alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Tangkap Lima Tersangka, Sita 30,45 Gram Sabu

SINGKAWANG— Satresnarkoba Polres Singkawang pada tanggal 19 Januari 2021 dan tanggal 24 Januari 2021 telah menangani dua laporan polisi tentang tindak pidana narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak lima orang.

Total barang bukti narkotika berhasil diamankan seberat 30,45 gram, dari barang bukti sebanyak 30,45 gram narkotika jenis sabu dapat digunakan sebanyak kurang lebih 305 orang (dengan perhitungan 1 gram sabu dapat digunakan 10 orang dengan masing-masing sebanyak 0,1 gram).

Atas tertangkapnya kelima orang tersangka ini, Polres Singkawang secara langsung maupun tidak langsung telah memutus mata rantai peredaran narkotika dan berhasil menyelamatkan kurang lebih 305 orang masyarakat kota Singkawang dari penyalahgunaan narkotika.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Singkawang AKBP Prasetyo Adhi Wibowo saat memimpin langsung press release di Mapolres Singkawang, Kamis (28/1).  “Jika dihitung dalam nilai rupiah bahwa 30,45 gram narkotika jenis sabu seharga Rp39.585 000, dengan perhitungan pasaran secara umumnya 1 gram sabu dengan harga Rp1.300.000,” ungkap Kapolres.

Baca Juga :  Harga Tes PCR Diturunkan

Keempat orang yang masing masing berinisial AA alias Unggal, WR alias Malau, AR alias Joni, DP alias Dita. Mereka disangkkan Pasal 114 ayat (1) dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, pasal 114 ayat (2) dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, pasal 112 ayat (1) dengan ancaman pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, pasal 112 Ayat (2) dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Keempatnya ini saling berhubungan dengan satu lain dalam hal peredaran barang haram tersebut.

“Motif penggunaannya sudah terbiasa dengan menggunakan narkotika, dan kami masih mendalami apakah mereka jaringan narkotika di Singkawang. Sedangkan peran masing masing didalami,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Tsafioedin Dimulai

Kemudian satu tersangka dengan laporan polisi kedua adalah HA alias Hamka. Tertangkap pada Minggu 24 Januari 2021 di sebuah rumah yang beralamat di Jalan RA Kartini, Gang Tebu, Kelurahan Sekip, Kecamatan Singkawang Tengah. Dari tangannya, polisi menyita sabu dengan berat bersih 29,82 gram. Dari hasil pemeriksaan tersangka HA, sabu seberat  29,82 gram didapat dari S yang merupakan narapidana lapas Pontianak dengan tujuan agar dijual kembali oleh HA.

“Harga yang ditawarkan S selaku pemilik barang sebesar Rp900.000, untuk 1 gram, kemudian dijual kembali oleh tersangka HA dengan harga Rp1.000.000 untuk 1 gram,” ujar kapolres.

Kapolres Singkawang juga mengatakan bahwa kelima tersangka ini bekerja serabutan. Sehingga penjualan barang haram tersebut untuk menopang hidup sehari hari.

Sementara salah tersangka HA, mengaku sabu dijual kisaran harga Rp900.000, dan tentu ia mendapat arahan dari penyuplai sabu. “Rata rata pembeli ini dari mereka berusia sekitar 20-an tahun,” ungkapnya. (har)

SINGKAWANG— Satresnarkoba Polres Singkawang pada tanggal 19 Januari 2021 dan tanggal 24 Januari 2021 telah menangani dua laporan polisi tentang tindak pidana narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak lima orang.

Total barang bukti narkotika berhasil diamankan seberat 30,45 gram, dari barang bukti sebanyak 30,45 gram narkotika jenis sabu dapat digunakan sebanyak kurang lebih 305 orang (dengan perhitungan 1 gram sabu dapat digunakan 10 orang dengan masing-masing sebanyak 0,1 gram).

Atas tertangkapnya kelima orang tersangka ini, Polres Singkawang secara langsung maupun tidak langsung telah memutus mata rantai peredaran narkotika dan berhasil menyelamatkan kurang lebih 305 orang masyarakat kota Singkawang dari penyalahgunaan narkotika.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Singkawang AKBP Prasetyo Adhi Wibowo saat memimpin langsung press release di Mapolres Singkawang, Kamis (28/1).  “Jika dihitung dalam nilai rupiah bahwa 30,45 gram narkotika jenis sabu seharga Rp39.585 000, dengan perhitungan pasaran secara umumnya 1 gram sabu dengan harga Rp1.300.000,” ungkap Kapolres.

Baca Juga :  BWI Kalbar Targetkan Semua Tanah Wakaf Bersertifikat

Keempat orang yang masing masing berinisial AA alias Unggal, WR alias Malau, AR alias Joni, DP alias Dita. Mereka disangkkan Pasal 114 ayat (1) dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, pasal 114 ayat (2) dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, pasal 112 ayat (1) dengan ancaman pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, pasal 112 Ayat (2) dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Keempatnya ini saling berhubungan dengan satu lain dalam hal peredaran barang haram tersebut.

“Motif penggunaannya sudah terbiasa dengan menggunakan narkotika, dan kami masih mendalami apakah mereka jaringan narkotika di Singkawang. Sedangkan peran masing masing didalami,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Tsafioedin Dimulai

Kemudian satu tersangka dengan laporan polisi kedua adalah HA alias Hamka. Tertangkap pada Minggu 24 Januari 2021 di sebuah rumah yang beralamat di Jalan RA Kartini, Gang Tebu, Kelurahan Sekip, Kecamatan Singkawang Tengah. Dari tangannya, polisi menyita sabu dengan berat bersih 29,82 gram. Dari hasil pemeriksaan tersangka HA, sabu seberat  29,82 gram didapat dari S yang merupakan narapidana lapas Pontianak dengan tujuan agar dijual kembali oleh HA.

“Harga yang ditawarkan S selaku pemilik barang sebesar Rp900.000, untuk 1 gram, kemudian dijual kembali oleh tersangka HA dengan harga Rp1.000.000 untuk 1 gram,” ujar kapolres.

Kapolres Singkawang juga mengatakan bahwa kelima tersangka ini bekerja serabutan. Sehingga penjualan barang haram tersebut untuk menopang hidup sehari hari.

Sementara salah tersangka HA, mengaku sabu dijual kisaran harga Rp900.000, dan tentu ia mendapat arahan dari penyuplai sabu. “Rata rata pembeli ini dari mereka berusia sekitar 20-an tahun,” ungkapnya. (har)

Most Read

Eks Pekerja Hotel Tuntut Hak

Terpeleset, ABK Harapan Jaya Tenggelam

Evaluasi SKB Empat Menteri

Artikel Terbaru

/