alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Empat Orang Ditetapkan jadi Tersangka

NANGA SOKAN-Berawal dari penemuan janin di pemakaman muslim Desa Sepakat, Kecamatan Sokan, Kabupaten Melawi, pada Kamis (29/7), kini 4 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus aborsi.

Kronologis kasus tersebut dijelaskan oleh Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto melalui Kasat Reskrim Polres Melawi AKP Ginting. Janin itu ditemukan  oleh warga yang sedang mencari rebung dan pakis di lokasi penemuan.

Ia mengatakan bahwa usai menerima laporan, pihaknya langsung mendatangi lokasi penemuan. Setelah mengamankan lokasi dan barang bukti, pihak kepolisian pun membawa janin itu untuk diperiksa.

“Dari hasil pemeriksaan awal oleh pihak Puskesmas Sokan, janin manusia tersebut diperkirakan berumur kurang lebih 3 bulan dan sudah terkubur selama 4 hari,” katanya.

Baca Juga :  Budi Daya Kakao Dimulai di Desa Kunyai  

Polsek Sokan pun melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya didapakan informasi bahwa ada wanita berinisial RJ yang merupakan seorang pelajar telah menggugurkan kandungannya. “Setelah dilakukan interogasi terhadap saudari RJ oleh personil Polsek Sokan, yang bersangkutan menerangkan memang benar telah menggugurkan kandungannya,” ujar Ginting.

RJ juga menjelaskan bahwa dirinya meminta kepada GI untuk menggugurkan kandungan tersebut, serta meminta biaya proses aborsi. Kemudian proses aborsi dilakukan oleh HEN di rumah DON.

Empat orang tersebut lantas diamankan. Hingga pada Senin (2/8) ditetapkan sebagai tersangka. “Kami menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus ini,” ujarnya.

Adapun identitas tersangka RJ (16) alias UP merupakan pelajar yang merupakan warga Kecamatan Sokan. Juga GI (21) yang merupakan warga Desa Batu Begigi Kecamatan Tanah Pinoh.

Baca Juga :  Motif Percobaan Bunuh Diri Terungkap

Kemudian HEN (29) yang melakukan aborsi pada RJ. Sedangkan pemilik rumah tempat dilakukannya aborsi, yaitu DON (21), warga Desa Nanga Sokan, Kecamatan Sokan. (ris)

NANGA SOKAN-Berawal dari penemuan janin di pemakaman muslim Desa Sepakat, Kecamatan Sokan, Kabupaten Melawi, pada Kamis (29/7), kini 4 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus aborsi.

Kronologis kasus tersebut dijelaskan oleh Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto melalui Kasat Reskrim Polres Melawi AKP Ginting. Janin itu ditemukan  oleh warga yang sedang mencari rebung dan pakis di lokasi penemuan.

Ia mengatakan bahwa usai menerima laporan, pihaknya langsung mendatangi lokasi penemuan. Setelah mengamankan lokasi dan barang bukti, pihak kepolisian pun membawa janin itu untuk diperiksa.

“Dari hasil pemeriksaan awal oleh pihak Puskesmas Sokan, janin manusia tersebut diperkirakan berumur kurang lebih 3 bulan dan sudah terkubur selama 4 hari,” katanya.

Baca Juga :  Jarot-Sudiyanto Paslon Terpilih

Polsek Sokan pun melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya didapakan informasi bahwa ada wanita berinisial RJ yang merupakan seorang pelajar telah menggugurkan kandungannya. “Setelah dilakukan interogasi terhadap saudari RJ oleh personil Polsek Sokan, yang bersangkutan menerangkan memang benar telah menggugurkan kandungannya,” ujar Ginting.

RJ juga menjelaskan bahwa dirinya meminta kepada GI untuk menggugurkan kandungan tersebut, serta meminta biaya proses aborsi. Kemudian proses aborsi dilakukan oleh HEN di rumah DON.

Empat orang tersebut lantas diamankan. Hingga pada Senin (2/8) ditetapkan sebagai tersangka. “Kami menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus ini,” ujarnya.

Adapun identitas tersangka RJ (16) alias UP merupakan pelajar yang merupakan warga Kecamatan Sokan. Juga GI (21) yang merupakan warga Desa Batu Begigi Kecamatan Tanah Pinoh.

Baca Juga :  Meminimalisir Penyebaran Covid-19

Kemudian HEN (29) yang melakukan aborsi pada RJ. Sedangkan pemilik rumah tempat dilakukannya aborsi, yaitu DON (21), warga Desa Nanga Sokan, Kecamatan Sokan. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/