alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Harga Ayam Tembus Rp50 Ribu/Kg di Sintang

SINTANG-Harga daging ayam di pasar tradisional Sintang alami kenaikan. Di Pasar Tugu Bank Indonesia (BI) misalnya, harga daging ayam potong kini naik menjadi Rp49.000 per kilogram. Salah satu pedagang ayam, Arfandi menjelaskan, sejak menyambut lebaran beberapa pekan lalu dan pasca lebaran, harga daging ayam sudah mulai naik.

“Harga ayam kini sudah naik, mulai dari bulan Ramadan lalu sampai pasca lebaran,” ujarnya saat diwawancarai Pontianak Post, Senin (8/6).

Dia memaparkan, harga daging ayam sebelumnya hanya berkisar Rp36.000 per kilogram. Sejak pasca lebaran, harga ayam mulai naik dari Rp49.000 – Rp52.000 per kilogram.

“Rata-rata sekarang harga ayam sekarang naik Rp13.000-Rp15.000 per kilogram dari harga sebelumnya,” ucapnya.

Baca Juga :  Puskesmas Tanjung Puri Dipindahkan Sementara

Penyebabnya, lanjut Arfandi, dikarenakan minimnya stok ayam yang datang ke Sintang. Biasanya dirinya memesan 100 ekor untuk per hari. Kini, ia hanya mendapat 50 ekor per hari. “Harga mulai naik sejak stok ayam yang datang sedikit dari sebelumnya,” keluhnya.

Kendati harga naik, dia menjelaskan, daya minta beli masyarakat tak menurun. Malahan, biasanya daging ayam cepat terjual habis.

“Biasanya kita tutup sampai malam karena ayam masih ada, sekarang sore saja sudah habis,” tuturnya.

Terakhir, ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sintang bisa mengatasi permasalahan terkait minimnya stok ayam yang ada di pasar. “Semoga pemerintah bisa normalkan kembali harga ayam ini,” tandasnya. (fds)

Baca Juga :  Sosialisasi Pelarangan Atribut FPI

 

SINTANG-Harga daging ayam di pasar tradisional Sintang alami kenaikan. Di Pasar Tugu Bank Indonesia (BI) misalnya, harga daging ayam potong kini naik menjadi Rp49.000 per kilogram. Salah satu pedagang ayam, Arfandi menjelaskan, sejak menyambut lebaran beberapa pekan lalu dan pasca lebaran, harga daging ayam sudah mulai naik.

“Harga ayam kini sudah naik, mulai dari bulan Ramadan lalu sampai pasca lebaran,” ujarnya saat diwawancarai Pontianak Post, Senin (8/6).

Dia memaparkan, harga daging ayam sebelumnya hanya berkisar Rp36.000 per kilogram. Sejak pasca lebaran, harga ayam mulai naik dari Rp49.000 – Rp52.000 per kilogram.

“Rata-rata sekarang harga ayam sekarang naik Rp13.000-Rp15.000 per kilogram dari harga sebelumnya,” ucapnya.

Baca Juga :  Puskesmas Tanjung Puri Dipindahkan Sementara

Penyebabnya, lanjut Arfandi, dikarenakan minimnya stok ayam yang datang ke Sintang. Biasanya dirinya memesan 100 ekor untuk per hari. Kini, ia hanya mendapat 50 ekor per hari. “Harga mulai naik sejak stok ayam yang datang sedikit dari sebelumnya,” keluhnya.

Kendati harga naik, dia menjelaskan, daya minta beli masyarakat tak menurun. Malahan, biasanya daging ayam cepat terjual habis.

“Biasanya kita tutup sampai malam karena ayam masih ada, sekarang sore saja sudah habis,” tuturnya.

Terakhir, ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sintang bisa mengatasi permasalahan terkait minimnya stok ayam yang ada di pasar. “Semoga pemerintah bisa normalkan kembali harga ayam ini,” tandasnya. (fds)

Baca Juga :  Covid-19 Renggut 163 Warga Sintang

 

Most Read

Artikel Terbaru

/