alexametrics
32 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Sungai Garam Hilir jadi Wilayah Bersinar

SINGKAWANG – Kelurahan Sungai Garam Hilir menjadi proyek percontohan wilayah Bersih Narkoba (Bersinar), Selasa (29/12). Langkah ini sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Singkawang untuk pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba.

“Langkah dalam memerangi narkoba tak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah dan instansi terkait saja, akan tetapi memerangi narkoba adalah tugas kita semua, kita mulai dari desa, karena narkoba merupakan kejahatan luar biasa atau extra ordinary crime,” ungkap Wakil Wali Kota (Wawako) Singkawang Irwan saat meresmikan Kelurahan Sungai Garam Hilir menjadi Kelurahan Bersinar bersama Perwakilan Ketua BNN Provinsi Kalbar dan Ketua BNN Kota Singkawang di kelurahan tersebut.

Dalam pesannya, Wawako mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan kejahatan luar biasa, sehingga perlu dicegah dengan menggandeng semua pihak. Irwan pun menyampaikan informasi kekhawatiran akan maraknya peredaran narkoba ini. Terbaru, kata dia,  berberapa waktu lalu TNI menggagalkan penyelundupan Narkoba jenis sabu hingga 4 kilogram dan ratusan butir pil ekstasi. “Usai dilakukan pengambilan keterangan, ternyata (narkoba tersebut) akan dikirimkan ke Sijangkung, Singkawang Utara, artinya Singkawang sudah menjadi tempat peredaran narkoba, dan ini berbahaya sekali,” geram Irwan.

Selain itu, terpilihnya Kelurahan Sungai Garam Hilir sebagai Kelurahan Bersinar, diakui Irwan bukan tanpa alasan. Sebagai bahan pertimbangan mereka lantaran antaranya adanya sinergitas yang baik antara Kelurahan Sungai Garam dan BNN Kota Singkawang dalam pelaksanaan program pencegahan narkoba. Kemudian, dia menambahkan, telah terbentuknya relawan BNN Kota Singkawang pada masyarakat di  Kelurahan Sungai Garam yang terdiri dari para pendidik, pekerja, ibu rumah tangga, pemuda, organisasi Karang Taruna, dan lain lain.

Baca Juga :  Libertus Terima Surat Pencatatan Ciptaan

Kemudian, dia juga mengungkapkan terdapatnya agen pemulihan Bidang Rehabilitasi BNN Kota Singkawang di  Kelurahan Sungai Garam yang merupakan masyarakat Sungai Garam sendiri. Kelompok masyarakat ini, menurut dia, telah dilatih dan dibekali pengetahuan untuk menjangkau para penyalahguna narkoba, untuk direhabilitasi agar terlepas dari pengaruh narkoba. Selain itu, Kelurahan Sungai Garam, menurut dia, merupakan kelurahan pertama di Kota Singkawang di mana pertama kali program rehabilitasi berbasis masyarakat dapat dijalankan.

Tujuan dari pembentukan Kelurahan Bersih Narkoba salah satunya diharapkan dia adalah untuk pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. Kelurahan Bersinar, dijelaskan dia, merupakan program nasional BNN yang bekerja sama dengan TNI-Polri, pemerintah daerah, serta komponen masyarakat untuk penanggulangan narkoba. Keterlibatan semua lapisan masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya kelurahan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba diyakini dia akan mampu menurunkan angka narkoba dan mewujudkan Kota Singkawang yang bersih dari narkoba.

Baca Juga :  Rapor Sakip Singkawang Raih B

“Harapannya agar nantinya Kelurahan Sungai Garam Hilir menjadi percontohan bagi kelurahan lain di Kota Singkawang dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba secara mandiri melalui dituangkannya P4GN. Kita juga berharap kehidupan milenial tidak hanya menghasilkan prestasi yang kreatif dan inovatif, tetapi juga hidup dengan bebas narkoba,” katanya. Selain itu pihaknya berharap juga agar Kelurahan Sungai Garam Hilir sebagai Kelurahan Bersih Narkoba akan mewujudkan Kota Singkawang yang Bersinar.

Sementara itu, Lurah Sungai Garam Hilir, Dedi Wahyudi mengatakan, program Kelurahan Bersinar ini sudah direncanakan mereka sejak 2019 lalu, hingga pada akhir 2020 ini baru dapat terlaksana.”Alhamdulillah Kelurahan Bersinar ini, hari ini sudah dapat terlaksana, kami siap memerangi peredaran Narkoba di wilayah Kelurahan Sungai Garam Hilir,” kata Dedi.

Terpisah, Anggota DPRD Kota Singkawang Muhammadin memberi apresiasi diluncurkannya program Kelurahan Bersinar ini tepatnya di Kelurahan Sungai Garam Hilir. “Tentu ke depanya dengan kelurahan Bersinar ini masyarakat di kelurahan tersebut bisa diberdayakan dalam upaya bersama memerangi narkoba, baik melalui edukasi dan antisipasi peredaran Narkoba,” harapnya.

Dengan demikian, kata Muhammadin, jika kesadaran dan kesiapsiagaan memerangi narkoba itu terjadi, dapat meminimalisir atau mencegah masyarakat terjerat narkoba khususnya para generasi muda. (har)

SINGKAWANG – Kelurahan Sungai Garam Hilir menjadi proyek percontohan wilayah Bersih Narkoba (Bersinar), Selasa (29/12). Langkah ini sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Singkawang untuk pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba.

“Langkah dalam memerangi narkoba tak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah dan instansi terkait saja, akan tetapi memerangi narkoba adalah tugas kita semua, kita mulai dari desa, karena narkoba merupakan kejahatan luar biasa atau extra ordinary crime,” ungkap Wakil Wali Kota (Wawako) Singkawang Irwan saat meresmikan Kelurahan Sungai Garam Hilir menjadi Kelurahan Bersinar bersama Perwakilan Ketua BNN Provinsi Kalbar dan Ketua BNN Kota Singkawang di kelurahan tersebut.

Dalam pesannya, Wawako mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan kejahatan luar biasa, sehingga perlu dicegah dengan menggandeng semua pihak. Irwan pun menyampaikan informasi kekhawatiran akan maraknya peredaran narkoba ini. Terbaru, kata dia,  berberapa waktu lalu TNI menggagalkan penyelundupan Narkoba jenis sabu hingga 4 kilogram dan ratusan butir pil ekstasi. “Usai dilakukan pengambilan keterangan, ternyata (narkoba tersebut) akan dikirimkan ke Sijangkung, Singkawang Utara, artinya Singkawang sudah menjadi tempat peredaran narkoba, dan ini berbahaya sekali,” geram Irwan.

Selain itu, terpilihnya Kelurahan Sungai Garam Hilir sebagai Kelurahan Bersinar, diakui Irwan bukan tanpa alasan. Sebagai bahan pertimbangan mereka lantaran antaranya adanya sinergitas yang baik antara Kelurahan Sungai Garam dan BNN Kota Singkawang dalam pelaksanaan program pencegahan narkoba. Kemudian, dia menambahkan, telah terbentuknya relawan BNN Kota Singkawang pada masyarakat di  Kelurahan Sungai Garam yang terdiri dari para pendidik, pekerja, ibu rumah tangga, pemuda, organisasi Karang Taruna, dan lain lain.

Baca Juga :  Sembuh Covid-19, Wali Kota Langsung Ngantor

Kemudian, dia juga mengungkapkan terdapatnya agen pemulihan Bidang Rehabilitasi BNN Kota Singkawang di  Kelurahan Sungai Garam yang merupakan masyarakat Sungai Garam sendiri. Kelompok masyarakat ini, menurut dia, telah dilatih dan dibekali pengetahuan untuk menjangkau para penyalahguna narkoba, untuk direhabilitasi agar terlepas dari pengaruh narkoba. Selain itu, Kelurahan Sungai Garam, menurut dia, merupakan kelurahan pertama di Kota Singkawang di mana pertama kali program rehabilitasi berbasis masyarakat dapat dijalankan.

Tujuan dari pembentukan Kelurahan Bersih Narkoba salah satunya diharapkan dia adalah untuk pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. Kelurahan Bersinar, dijelaskan dia, merupakan program nasional BNN yang bekerja sama dengan TNI-Polri, pemerintah daerah, serta komponen masyarakat untuk penanggulangan narkoba. Keterlibatan semua lapisan masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya kelurahan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba diyakini dia akan mampu menurunkan angka narkoba dan mewujudkan Kota Singkawang yang bersih dari narkoba.

Baca Juga :  Cantiknya Singkawang, Membuat Suami Istri ini Rela Datang Demi Bersepeda Keliling Kota

“Harapannya agar nantinya Kelurahan Sungai Garam Hilir menjadi percontohan bagi kelurahan lain di Kota Singkawang dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba secara mandiri melalui dituangkannya P4GN. Kita juga berharap kehidupan milenial tidak hanya menghasilkan prestasi yang kreatif dan inovatif, tetapi juga hidup dengan bebas narkoba,” katanya. Selain itu pihaknya berharap juga agar Kelurahan Sungai Garam Hilir sebagai Kelurahan Bersih Narkoba akan mewujudkan Kota Singkawang yang Bersinar.

Sementara itu, Lurah Sungai Garam Hilir, Dedi Wahyudi mengatakan, program Kelurahan Bersinar ini sudah direncanakan mereka sejak 2019 lalu, hingga pada akhir 2020 ini baru dapat terlaksana.”Alhamdulillah Kelurahan Bersinar ini, hari ini sudah dapat terlaksana, kami siap memerangi peredaran Narkoba di wilayah Kelurahan Sungai Garam Hilir,” kata Dedi.

Terpisah, Anggota DPRD Kota Singkawang Muhammadin memberi apresiasi diluncurkannya program Kelurahan Bersinar ini tepatnya di Kelurahan Sungai Garam Hilir. “Tentu ke depanya dengan kelurahan Bersinar ini masyarakat di kelurahan tersebut bisa diberdayakan dalam upaya bersama memerangi narkoba, baik melalui edukasi dan antisipasi peredaran Narkoba,” harapnya.

Dengan demikian, kata Muhammadin, jika kesadaran dan kesiapsiagaan memerangi narkoba itu terjadi, dapat meminimalisir atau mencegah masyarakat terjerat narkoba khususnya para generasi muda. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/