alexametrics
33 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Baru Setahun Bebas, HP Kembali Dibekuk

SINTANG – Satresnarkoba Polres Sintang melakukan pengungkapan kasus peredaran narkotika yang dilakukan oleh seorang residivis narkoba berinisial HP, Rabu (1/6). Malam sebelumnya, pria yang baru setahun menghirup udara bebas tersebut dibekuk petugas dengan sejumlah barang bukti di Jalan Oevang.

Penangkapan ini berdasarkan indikasi adanya peredaran narkotika yang dibawa dari Kota Pontianak menuju ke Sintang. Satresnarkoba pun langsung menerjunkan personelnya dalam penyelidikan informasi tersebut.

Tepatnya Selasa (5/1) pukul 23.00 WIB di Jalan Oevang Oeray, petugas memutuskan melakukan penangkapan dengan disaksikan oleh ketua RT setempat. Tersangka ini merupakan warga Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak. Usai dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti seperti informasi yang didapati anggota.

“Dari hasil penggeledahan yang kami lakukan, dari tersangka ditemukan barang bukti yang di mana ini memperkuat bahwa tersangka merupakan seorang pengedar narkotika. Yang mana barang haram ini dia dapat dari daerah Pontianak yang mana masih kami dalami,” jelas Kasat Narkoba Polres Sintang, Iptu Amansyurdin.

Baca Juga :  Masyarakat Ikuti Vaksinasi Bersama KPP Pratama Sintang

Barang bukti tersebut, diungkapkan dia, adalah sebuah tas berwarna coklat berisi 4 klip plastik transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 2 gram. Mereka juga mengungkap barang bukti lain seperti sebungkus klip plastik transparan kosong, sebuah potongan kaca, sebuah korek api gas, dan sebuah handphone.

Usai mendapatkan barang bukti dan melakukan penangkapan terhadap tersangka, HP (33) alias mono ini langsung mereka bawa ke Mapolres Sintang guna penyelidikan lebih lanjut. Belakangan diketahui mereka jika tersangka merupakan Residivis Narkoba yang baru bebas lebih kurang setahun yang lalu.

“Informasi yang kita dapat, tersangka ini adalah seorang residivis yang dulunya pengedar narkoba yang sudah divonis 5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Sanggau dan baru baru bebas setahun lalu,” ujar Amansyurdin.

Baca Juga :  Aksi Heroik Brigadir Ya’ Basri Gagalkan Percobaan Bunuh Diri 

Tersangka sendiri akan dikenakan mereka dengan pasal 114 ayat (1) dan/atau pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Hal ini dipertegas oleh Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak bahwa tidak adanya toleransi bagi para pengedar narkoba dikarenakan bahaya yang ditimbulkan oleh barang haram tersebut dapat merusak generasi muda, khususnya di Kabupaten Sintang sendiri.

“Untuk kasus seperti ini kita tidak berikan toleransi apalagi dia ini tidak kapok-kapok. Sudahlah residivis di kasus yang sama masih saja mengulangi kembali  Jadi buat masyarakat di luar sana, apabila ada informasi terkait peredaran narkotika langsung saja sampaikan pada kami agar langsung ditindak supaya Kabupaten Sintang bebas dari adanya peredaran Narkoba,” pungkas Kapolres. (ris)

SINTANG – Satresnarkoba Polres Sintang melakukan pengungkapan kasus peredaran narkotika yang dilakukan oleh seorang residivis narkoba berinisial HP, Rabu (1/6). Malam sebelumnya, pria yang baru setahun menghirup udara bebas tersebut dibekuk petugas dengan sejumlah barang bukti di Jalan Oevang.

Penangkapan ini berdasarkan indikasi adanya peredaran narkotika yang dibawa dari Kota Pontianak menuju ke Sintang. Satresnarkoba pun langsung menerjunkan personelnya dalam penyelidikan informasi tersebut.

Tepatnya Selasa (5/1) pukul 23.00 WIB di Jalan Oevang Oeray, petugas memutuskan melakukan penangkapan dengan disaksikan oleh ketua RT setempat. Tersangka ini merupakan warga Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak. Usai dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti seperti informasi yang didapati anggota.

“Dari hasil penggeledahan yang kami lakukan, dari tersangka ditemukan barang bukti yang di mana ini memperkuat bahwa tersangka merupakan seorang pengedar narkotika. Yang mana barang haram ini dia dapat dari daerah Pontianak yang mana masih kami dalami,” jelas Kasat Narkoba Polres Sintang, Iptu Amansyurdin.

Baca Juga :  Hari Ini Sidang Putusan Peladang Digelar

Barang bukti tersebut, diungkapkan dia, adalah sebuah tas berwarna coklat berisi 4 klip plastik transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 2 gram. Mereka juga mengungkap barang bukti lain seperti sebungkus klip plastik transparan kosong, sebuah potongan kaca, sebuah korek api gas, dan sebuah handphone.

Usai mendapatkan barang bukti dan melakukan penangkapan terhadap tersangka, HP (33) alias mono ini langsung mereka bawa ke Mapolres Sintang guna penyelidikan lebih lanjut. Belakangan diketahui mereka jika tersangka merupakan Residivis Narkoba yang baru bebas lebih kurang setahun yang lalu.

“Informasi yang kita dapat, tersangka ini adalah seorang residivis yang dulunya pengedar narkoba yang sudah divonis 5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Sanggau dan baru baru bebas setahun lalu,” ujar Amansyurdin.

Baca Juga :  Bantuan Mensos Mulai Didistribusikan ke Warga Terdampak Banjir di Sintang    

Tersangka sendiri akan dikenakan mereka dengan pasal 114 ayat (1) dan/atau pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Hal ini dipertegas oleh Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak bahwa tidak adanya toleransi bagi para pengedar narkoba dikarenakan bahaya yang ditimbulkan oleh barang haram tersebut dapat merusak generasi muda, khususnya di Kabupaten Sintang sendiri.

“Untuk kasus seperti ini kita tidak berikan toleransi apalagi dia ini tidak kapok-kapok. Sudahlah residivis di kasus yang sama masih saja mengulangi kembali  Jadi buat masyarakat di luar sana, apabila ada informasi terkait peredaran narkotika langsung saja sampaikan pada kami agar langsung ditindak supaya Kabupaten Sintang bebas dari adanya peredaran Narkoba,” pungkas Kapolres. (ris)

Most Read

Hari Penebusan Grizi-Txingurri

Pemkot Akui Telat Bayar

Sopir Bus Positif Narkoba

Artikel Terbaru

/