alexametrics
27.8 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Perindah Tepian Kapuas, Sintang akan Bangun Waterfront

SINTANG – Agaknya, cita-cita Sintang menjadikan waterfront city perlahan akan segera terwujud. Rencananya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang akan mulai pembangunan di tahun ini. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kartiyus.

Dijelaskan Kartiyus, akan ada empat lokasi yang akan dibangun. Yaitu, sebut dia, Alun-Alun di depan Kantor Bupati Sintang, Dermaga Sungai Durian, area Taman Bunggur, dan Keraton Al-Mukarramah.

Pembangunan waterfront ini sendiri, menurut dia, dapat terwujud berkat suntikan dana dari Dirjen Cipta Karya sebesar Rp40 miliar. Rencana pengerjaan waterfront di empat lokasi tersebut diperkirakan dia akan memakan waktu 4 tahun.

“Untuk tahun ini akan dibangun di dua lokasi. Yaitu di depan Kantor Bupati dan di Dermaga Sungai Durian,” ujar Kartiyus, saat memaparkan persiapan pembangunan waterfront di Pendopo Bupati Sintang. Saat ini, tambah Kartiyus, rencana pembangunan waterfront di dua lokasi tersebut sudah akan memasuki tahap lelang.

Baca Juga :  Mempawah Banjir, PT Pelindo II/IPC Cabang Pontianak Salurkan Bantuan Bahan Pangan

Kartiyus menyadari proyek pembangunan waterfront ini akan berhadapan dengan warga pemilik lanting, ruko, dan pedagang kaki lima (PKL). Rencananya, diungkapkan dia, Pemkab akan merelokasi warga yang tinggal di lanting di pinggiran sungai. Kepada warga ini akan mereka berikan sosialisasi untuk direlokasi di tempat yang sudah ditentukan.

“Hal ini perlu kesadaran masyarakat Sintang. Terutama yang berada di sekitar lokasi pembangunan Waterfront. Terutama pemilik lanting dan PKL. Lanting akan kita bebaskan. Sedangkan PKL,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan, akan ada dua dampak pembangunan waterfront di sekitar bantaran sungai yang ada di Sintang. Yaitu, sebut dia, penataan daerah kumuh sekaligus menjadikan wilayah tersebut sebagai objek wisata di Sintang. (ris)

SINTANG – Agaknya, cita-cita Sintang menjadikan waterfront city perlahan akan segera terwujud. Rencananya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang akan mulai pembangunan di tahun ini. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kartiyus.

Dijelaskan Kartiyus, akan ada empat lokasi yang akan dibangun. Yaitu, sebut dia, Alun-Alun di depan Kantor Bupati Sintang, Dermaga Sungai Durian, area Taman Bunggur, dan Keraton Al-Mukarramah.

Pembangunan waterfront ini sendiri, menurut dia, dapat terwujud berkat suntikan dana dari Dirjen Cipta Karya sebesar Rp40 miliar. Rencana pengerjaan waterfront di empat lokasi tersebut diperkirakan dia akan memakan waktu 4 tahun.

“Untuk tahun ini akan dibangun di dua lokasi. Yaitu di depan Kantor Bupati dan di Dermaga Sungai Durian,” ujar Kartiyus, saat memaparkan persiapan pembangunan waterfront di Pendopo Bupati Sintang. Saat ini, tambah Kartiyus, rencana pembangunan waterfront di dua lokasi tersebut sudah akan memasuki tahap lelang.

Baca Juga :  Miris... Di Sambas Anak Dicabuli di Warung Kopi

Kartiyus menyadari proyek pembangunan waterfront ini akan berhadapan dengan warga pemilik lanting, ruko, dan pedagang kaki lima (PKL). Rencananya, diungkapkan dia, Pemkab akan merelokasi warga yang tinggal di lanting di pinggiran sungai. Kepada warga ini akan mereka berikan sosialisasi untuk direlokasi di tempat yang sudah ditentukan.

“Hal ini perlu kesadaran masyarakat Sintang. Terutama yang berada di sekitar lokasi pembangunan Waterfront. Terutama pemilik lanting dan PKL. Lanting akan kita bebaskan. Sedangkan PKL,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan, akan ada dua dampak pembangunan waterfront di sekitar bantaran sungai yang ada di Sintang. Yaitu, sebut dia, penataan daerah kumuh sekaligus menjadikan wilayah tersebut sebagai objek wisata di Sintang. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/