alexametrics
30.6 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Pelihara Hubungan Baik Dua Kabupaten

SINTANG – Bupati Sintang Jarot Winarno bersama Bupati Kapuas Hulu, A. M. Nasir, menghadiri Hari Ulang Tahun ke-13 Ikatan Keluarga Besar Kapuas Hulu (IKBKH) Kabupaten Sintang, baru-baru ini (30/1).

Sebelumnya, IKBKH merupakan wadah atau sebuah organisasi warga yang berasal dari Kabupaten Kapuas Hulu yang tinggal di Sintang. Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-XIII kepada IKBKH baik atas nama pribadi, keluarga dan Pemkab Sintang. Jarot pun berharap keberadaan IKBKH ini tetap terus bersinergi dan berperan. Baik dengan pemerintah daerah, maupun organisasi kemasyarakatan lainnya dalam pembangunan di Kabupaten Sintang dalam berbagai bidang.

Jarot menilai keberadaan IKBKH merupakan jembatan silaturrahmi antara Kabupaten Sintang dan Kabupaten Kapuas Hulu. Karena merupakan tempat guyub atau berkumpulnya warga Kapuas Hulu yang ada di Sintang.  “Kemudian bersilaturrahim dengan masyarakat Sintang yang lain. Tidak melupakan bahwa teman-teman berasal dari Kapuas Hulun dan kemudian sama-sama bertekad memajukan Sintang maupun Kapuas Hulu,” ujar Jarot.

Baca Juga :  Komitmen Pelayanan Administrasi BPJS Sintang Selama Musibah Banjir

Menurut Jarot, Kabupaten Sintang dan Kapuas Hulu punya kemiripan. Terutama karena geografis keduanya sama-sama berada di ujung sungai terpanjang di Indonesia, yakni Sungai Kapuas.

Selain itu juga, keduanya terletak di jantungnya pulau Kalimantan. “Sehingga kita banyak memiliki kemiripan, dari aspek budaya, seperti budaya tepian sungai. Kemiripan cara pandang yang sama terhadap kemajuan, baik Sintang maupun Kapuas Hulu. Terlebih kita dianugerahi Tuhan alamnya yang luar biasa di jantung Borneo. Sehingga kita yakini, kalau kita merawat semesta maka semesta akan merawat kita,” katanya..

Selain itu, yang paling penting juga kata Jarot ialah, harus sama-sama merasa bahwa baik Sintang atau Kapuas Hulu merupakan rumah besar bagi seluruh komponen anak bangsa. Sehingga masing-masing individu maupun kelompok wajib merawat kebersamaan itu. “Sebab keberagaman, perbedaan itu adalah anugerah. Kalau kita bersatu maka kita akan mampu untuk melesat maju kedepan,” kata Jarot.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu, A. M. Nasir juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-XIII kepada IKBKH. Ia pun berharap keberadaan IKBKH bisa menjadi dan membawa manfaat baik bagi sesama warga Kapuas Hulu yang ada di Sintang maupun dengan pemerintah daerah Sintang dan dengan masyarakat yang lainnya.

Baca Juga :  IMM Mesti Jadi Teladan

“Saya berharap juga, keberadaan IKBKH ini bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah Kabupaten Sintang maupun Kapuas Hulu. Seperti kata pepatah, dimana kaki dipijak di situ langit dijunjung,” kata Nasir.

Nasir mengingatkan, IKBKH ini dibentuk sebagai wadah warga-warga Kapuas Hulu yang ada di Sintang. Untuk itulah ia meminta data-data warga IKBKH itu harus tercatat secara lengkap. Sehingga kedepan jika ada warga Kapuas Hulu yang di Sintang memerlukan bantuan atau apapun, IKBKH bisa mewadahinya.

“Kegiatan-kegiatan sosial harus aktif. Siapa tau ada warga Kapuas Hulu yang ada di Sintang ni terdampar kalau bisa jangan sampai terlantar. Sehingga pengurus IKBKH yang mengurus dan menampung,” pungkasnya. (ris)

SINTANG – Bupati Sintang Jarot Winarno bersama Bupati Kapuas Hulu, A. M. Nasir, menghadiri Hari Ulang Tahun ke-13 Ikatan Keluarga Besar Kapuas Hulu (IKBKH) Kabupaten Sintang, baru-baru ini (30/1).

Sebelumnya, IKBKH merupakan wadah atau sebuah organisasi warga yang berasal dari Kabupaten Kapuas Hulu yang tinggal di Sintang. Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-XIII kepada IKBKH baik atas nama pribadi, keluarga dan Pemkab Sintang. Jarot pun berharap keberadaan IKBKH ini tetap terus bersinergi dan berperan. Baik dengan pemerintah daerah, maupun organisasi kemasyarakatan lainnya dalam pembangunan di Kabupaten Sintang dalam berbagai bidang.

Jarot menilai keberadaan IKBKH merupakan jembatan silaturrahmi antara Kabupaten Sintang dan Kabupaten Kapuas Hulu. Karena merupakan tempat guyub atau berkumpulnya warga Kapuas Hulu yang ada di Sintang.  “Kemudian bersilaturrahim dengan masyarakat Sintang yang lain. Tidak melupakan bahwa teman-teman berasal dari Kapuas Hulun dan kemudian sama-sama bertekad memajukan Sintang maupun Kapuas Hulu,” ujar Jarot.

Baca Juga :  Sakit Hati Dikatakan Miskin; Satu Keluarga Dibunuh

Menurut Jarot, Kabupaten Sintang dan Kapuas Hulu punya kemiripan. Terutama karena geografis keduanya sama-sama berada di ujung sungai terpanjang di Indonesia, yakni Sungai Kapuas.

Selain itu juga, keduanya terletak di jantungnya pulau Kalimantan. “Sehingga kita banyak memiliki kemiripan, dari aspek budaya, seperti budaya tepian sungai. Kemiripan cara pandang yang sama terhadap kemajuan, baik Sintang maupun Kapuas Hulu. Terlebih kita dianugerahi Tuhan alamnya yang luar biasa di jantung Borneo. Sehingga kita yakini, kalau kita merawat semesta maka semesta akan merawat kita,” katanya..

Selain itu, yang paling penting juga kata Jarot ialah, harus sama-sama merasa bahwa baik Sintang atau Kapuas Hulu merupakan rumah besar bagi seluruh komponen anak bangsa. Sehingga masing-masing individu maupun kelompok wajib merawat kebersamaan itu. “Sebab keberagaman, perbedaan itu adalah anugerah. Kalau kita bersatu maka kita akan mampu untuk melesat maju kedepan,” kata Jarot.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu, A. M. Nasir juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-XIII kepada IKBKH. Ia pun berharap keberadaan IKBKH bisa menjadi dan membawa manfaat baik bagi sesama warga Kapuas Hulu yang ada di Sintang maupun dengan pemerintah daerah Sintang dan dengan masyarakat yang lainnya.

Baca Juga :  Komitmen Pelayanan Administrasi BPJS Sintang Selama Musibah Banjir

“Saya berharap juga, keberadaan IKBKH ini bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah Kabupaten Sintang maupun Kapuas Hulu. Seperti kata pepatah, dimana kaki dipijak di situ langit dijunjung,” kata Nasir.

Nasir mengingatkan, IKBKH ini dibentuk sebagai wadah warga-warga Kapuas Hulu yang ada di Sintang. Untuk itulah ia meminta data-data warga IKBKH itu harus tercatat secara lengkap. Sehingga kedepan jika ada warga Kapuas Hulu yang di Sintang memerlukan bantuan atau apapun, IKBKH bisa mewadahinya.

“Kegiatan-kegiatan sosial harus aktif. Siapa tau ada warga Kapuas Hulu yang ada di Sintang ni terdampar kalau bisa jangan sampai terlantar. Sehingga pengurus IKBKH yang mengurus dan menampung,” pungkasnya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/