alexametrics
28 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Tes Antigen Gratis Pemudik

Sepauk – Sekretaris Satuan Tugas (Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang, Bernard Saragih menjelaskan bahwa masyarakat yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Sintang tetapi tidak membawa surat keterangan negatif hasil rapid tes antigen, akan dilakukan tes di posko penyekatan yang terletak di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk secara gratis. Hal itu diucapkannya saat meresmikan operasional posko, Kamis (6/5).

Begitu pun sebaliknya, saat pemudik bisa menunjukan surat negatif covid-19, maka akan dipersilakan lewat. Penyekatan ini akan berlangsung selama 12 hari mulai 6 Mei sampai 17 Mei. Posko Covid-19 Kabupaten Sintang di Desa Sepulut Kecamatan Sepauk ini beroperasi 24 jam.

“kita menyiapkan 4 tenda besar yang dipergunakan tempat istirahat petugas, pemeriksaan dan karantina. Satu tenda yang dibagian belakang, untuk karantina bagi masyarakat yang hasil tesnya positif. Setelah ada minimal 3 orang yang dinyatakan positif, baru kita bawa menggunakan ambulance ke RSUD AM Djoen Sintang untuk dilakukan tindakan medis,” ucapnya

Baca Juga :  Yosepha: Perayaan Natal dan Tahun Baru Terapkan Prokes

Ia pun meminta kepada seluruh petugas piket untuk melaksanakan tugas penyekatan dengan tegas namun humanis. “Terapkan juga protokol kesehatan pada masing-masing petugas dengan baik. Penyekatan jalur mudik hanya satu di Desa Sepulut ini. Bupati Sintang juga sudah memberikan perintah agar Posko Covid-19 di seluruh desa juga diaktifkan,” ucapnya.

“Tugas ini untuk hal yang baik dan menjaga masyarakat. Bukan membuat masyarakat susah. Semoga masyarakat memandang positif apa yang satgas lakukan. Kesehatan masyarakat menjadi hukum tertinggi dalam penyekatan ini,” imbuh.

Selain pemudik, supir truk ekspedisi juga wajib menunjukan surat bebas Covid-19 saat akan masuk ke Sintang. Bagi warga yang keluar masuk karena bekerja, bisa membawa surat dari Kepala Desa yang menunjukan bahwa yang bersangkutan memang bekerja dan setiap hari pulang pergi melewati posko ini.

Baca Juga :  Kaji Syarat Tes Antigen Saat Mudik

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sintang Harysinto Linoh menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan menyiapkan 3 ribu kit antigen untuk mendukung operasional Posko Covid-19 di Sepulut. “Di posko Covid Desa Sepulut ini, kita siapkan 3 ribu kit antigen. Yang tidak membawa surat keterangan negatif Covid-19, baik rapid antigen maupun PCR, semua yang lewat akan diperiksa. Kami juga menugaskan para tenaga kesehatan di posko ini 24 jam,” pungkasnya. (ris)

Sepauk – Sekretaris Satuan Tugas (Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang, Bernard Saragih menjelaskan bahwa masyarakat yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Sintang tetapi tidak membawa surat keterangan negatif hasil rapid tes antigen, akan dilakukan tes di posko penyekatan yang terletak di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk secara gratis. Hal itu diucapkannya saat meresmikan operasional posko, Kamis (6/5).

Begitu pun sebaliknya, saat pemudik bisa menunjukan surat negatif covid-19, maka akan dipersilakan lewat. Penyekatan ini akan berlangsung selama 12 hari mulai 6 Mei sampai 17 Mei. Posko Covid-19 Kabupaten Sintang di Desa Sepulut Kecamatan Sepauk ini beroperasi 24 jam.

“kita menyiapkan 4 tenda besar yang dipergunakan tempat istirahat petugas, pemeriksaan dan karantina. Satu tenda yang dibagian belakang, untuk karantina bagi masyarakat yang hasil tesnya positif. Setelah ada minimal 3 orang yang dinyatakan positif, baru kita bawa menggunakan ambulance ke RSUD AM Djoen Sintang untuk dilakukan tindakan medis,” ucapnya

Baca Juga :  Jaga Kebersihan Rumah Ibadah

Ia pun meminta kepada seluruh petugas piket untuk melaksanakan tugas penyekatan dengan tegas namun humanis. “Terapkan juga protokol kesehatan pada masing-masing petugas dengan baik. Penyekatan jalur mudik hanya satu di Desa Sepulut ini. Bupati Sintang juga sudah memberikan perintah agar Posko Covid-19 di seluruh desa juga diaktifkan,” ucapnya.

“Tugas ini untuk hal yang baik dan menjaga masyarakat. Bukan membuat masyarakat susah. Semoga masyarakat memandang positif apa yang satgas lakukan. Kesehatan masyarakat menjadi hukum tertinggi dalam penyekatan ini,” imbuh.

Selain pemudik, supir truk ekspedisi juga wajib menunjukan surat bebas Covid-19 saat akan masuk ke Sintang. Bagi warga yang keluar masuk karena bekerja, bisa membawa surat dari Kepala Desa yang menunjukan bahwa yang bersangkutan memang bekerja dan setiap hari pulang pergi melewati posko ini.

Baca Juga :  Kembali Terima Paket Bantuan Dari Presiden

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sintang Harysinto Linoh menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan menyiapkan 3 ribu kit antigen untuk mendukung operasional Posko Covid-19 di Sepulut. “Di posko Covid Desa Sepulut ini, kita siapkan 3 ribu kit antigen. Yang tidak membawa surat keterangan negatif Covid-19, baik rapid antigen maupun PCR, semua yang lewat akan diperiksa. Kami juga menugaskan para tenaga kesehatan di posko ini 24 jam,” pungkasnya. (ris)

Most Read

Motor Tabrak Stum di Jalan Sui Batang

Bicarakan Perbatasan

Usul Berdayakan Guru Honorer

Honda Vario Jadi Primadona di IIMS

Artikel Terbaru

/