alexametrics
30.6 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Peras Pengelola SPBU Rp10 Juta, Oknum Wartawan Abal-abal Ditangkap Polisi

SINTANG – Tiga oknum wartawan yang diamankan pihak kepolisian karena diduga melakukan tindakan pemerasan kepada pemilik SPBU di Jalan Lintas Melawi sudah ditetapkan sebagai tersangka pada Senin, (8/2).

Kebenaran soal penetapan ER, P, dan HM sebagai tersangka dikonfirmasi langsung oleh Kabag Humas Polres Sintang, Iptu Hariyanto. “Iya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Menurut keterangan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Sintang, peristiwa pemerasan itu berawal ketika ER, P, dan HM melihat adanya pelanggaran berupa konsumen yang melakukan pengisian BBM menggunakan jerigen di SPBU yang berada di Jalan Lintas Melawi. Lantas ketiganya mendatangi pemilik SPBU pada Jumat (5/2) sekitar jam 21.45 WIB dan mengancam akan memuat hal tersebut ke media jika pemilik SPBU tidak menyerahkan uang sebesar 10 juta rupiah.

Baca Juga :  Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka

Karena merasa takut nama baik SPBU miliknya tercemar, korban pun mengiyakan permintaan ketiga pelaku. Namun korban saat itu hanya sanggup memberikan uang sebesar 5 juta rupiah.

Namun pada Sabtu (6/2) sekitar jam 16.20 WIB korban disuruh oleh ketiga pelaku untuk menyerahkan kekurangan 5 juta rupiah tersebut dan berjanji bertemu di salah satu warung kopi di Jalan PKP Mujahidin, Sintang. Setelah menerima uang dari pelapor, saat itu juga terlapor diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Sintang.

Dari ketiga pelaku diamankan barang bukti 100 lembar uang pecahan 50 ribu rupiah dan 5 unit handphone. (ris)

SINTANG – Tiga oknum wartawan yang diamankan pihak kepolisian karena diduga melakukan tindakan pemerasan kepada pemilik SPBU di Jalan Lintas Melawi sudah ditetapkan sebagai tersangka pada Senin, (8/2).

Kebenaran soal penetapan ER, P, dan HM sebagai tersangka dikonfirmasi langsung oleh Kabag Humas Polres Sintang, Iptu Hariyanto. “Iya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Menurut keterangan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Sintang, peristiwa pemerasan itu berawal ketika ER, P, dan HM melihat adanya pelanggaran berupa konsumen yang melakukan pengisian BBM menggunakan jerigen di SPBU yang berada di Jalan Lintas Melawi. Lantas ketiganya mendatangi pemilik SPBU pada Jumat (5/2) sekitar jam 21.45 WIB dan mengancam akan memuat hal tersebut ke media jika pemilik SPBU tidak menyerahkan uang sebesar 10 juta rupiah.

Baca Juga :  38 Persen Warga Sintang Terdampak Banjir

Karena merasa takut nama baik SPBU miliknya tercemar, korban pun mengiyakan permintaan ketiga pelaku. Namun korban saat itu hanya sanggup memberikan uang sebesar 5 juta rupiah.

Namun pada Sabtu (6/2) sekitar jam 16.20 WIB korban disuruh oleh ketiga pelaku untuk menyerahkan kekurangan 5 juta rupiah tersebut dan berjanji bertemu di salah satu warung kopi di Jalan PKP Mujahidin, Sintang. Setelah menerima uang dari pelapor, saat itu juga terlapor diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Sintang.

Dari ketiga pelaku diamankan barang bukti 100 lembar uang pecahan 50 ribu rupiah dan 5 unit handphone. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/