alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

5 Capaian Sintang

KABUPATEN SINTANG terus berproses untuk mewujudkan kabupaten lestari. Beberapa hal pun telah dilakukan untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Senin (5/7).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang Kartiyus dalam Rapat Umum Anggota Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) 2021 yang digelar secara virtual. Ia mengatakan, sejauh ini setidaknya ada lima capaian yang telah dilakukan Kabupaten Sintang di tahun 2020 untuk menjadikan diri sebagai kabupaten lestari.

Pertama, sebut dia, berhasil menerbitkan Peraturan Bupati Sintang Nomor 31 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pembukaan Lahan Bagi Masyarakat Kabupaten Sintang. Selanjutnya ialah mengintegrasikan rencana aksi daerah Sintang Lestari ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sintang 2021 – 2026.

Baca Juga :  2.310 Pengujung Hadiri Pameran Kain Tradisional

“Pemkab Sintang juga sudah melegalisasi Sekretariat Bersama Kabupaten Sintang melalui SK Bupati Sintang,” ujarnya. Juga, dia menambahkan, telah dilakukan pengembangan portofolio investasi bersama UMKM lokal pada beberapa komoditas lokal. Dimisalkan dia seperti tengkawang, cokelat, ikan gabus, dan produk kriya. Serta, diungkapkan dia, bagaimana mereka mempromosikan produk asli Sintang di Gerai Kabupaten Lestari.

Terakhir, diungkapkan dia, pengecekan data baseline Kerangka Daya Saing Daerah (KDSD) mencapai 71, 94 persen dari total indikator. Sintang juga, menurut dia, sudah melakukan peluncuran profil yurisdiksi dalam bentuk Pelaporan Instruksi Presiden tentang Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN-KSB) 2019 – 2024.

“Artinya dari lima pilar pendekatan yurisdiksi yang wajib dilaksanakan oleh seluruh anggota LKTL, Pemkab Sintang sudah melaksanakannya dengan baik,” terang Kartiyus. (ris)

KABUPATEN SINTANG terus berproses untuk mewujudkan kabupaten lestari. Beberapa hal pun telah dilakukan untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Senin (5/7).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang Kartiyus dalam Rapat Umum Anggota Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) 2021 yang digelar secara virtual. Ia mengatakan, sejauh ini setidaknya ada lima capaian yang telah dilakukan Kabupaten Sintang di tahun 2020 untuk menjadikan diri sebagai kabupaten lestari.

Pertama, sebut dia, berhasil menerbitkan Peraturan Bupati Sintang Nomor 31 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pembukaan Lahan Bagi Masyarakat Kabupaten Sintang. Selanjutnya ialah mengintegrasikan rencana aksi daerah Sintang Lestari ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sintang 2021 – 2026.

Baca Juga :  Waspada Kluster Keluarga, Kadiskes Sintang Himbau Warga Disiplin Terapkan Prokes

“Pemkab Sintang juga sudah melegalisasi Sekretariat Bersama Kabupaten Sintang melalui SK Bupati Sintang,” ujarnya. Juga, dia menambahkan, telah dilakukan pengembangan portofolio investasi bersama UMKM lokal pada beberapa komoditas lokal. Dimisalkan dia seperti tengkawang, cokelat, ikan gabus, dan produk kriya. Serta, diungkapkan dia, bagaimana mereka mempromosikan produk asli Sintang di Gerai Kabupaten Lestari.

Terakhir, diungkapkan dia, pengecekan data baseline Kerangka Daya Saing Daerah (KDSD) mencapai 71, 94 persen dari total indikator. Sintang juga, menurut dia, sudah melakukan peluncuran profil yurisdiksi dalam bentuk Pelaporan Instruksi Presiden tentang Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN-KSB) 2019 – 2024.

“Artinya dari lima pilar pendekatan yurisdiksi yang wajib dilaksanakan oleh seluruh anggota LKTL, Pemkab Sintang sudah melaksanakannya dengan baik,” terang Kartiyus. (ris)

Most Read

Dinilai Bukan Lagi WNI

17 Anak Sukses Jalani Operasi

Beralih ke Pelayanan Berbasis Online

Apresiasi Wako untuk Kaum Milenial

Artikel Terbaru

/