alexametrics
31.7 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Jangan Takut Divaksin

SINTANG- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Harysinto Linoh mengajak masyarakat seluruh masyarakat untuk mau divaksin dan ikut mensukseskan program vaksinasi, Kamis (1/7).

Sinto pun memaparkan, dari 152 orang pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Sintang, diketahui seluruhnya belum melakukan vaksinasi. Hal itu menurutnya menjadi penanda bahwa vaksinasi memang penting dalam meminimalisir resiko saat tertular Covid-19.

Ia mengaku banyak pertanyaan yang sampai kepadanya apakah usai divaksin masih bisa tertular Covid-19. Sinto pun menjawab masih bisa. Namun resikonya akan lebih rendah dibandingkan dengan orang yang belum divaksin. “Sudah divaksin masih bisa kena Covid-19. Tapi mungkin gejalanya agak  ringan seperti batuk, pilek, hilang penciuman. Namun tidak sampai sesak nafas, tidak dirawat di rumah sakit,” ucapnya.

Baca Juga :  Tren Kunjungan Perpustakaan Kian Sepi

Ia mengatakan pada Sabtu (26/6) lalu sudah dilakukan vaksin massal di Sintang.  Di dalam 1 hari, vaksin massal itu berhasil menyuntikkan vaksin pada 2.026 orang.

Namun ia mengatakan konsentrasi vaksinasi tidak hanya dilakukan di Kota Sintang. Melainkan juga diperuntukan bagi masyarakat di kecamatan, dan bahkan sampai ke desa. “Jumlah vaksin ini masih terbatas. Tapi dalam waktu dekat akan kita kirimkan sebanyak 15 vial itu untuk 150 orang per kecamatan. Jadi jangan takut untuk divaksin,” ujarnya.

Sebelumnya, vaksin diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, TNI-Polri, pelayan publik, Lansia. Tapi kini vaksinasi ini untuk siapapun boleh. “Yang penting sudah di atas 18 tahun dan memiliki KTP. Mau KTP mana saja boleh,”katanya.

Baca Juga :  AMPI Kalbar Gelar Vaksinasi Kedua, 260 Vaksin untuk Milenial

Sinto pun mengatakan, begitu vaksin tiba di kabupaten, maka akan langsung disebarkan ke kecamatan-kecamatan. Puskesmas juga akan bekerja sama dengan TNI-Polri dalam menyalurkan sampai ke desa-desa.

Sinto pun meminta agar masyarakat tidak takut untuk melakukan vaksinasi. Informasi mengenai vaksin bisa didapatkan langsung di Puskesmas terdekat. Pihak Puskesmas juga akan melayani konsultasi. (ris)

SINTANG- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Harysinto Linoh mengajak masyarakat seluruh masyarakat untuk mau divaksin dan ikut mensukseskan program vaksinasi, Kamis (1/7).

Sinto pun memaparkan, dari 152 orang pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Sintang, diketahui seluruhnya belum melakukan vaksinasi. Hal itu menurutnya menjadi penanda bahwa vaksinasi memang penting dalam meminimalisir resiko saat tertular Covid-19.

Ia mengaku banyak pertanyaan yang sampai kepadanya apakah usai divaksin masih bisa tertular Covid-19. Sinto pun menjawab masih bisa. Namun resikonya akan lebih rendah dibandingkan dengan orang yang belum divaksin. “Sudah divaksin masih bisa kena Covid-19. Tapi mungkin gejalanya agak  ringan seperti batuk, pilek, hilang penciuman. Namun tidak sampai sesak nafas, tidak dirawat di rumah sakit,” ucapnya.

Baca Juga :  Banjir Mulai Surut, Puluhan Ribu Warga Masih Mengungsi

Ia mengatakan pada Sabtu (26/6) lalu sudah dilakukan vaksin massal di Sintang.  Di dalam 1 hari, vaksin massal itu berhasil menyuntikkan vaksin pada 2.026 orang.

Namun ia mengatakan konsentrasi vaksinasi tidak hanya dilakukan di Kota Sintang. Melainkan juga diperuntukan bagi masyarakat di kecamatan, dan bahkan sampai ke desa. “Jumlah vaksin ini masih terbatas. Tapi dalam waktu dekat akan kita kirimkan sebanyak 15 vial itu untuk 150 orang per kecamatan. Jadi jangan takut untuk divaksin,” ujarnya.

Sebelumnya, vaksin diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, TNI-Polri, pelayan publik, Lansia. Tapi kini vaksinasi ini untuk siapapun boleh. “Yang penting sudah di atas 18 tahun dan memiliki KTP. Mau KTP mana saja boleh,”katanya.

Baca Juga :  Kelengkeng Varietas Unggul Kristal

Sinto pun mengatakan, begitu vaksin tiba di kabupaten, maka akan langsung disebarkan ke kecamatan-kecamatan. Puskesmas juga akan bekerja sama dengan TNI-Polri dalam menyalurkan sampai ke desa-desa.

Sinto pun meminta agar masyarakat tidak takut untuk melakukan vaksinasi. Informasi mengenai vaksin bisa didapatkan langsung di Puskesmas terdekat. Pihak Puskesmas juga akan melayani konsultasi. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/