alexametrics
33 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Poltekkes Kantongi Izin Kemendikbud

SINTANG – Setelah  lebih dari satu tahun pascamelangsungkan wisuda terakhir, nasib Akademi Keperawatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atau yang lebih dikenal sebagai Akper Sintang menampakkan titik terang. Poltekkes Kemenkes Pontianak selaku pengambil alih pengelolaan sudah mengantongi izin pembukaan program studi baru di luar kampus utama (PSDKU) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Sebelumnya, Akper Sintang didirikan pada tahun 2001 ini dikelola oleh Pemprov Kalbar. Namun menyesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang menyatakan bahwa pengelolaan perguruan tinggi merupakan wewenang Pemerintah Pusat, Akper Sintang pun menyesuaikan diri untuk berubah status pengelolaan dari Pemprov ke Pemerintah Pusat.

Pada 2017, Akper Sintang sudah berhenti menerima mahasiswa baru dan menyelesaikan pendidikan mahasiswa-mahasiswa sebelumnya hingga wisuda mahasiswa terakhirnya pada tahun 2019. Sejak berdiri, Akper Sintang telah melahirkan 1.452 alumni.

Baca Juga :  Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok

Sebenarnya tahun 2018, Akper Sintang sudah dialih kelola oleh Kemenkes melalui Poltekkes Kemenkes Pontianak. Akper Sintang pun menjadi kampus program studi Keperawatan milik Poltekkes Kemenkes Pontianak. Namun sejak perubahan status tersebut, belum ada kabar terkait kapan Poltekkes Kemenkes Pontianak kampus Sintang ini akan kembali beroperasi.

Setelah adanya izin mendirikan program studi di luar kampus utama  (PSDKU) oleh Kemendikbud yang keluar akhir tahun 2020, nampak sedikit titik terang. Izin itu hadir melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1174/M/2020.

Hal itu dikonfirmasi oleh Wakil Direktur Poltekkes Kemenkes Pontianak, Kelana Kusuma Dharma. Ia mengatakan saat ini Poltekkes Kemenkes Pontianak sedang mempersiapkan segala kelengkapan penunjang pembelajaran di kampus Sintang. Baik sarana dan prasarana seperti kelengkapan praktikum laboratorium, perpustakaan, sistem informasi akademik, kalender akademik, rencana pembelajaran, dan evaluasi. Serta SDM seperti dosen dan tenaga pengajar.

Baca Juga :  Lahan Konsensi Perusahaan Disegel

“Izinnya sementara hanya D3 Keperawatan. Untuk daya tampung belum kita bahas. Tapi paling bisa 1 kelas saja,” ujarnya.

Namun ia belum dapat memastikan kapan Poltekkes Kemenkes Pontianak kampus Sintang akan membuka pendaftaran mahasiswa baru. “Masih dalam pembahasan,” ujarnya.

Ia pun mengungkapkan harapannya pada kampus ini nantinya. “Semoga menjadi prodi yang unggul di wilayah Kalbar bagian timur. Akan kita kembangkan lebih baik lagi dari aspek unggulan kurikulum. SDM, dan sarana prasarana penunjang belajar,” pungkasnya. (ris)

SINTANG – Setelah  lebih dari satu tahun pascamelangsungkan wisuda terakhir, nasib Akademi Keperawatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atau yang lebih dikenal sebagai Akper Sintang menampakkan titik terang. Poltekkes Kemenkes Pontianak selaku pengambil alih pengelolaan sudah mengantongi izin pembukaan program studi baru di luar kampus utama (PSDKU) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Sebelumnya, Akper Sintang didirikan pada tahun 2001 ini dikelola oleh Pemprov Kalbar. Namun menyesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang menyatakan bahwa pengelolaan perguruan tinggi merupakan wewenang Pemerintah Pusat, Akper Sintang pun menyesuaikan diri untuk berubah status pengelolaan dari Pemprov ke Pemerintah Pusat.

Pada 2017, Akper Sintang sudah berhenti menerima mahasiswa baru dan menyelesaikan pendidikan mahasiswa-mahasiswa sebelumnya hingga wisuda mahasiswa terakhirnya pada tahun 2019. Sejak berdiri, Akper Sintang telah melahirkan 1.452 alumni.

Baca Juga :  BPBD Paparkan Data Selama Musibah Banjir

Sebenarnya tahun 2018, Akper Sintang sudah dialih kelola oleh Kemenkes melalui Poltekkes Kemenkes Pontianak. Akper Sintang pun menjadi kampus program studi Keperawatan milik Poltekkes Kemenkes Pontianak. Namun sejak perubahan status tersebut, belum ada kabar terkait kapan Poltekkes Kemenkes Pontianak kampus Sintang ini akan kembali beroperasi.

Setelah adanya izin mendirikan program studi di luar kampus utama  (PSDKU) oleh Kemendikbud yang keluar akhir tahun 2020, nampak sedikit titik terang. Izin itu hadir melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1174/M/2020.

Hal itu dikonfirmasi oleh Wakil Direktur Poltekkes Kemenkes Pontianak, Kelana Kusuma Dharma. Ia mengatakan saat ini Poltekkes Kemenkes Pontianak sedang mempersiapkan segala kelengkapan penunjang pembelajaran di kampus Sintang. Baik sarana dan prasarana seperti kelengkapan praktikum laboratorium, perpustakaan, sistem informasi akademik, kalender akademik, rencana pembelajaran, dan evaluasi. Serta SDM seperti dosen dan tenaga pengajar.

Baca Juga :  Jaring Atlet Muda Tiap Daerah

“Izinnya sementara hanya D3 Keperawatan. Untuk daya tampung belum kita bahas. Tapi paling bisa 1 kelas saja,” ujarnya.

Namun ia belum dapat memastikan kapan Poltekkes Kemenkes Pontianak kampus Sintang akan membuka pendaftaran mahasiswa baru. “Masih dalam pembahasan,” ujarnya.

Ia pun mengungkapkan harapannya pada kampus ini nantinya. “Semoga menjadi prodi yang unggul di wilayah Kalbar bagian timur. Akan kita kembangkan lebih baik lagi dari aspek unggulan kurikulum. SDM, dan sarana prasarana penunjang belajar,” pungkasnya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/