alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Sehari, 3 Pengedar Sabu Ditangkap

SINTANG-Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika, dan Obat Terlarang (Satresnarkoba) Polres Sintang ringkus 3 orang yang diduga kuat merupakan pengedar narkotika jenis sabu yang melakukan aksinya di Sintang, Selasa (8/6).

Ketiga pelaku tersebut berinisial WK (35) merupakan warga Kelurahan Alai, sedangkan HM (22) dan DK (29) merupakan warga Kelurahan Tanjung Puri.

Kepala Satresnrkoba Polres Sintang Iptu Amansyurdin mengatakan, ketiga pelaku tersebut diamankan berdasarkan informasi dari hasil penyelidikan petugas. Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa ketiganya memiliki dan menyimpan narkotika golongan 1 ini.

Pelaku yang paling awal ditangkap adalah WK. Ia ditangkap saat berada di rumahnya. Kata Amansyurdin saat diamankan, tidak ada perlawanan dari WK. “WK yang diamankan saat sedang berada di rumahnya, tanpa penolakan setelah didatangi petugas kepolisian. Tersangka pun dengan patuh mengakui dan menunjukan barang bukti tersebut,” ujar Aman.

Dari kediaman WK di Kelurahan Alai, mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu. Disertai alat hisapnya.

Baca Juga :   ISKA Mesti jadi Agen Keberagaman

Tak berselang lama usai menangkap WK, petugas kepolisian kembali mengamankan HM dan DK (29) yang juga diduga kuat merupakan pengedar sabu. Kedua tersangka ini diamankan saat sedang berada di rumah.

“Kronologis penangkapan bermula dari petugas membawa Ketua RT setempat untuk mendatangi rumah HM dimana pada saat itu DK juga sedang berada di rumahnya. Dengan disaksikan langsung oleh ketua RT setempat, Petugas Satresnarkoba Polres Sintang melakukan penggeledahan langsung di rumah tersangka HM. Didapati barang bukti berupa klip plastik berisikan kristal putih yang diduga merupakan narkotika jenis sabu,” jelasnya.

Selain menangkap ketiga tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Yaitu 3 klip plastik berisikan narkotika berjenis sabu berikut dengan peralatan seperti alat hisap (bong), korek gas, sendok, dan jarum shabu serta beberapa perlengkapan lain.

Baca Juga :  Guru Dilatih Menulis Buku Sampai Terbit

Setelah dibawa ke Polres Sintang, ketiganya diperiksa lebih lanjut guna mencari informasi terkait indikasi adanya hubungan dengan pengedar lainnya.

Di tempat terpisah, mengingatkan generasi muda adalah kelompok yang paling rentan terjerumus narkoba, Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak mengingatkan para orang tua untuk selalu mengawasi setiap putra-putri nya pada kegiatan yang bersifat positif. Sehingga tidak tersandung dengan barang-barang tersebut.

“Generasi muda merupakan salah satu faktor yang paling rawan. Mengingat rasa ingin tahu yang sangat tinggi sering membawa pada dampak negatif. Sehingga perlu adanya pengawasan lebih dari orang tua,” ucapnya.

Dia juga meminta kepada masyarakat agar melaporkan kepada pihak kepolisian jika ada informasi peredaran narkoba di lingkungannya. “Karena memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Sintang bukan hanya tanggung jawab kepolisian, Tetapi kita bersama,” pungkasnya. (ris)

SINTANG-Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika, dan Obat Terlarang (Satresnarkoba) Polres Sintang ringkus 3 orang yang diduga kuat merupakan pengedar narkotika jenis sabu yang melakukan aksinya di Sintang, Selasa (8/6).

Ketiga pelaku tersebut berinisial WK (35) merupakan warga Kelurahan Alai, sedangkan HM (22) dan DK (29) merupakan warga Kelurahan Tanjung Puri.

Kepala Satresnrkoba Polres Sintang Iptu Amansyurdin mengatakan, ketiga pelaku tersebut diamankan berdasarkan informasi dari hasil penyelidikan petugas. Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa ketiganya memiliki dan menyimpan narkotika golongan 1 ini.

Pelaku yang paling awal ditangkap adalah WK. Ia ditangkap saat berada di rumahnya. Kata Amansyurdin saat diamankan, tidak ada perlawanan dari WK. “WK yang diamankan saat sedang berada di rumahnya, tanpa penolakan setelah didatangi petugas kepolisian. Tersangka pun dengan patuh mengakui dan menunjukan barang bukti tersebut,” ujar Aman.

Dari kediaman WK di Kelurahan Alai, mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu. Disertai alat hisapnya.

Baca Juga :   ISKA Mesti jadi Agen Keberagaman

Tak berselang lama usai menangkap WK, petugas kepolisian kembali mengamankan HM dan DK (29) yang juga diduga kuat merupakan pengedar sabu. Kedua tersangka ini diamankan saat sedang berada di rumah.

“Kronologis penangkapan bermula dari petugas membawa Ketua RT setempat untuk mendatangi rumah HM dimana pada saat itu DK juga sedang berada di rumahnya. Dengan disaksikan langsung oleh ketua RT setempat, Petugas Satresnarkoba Polres Sintang melakukan penggeledahan langsung di rumah tersangka HM. Didapati barang bukti berupa klip plastik berisikan kristal putih yang diduga merupakan narkotika jenis sabu,” jelasnya.

Selain menangkap ketiga tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Yaitu 3 klip plastik berisikan narkotika berjenis sabu berikut dengan peralatan seperti alat hisap (bong), korek gas, sendok, dan jarum shabu serta beberapa perlengkapan lain.

Baca Juga :  Terus Sinergi Evakuasi Korban Terdampak Banjir

Setelah dibawa ke Polres Sintang, ketiganya diperiksa lebih lanjut guna mencari informasi terkait indikasi adanya hubungan dengan pengedar lainnya.

Di tempat terpisah, mengingatkan generasi muda adalah kelompok yang paling rentan terjerumus narkoba, Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak mengingatkan para orang tua untuk selalu mengawasi setiap putra-putri nya pada kegiatan yang bersifat positif. Sehingga tidak tersandung dengan barang-barang tersebut.

“Generasi muda merupakan salah satu faktor yang paling rawan. Mengingat rasa ingin tahu yang sangat tinggi sering membawa pada dampak negatif. Sehingga perlu adanya pengawasan lebih dari orang tua,” ucapnya.

Dia juga meminta kepada masyarakat agar melaporkan kepada pihak kepolisian jika ada informasi peredaran narkoba di lingkungannya. “Karena memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Sintang bukan hanya tanggung jawab kepolisian, Tetapi kita bersama,” pungkasnya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/