alexametrics
22.8 C
Pontianak
Saturday, August 13, 2022

Cerita Pasien Covid-19 Asal Sintang Dinyatakan Sembuh

Berjemur Setiap Pagi, Olahraga, dan Konsumsi Makanan Bergizi

“Masih ada pasien yang positif Covid-19 itu ya. Tetap harus yakin bisa sembuh, Insya Allah. Yakin saja. Jangan berkecil hati, kita pasti sembuh,” ujar Dwi Uci Aprianseno, pasien asal Desa Rarai, Kecamatan Sungai Tebelian yang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang sejak Senin (8/6).

FIRDAUS DARKATNI, Sintang

Nama lengkapnya Dwi Uci Aprianseno. Pemuda 23 tahun ini telah menjalani isolasi mandiri selama 44 hari. Dengan rincian 28 hari di tempat karantina, Gedung Serbaguna dan 16 hari di Rumah Sakit Rujukan Ade M Djoen Sintang. Dwi merupakan bagian dari kluster Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Ia berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) ketika hasil swab nyatakan ia positif Covid-19 bulan lalu.

Ditemani oleh sang Ayah, Dwi tampak dalam keadaan yang bugar saat diumumkan sembuh oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Senin (8/6). “Terima kasih kepada petugas medis dan tenaga kesehatan yang sudah mendampingi saya sampai saya dinyatakan sembuh,” ungkapnya saat keluar dari Kantor Dinas Kesehatan Sintang.

Selama menjalani karantina, Dwi bercerita, petugas medis selalu meminta dirinya dan beberapa pasien lain untuk selalu berjemur di setiap pagi. Tak hanya itu, ia juga diminta untuk rutin ikuti semua protokol yang ada. Dari olahraga, konsumsi makanan yang sehat dan hidup bersih.

Baca Juga :  Dua Keluarga Positif Covid-19, Sampel Acak Diberlakukan di Bandara

“Kami bahkan beli bola dan bermain bola bersama rekan lainnya,” ucap pemuda asal Desa Rarai, Kecamatan Tebelian ini.

Sampai ia dinyatakan sembuh, Dwi sudah menjalani empat kali tes swab. Dua kali nyatakan ia positif. Dan duanya lagi nyatakan negatif. Berangkat dari itu, ia meyakini semua pasien sejatinya dapat sembuh dan pulih seperti sedia kala.

“Untuk yang rapid testnya reaktif jangan berkecil hati, yakin kita bisa sembuh. Adapun pasien yang sudah positif, kita kasih semangat dan terus dukung untuk sembuh,” tegasnya.

Kini, Dwi pun bisa beraktivitas seperti biasa. Ia bertekad akan kembali seperti sedia kala dan membantu orang tua.

Sementara, sang Ayah, Suprianto yang terus mendampingi putranya, tak mampu bendung rasa bersyukur atas kesembuhan sang anak. Suprianto pun mengakui, tak mudah bagi dirinya bisa melalui ini semua.

“Cibiran sana sini pasti ada ya. Ada yang suka ada juga yang tidak. Yang pasti kami mengadu kepada Tuhan untuk bisa lalui ini,” paparnya.

Selama anaknya di karantina, ia selalu berkomunikasi dan memberi semangat. Bahkan, untuk makanan dan aktivitas selalu ia monitor. “Video call setiap hari, dukungan dan semangat selalu kita berikan juga,” imbuhnya.

Ia berpesan, kepada orang tua yang anak atau keluarganya menghadapi musibah yang sama dan terkonfirmasi positif Covid-19 untuk selalu mendukung dan berdoa. Sebab, menurutnya hal ini sangat penting bagi kesembuhan pasien. “Selalu bermunajat dan mendukung, itu yang penting,” katanya lagi.

Baca Juga :  Dua PDP Covid-19 Meninggal

Terakhir, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh saat umumkan Dwi dinyatakan sembuh dari Covid-19 juga memaparkan, sampai saat ini di Kabupaten Sintang sudah keluarkan kurang lebih 111 hasil swab pasien yang rapid testnya reaktif.

“Itu total dari awal sampai sekarang. Bahkan ada yang rapid testnya reaktif tapi hasil swabnya negatif. Namun saya tekankan kepada masyarakat untuk tetap ikuti protokol kesehatan yang ada,” ucapnya.

Dengan kesembuhan pasien ini, Sinto meyakini bahwa Covid-19 bisa sembuh. Asal menjalankan isolasi mandiri, perawatan yang intensif, pengobatan dari petugas medis, konsumsi vitamin, berolahraga dan jalani hidup sehat.

“Selamat untuk Dwi Uci dan terima kasih kepada orang tuanya juga yang sudah kooperatif selama ini. Selamat untuk Dwi yang kembali lagi ke masyarakat. Saya pesan jangan lagi ada stigma kepada mereka, mari dukung dan jalani hidup sehat,” pesan Sinto.

Dia juga berterima kasih kepada petugas kesehatan dan medis yang ada atas perjuangannya dalam melawan pandemi ini. “Semoga kita bisa lalui ini dengan baik dan cepat,” tutupnya.  (*)

Berjemur Setiap Pagi, Olahraga, dan Konsumsi Makanan Bergizi

“Masih ada pasien yang positif Covid-19 itu ya. Tetap harus yakin bisa sembuh, Insya Allah. Yakin saja. Jangan berkecil hati, kita pasti sembuh,” ujar Dwi Uci Aprianseno, pasien asal Desa Rarai, Kecamatan Sungai Tebelian yang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang sejak Senin (8/6).

FIRDAUS DARKATNI, Sintang

Nama lengkapnya Dwi Uci Aprianseno. Pemuda 23 tahun ini telah menjalani isolasi mandiri selama 44 hari. Dengan rincian 28 hari di tempat karantina, Gedung Serbaguna dan 16 hari di Rumah Sakit Rujukan Ade M Djoen Sintang. Dwi merupakan bagian dari kluster Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Ia berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) ketika hasil swab nyatakan ia positif Covid-19 bulan lalu.

Ditemani oleh sang Ayah, Dwi tampak dalam keadaan yang bugar saat diumumkan sembuh oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Senin (8/6). “Terima kasih kepada petugas medis dan tenaga kesehatan yang sudah mendampingi saya sampai saya dinyatakan sembuh,” ungkapnya saat keluar dari Kantor Dinas Kesehatan Sintang.

Selama menjalani karantina, Dwi bercerita, petugas medis selalu meminta dirinya dan beberapa pasien lain untuk selalu berjemur di setiap pagi. Tak hanya itu, ia juga diminta untuk rutin ikuti semua protokol yang ada. Dari olahraga, konsumsi makanan yang sehat dan hidup bersih.

Baca Juga :  Masuknya HP  Masih Diselidiki

“Kami bahkan beli bola dan bermain bola bersama rekan lainnya,” ucap pemuda asal Desa Rarai, Kecamatan Tebelian ini.

Sampai ia dinyatakan sembuh, Dwi sudah menjalani empat kali tes swab. Dua kali nyatakan ia positif. Dan duanya lagi nyatakan negatif. Berangkat dari itu, ia meyakini semua pasien sejatinya dapat sembuh dan pulih seperti sedia kala.

“Untuk yang rapid testnya reaktif jangan berkecil hati, yakin kita bisa sembuh. Adapun pasien yang sudah positif, kita kasih semangat dan terus dukung untuk sembuh,” tegasnya.

Kini, Dwi pun bisa beraktivitas seperti biasa. Ia bertekad akan kembali seperti sedia kala dan membantu orang tua.

Sementara, sang Ayah, Suprianto yang terus mendampingi putranya, tak mampu bendung rasa bersyukur atas kesembuhan sang anak. Suprianto pun mengakui, tak mudah bagi dirinya bisa melalui ini semua.

“Cibiran sana sini pasti ada ya. Ada yang suka ada juga yang tidak. Yang pasti kami mengadu kepada Tuhan untuk bisa lalui ini,” paparnya.

Selama anaknya di karantina, ia selalu berkomunikasi dan memberi semangat. Bahkan, untuk makanan dan aktivitas selalu ia monitor. “Video call setiap hari, dukungan dan semangat selalu kita berikan juga,” imbuhnya.

Ia berpesan, kepada orang tua yang anak atau keluarganya menghadapi musibah yang sama dan terkonfirmasi positif Covid-19 untuk selalu mendukung dan berdoa. Sebab, menurutnya hal ini sangat penting bagi kesembuhan pasien. “Selalu bermunajat dan mendukung, itu yang penting,” katanya lagi.

Baca Juga :  Lawan Narkoba dan Radikalisme

Terakhir, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh saat umumkan Dwi dinyatakan sembuh dari Covid-19 juga memaparkan, sampai saat ini di Kabupaten Sintang sudah keluarkan kurang lebih 111 hasil swab pasien yang rapid testnya reaktif.

“Itu total dari awal sampai sekarang. Bahkan ada yang rapid testnya reaktif tapi hasil swabnya negatif. Namun saya tekankan kepada masyarakat untuk tetap ikuti protokol kesehatan yang ada,” ucapnya.

Dengan kesembuhan pasien ini, Sinto meyakini bahwa Covid-19 bisa sembuh. Asal menjalankan isolasi mandiri, perawatan yang intensif, pengobatan dari petugas medis, konsumsi vitamin, berolahraga dan jalani hidup sehat.

“Selamat untuk Dwi Uci dan terima kasih kepada orang tuanya juga yang sudah kooperatif selama ini. Selamat untuk Dwi yang kembali lagi ke masyarakat. Saya pesan jangan lagi ada stigma kepada mereka, mari dukung dan jalani hidup sehat,” pesan Sinto.

Dia juga berterima kasih kepada petugas kesehatan dan medis yang ada atas perjuangannya dalam melawan pandemi ini. “Semoga kita bisa lalui ini dengan baik dan cepat,” tutupnya.  (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/