alexametrics
31 C
Pontianak
Friday, May 27, 2022

Bupati Izinkan PAUD-SMP Tatap Muka

SINTANG-Bupati Sintang, Jarot Winarno mempersilakan jenjang pendidikan PAUD hingga SMP di Kabupaten Sintang untuk melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) mulai Rabu (1/9). Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Sintang Nomor: 420/2976/DISDIKBUD-A2/2021 tertanggal 30 Agustus 2021 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Pada Satuan Pendidikan Masa Pandemi Covid-19 Tahun Pelajaran 2021/2022.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Iwan Kurniawan mengatakan bahwa satuan pendidikan dari jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP dapat melaksanakan proses PTMT atau juga Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)dimulai tanggal 1 September 2021.

Ia pun menyampaikan beberapa syarat pelaksanaan PTMT. Yaitu surat pernyataan orang tua siswa untuk mendukung seluruh proses PTMT, tenaga pendidik dan kependidikan di satuan pendidikan sudah mendapatkan vaksin, serta surat pernyataan dari satuan pendidikan telah membentuk tim Satgas Covid-19 di Satuan Pendidikan. “Satuan Pendidikan dalam penyelenggaraan PTMT wajib mengisi daftar periksa pada laman Dapodik,” terang Iwan.

Baca Juga :  Tinjau Ulang Rencana Induk Bandara Tebelian

Adapun PTMP dengan sistem sif. Juga menjaga jarak minimal 1,5 meter dan tidak melakukan kontak fisik seperti bersalaman dan cium tangan. Adapun kapasitas Jenjang PAUD/TK maksimal 33 persen dan maksimal 5 peserta didik per kelas. Jenjang SD dan SMP maksimal 50 persen dan terlebih dahulu wajib melaksanakan simulasi penerapan protokol kesehatan.

“Waktu pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di setiap jenjang satuan pendidikan maksimal 2 jam tanpa istirahat atau tidak melaksanakan kegiatan di luar ruangan. Jarak antar sif minimal 1 jam dan seterusnya menyesuaikan,” ucapnya.

PTMT pada semua jenjang satuan pendidikan harus mentaati dan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Jika ada di lingkungan satuan pendidikan atau warga masyarakat di sekitar wilayah satuan pendidikan yang melaksanakan proses PTMT yang terindikasi terjangkit Covid-19, kepala satuan pendidikan segera melakukan koordinasi dengan satgas dan pimpinan wilayah setempat serta menyampaikan laporan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, dan segera menghentikan proses PTMT selama 1 minggu.

Baca Juga :  Kinerja Komunikasi Publik Dikoreksi

“Satuan pendidikan dalam memulai penyelenggaraan PTMT, pada kesempatan pertama agar menyampaikan laporan secara tertulis pelaksanaannya dan melaporkan perkembangan selama PTMT kepada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kebupaten Sintang setiap minggu pertama bulan berikutnya. Satuan Pendidikan yang melanggar aturan yang telah ditetapkan, akan dikenakan sanksi,” pungkasnya. (ris)

SINTANG-Bupati Sintang, Jarot Winarno mempersilakan jenjang pendidikan PAUD hingga SMP di Kabupaten Sintang untuk melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) mulai Rabu (1/9). Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Sintang Nomor: 420/2976/DISDIKBUD-A2/2021 tertanggal 30 Agustus 2021 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Pada Satuan Pendidikan Masa Pandemi Covid-19 Tahun Pelajaran 2021/2022.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Iwan Kurniawan mengatakan bahwa satuan pendidikan dari jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP dapat melaksanakan proses PTMT atau juga Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)dimulai tanggal 1 September 2021.

Ia pun menyampaikan beberapa syarat pelaksanaan PTMT. Yaitu surat pernyataan orang tua siswa untuk mendukung seluruh proses PTMT, tenaga pendidik dan kependidikan di satuan pendidikan sudah mendapatkan vaksin, serta surat pernyataan dari satuan pendidikan telah membentuk tim Satgas Covid-19 di Satuan Pendidikan. “Satuan Pendidikan dalam penyelenggaraan PTMT wajib mengisi daftar periksa pada laman Dapodik,” terang Iwan.

Baca Juga :  Tinjau Ulang Rencana Induk Bandara Tebelian

Adapun PTMP dengan sistem sif. Juga menjaga jarak minimal 1,5 meter dan tidak melakukan kontak fisik seperti bersalaman dan cium tangan. Adapun kapasitas Jenjang PAUD/TK maksimal 33 persen dan maksimal 5 peserta didik per kelas. Jenjang SD dan SMP maksimal 50 persen dan terlebih dahulu wajib melaksanakan simulasi penerapan protokol kesehatan.

“Waktu pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di setiap jenjang satuan pendidikan maksimal 2 jam tanpa istirahat atau tidak melaksanakan kegiatan di luar ruangan. Jarak antar sif minimal 1 jam dan seterusnya menyesuaikan,” ucapnya.

PTMT pada semua jenjang satuan pendidikan harus mentaati dan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Jika ada di lingkungan satuan pendidikan atau warga masyarakat di sekitar wilayah satuan pendidikan yang melaksanakan proses PTMT yang terindikasi terjangkit Covid-19, kepala satuan pendidikan segera melakukan koordinasi dengan satgas dan pimpinan wilayah setempat serta menyampaikan laporan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, dan segera menghentikan proses PTMT selama 1 minggu.

Baca Juga :  Api Lahap Tiga Ruko di Sintang

“Satuan pendidikan dalam memulai penyelenggaraan PTMT, pada kesempatan pertama agar menyampaikan laporan secara tertulis pelaksanaannya dan melaporkan perkembangan selama PTMT kepada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kebupaten Sintang setiap minggu pertama bulan berikutnya. Satuan Pendidikan yang melanggar aturan yang telah ditetapkan, akan dikenakan sanksi,” pungkasnya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/