alexametrics
33 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Perjuangkan Pembangunan 213 BTS

SINTANG-Bupati Sintang, Jarot Winarno bertemu langsung dengan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Johnny G. Plate di Jakarta. Guna memperjuangkan tambahan pembangunan 213 Base Transceiver Station (BTS) di Kabupaten Sintang, Jumat (9/4).

Pembangunan BTS dirasa penting, mengingat perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut adanya infrastruktur telekomunikasi yang baik yang dapat menghubungkan interaksi antar wilayah. Permohonan tambahan pembangunan BTS yang diajukan Jarot kepada Menkominfo tersebut dikhususkan untuk 2 kecamatan yang belum mendapat alokasi pembangunan BTS. Yaitu Kecamatan Sintang dan Kecamatan Binjai Hulu.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran 164 tower yang dibangun secara multiyears. Mulai dari tahu lalu, tahun ini, hingga tahun depan. Terasa betul kehadiran negara di tempat kita. Kita tentu minta tambah untuk percepatan di desa-desa lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Upaya Percepat Pembangunan Berkeadilan 

Menyampaikan pesan Menkominfo, Jarot mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang juga bertanggung jawab atas pengadaan tanah, penentuan lokasi, dan rencana tata ruang desa. “Jangan sampai itu (BTS) ditaruh di tempat yang tidak pas posisinya, lalu tidak menjangkau banyak (masyarakat),” ujarnya.

Menkominfo juga berpesan, usai  dibangunnya BTS masyarakat harus bisa memanfaatkannya sebaik mungkin untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Jarot pun optimis hal itu dapat diwujudkan.

“Kita juga melaporkan beberapa komoditas seperti anyaman, tengkawang, kakao, dan ikan gabus sudah menggandeng mitra dari Jakarta untuk hilirisasi dan pemasaran dari produk-produk kita,” pungkasnya. (ris)

SINTANG-Bupati Sintang, Jarot Winarno bertemu langsung dengan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Johnny G. Plate di Jakarta. Guna memperjuangkan tambahan pembangunan 213 Base Transceiver Station (BTS) di Kabupaten Sintang, Jumat (9/4).

Pembangunan BTS dirasa penting, mengingat perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut adanya infrastruktur telekomunikasi yang baik yang dapat menghubungkan interaksi antar wilayah. Permohonan tambahan pembangunan BTS yang diajukan Jarot kepada Menkominfo tersebut dikhususkan untuk 2 kecamatan yang belum mendapat alokasi pembangunan BTS. Yaitu Kecamatan Sintang dan Kecamatan Binjai Hulu.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran 164 tower yang dibangun secara multiyears. Mulai dari tahu lalu, tahun ini, hingga tahun depan. Terasa betul kehadiran negara di tempat kita. Kita tentu minta tambah untuk percepatan di desa-desa lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Upaya Percepat Pembangunan Berkeadilan 

Menyampaikan pesan Menkominfo, Jarot mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang juga bertanggung jawab atas pengadaan tanah, penentuan lokasi, dan rencana tata ruang desa. “Jangan sampai itu (BTS) ditaruh di tempat yang tidak pas posisinya, lalu tidak menjangkau banyak (masyarakat),” ujarnya.

Menkominfo juga berpesan, usai  dibangunnya BTS masyarakat harus bisa memanfaatkannya sebaik mungkin untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Jarot pun optimis hal itu dapat diwujudkan.

“Kita juga melaporkan beberapa komoditas seperti anyaman, tengkawang, kakao, dan ikan gabus sudah menggandeng mitra dari Jakarta untuk hilirisasi dan pemasaran dari produk-produk kita,” pungkasnya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/