca, cerdas, sejahtera.

“Kita harapkan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas Pocadi ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan tetap menjaga jarak,” katanya. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/