alexametrics
27.8 C
Pontianak
Wednesday, May 25, 2022

Puskesmas Tanjung Puri Dipindahkan Sementara

SINTANG- Pelayanan di Puskesmas Tanjung Puri yang berada di Jalan Diponegoro, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang dihentikan selama 5 hari, mulai Senin (12/7) hingga Jumat (16/7).

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh bahwa penghentian pelayanan di Puskesmas Tanjung Puri dilakukan untuk mempersiapkan pemindahan pelayanan ke bekas gedung RSUD Ade M. Djoen yang lama, yang berada di Jalan Pangeran Kuning, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang.

Adapun gedung lama Puskesmas Tanjung Puri akan dibongkar dan dilakukan pembangunan kembali. Oleh karenanya selama pembongkaran dan pembangunan, pelayanan Puskesmas Tanjung Puri akan dipindahkan ke gedung RSUD Ade M. Djoen yang lama. “Bangunan Puskesmas Tanjung Puri Kecamatan Sintang ini akan dibongkar dan dibangun kembali,” terang Sinto.

Baca Juga :  Sekda Tinjau Bekas Kebakaran di Tugu BI

Sinto pun menjelaskan bahwa alasan Puskesmas Tanjung Puri akan dibangun ulang. Hal ini karena Puskesmas Tanjung Puri menjadi satu-satunya Puskesmas yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Sintang yang menyandang jenis Puskesmas Non Rawat Inap. “Kabupaten Sintang ini memiliki 20 Puskesmas yang tersebar di 14 Kecamatan. Puskesmas  ini menjadi satu-satunya Puskesmas yang belum melayani rawat inap. 19 Puskesmas yang lainnya sudah melayani rawat inap,” terangnya.

Selama 1 tahun, seluruh pelayanan UPTD Puskesmas Tanjung Puri akan dilaksanakan di RSUD lama. Sinto pun berharap agar bangunan baru Puskesmas Tanjung Puri nantinya bisa selesai dalam satu tahun. “Sehingga kemudian pelayanan Puskesmas Tanjung Puri bisa pindah lagi ke gedung yang baru,” ujarnya.

Baca Juga :  Sakit Hati Dikatakan Miskin; Satu Keluarga Dibunuh

Adapun pelayanan di Puskesmas Tanjung Puri akan dibuka kembali pada Senin (20/7). Serta pelayanan akan dilakukan dari gedung lama RSUD Ade M. Djoen. (ris)

SINTANG- Pelayanan di Puskesmas Tanjung Puri yang berada di Jalan Diponegoro, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang dihentikan selama 5 hari, mulai Senin (12/7) hingga Jumat (16/7).

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh bahwa penghentian pelayanan di Puskesmas Tanjung Puri dilakukan untuk mempersiapkan pemindahan pelayanan ke bekas gedung RSUD Ade M. Djoen yang lama, yang berada di Jalan Pangeran Kuning, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang.

Adapun gedung lama Puskesmas Tanjung Puri akan dibongkar dan dilakukan pembangunan kembali. Oleh karenanya selama pembongkaran dan pembangunan, pelayanan Puskesmas Tanjung Puri akan dipindahkan ke gedung RSUD Ade M. Djoen yang lama. “Bangunan Puskesmas Tanjung Puri Kecamatan Sintang ini akan dibongkar dan dibangun kembali,” terang Sinto.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Sayan Hambat Aktivitas Ekonomi

Sinto pun menjelaskan bahwa alasan Puskesmas Tanjung Puri akan dibangun ulang. Hal ini karena Puskesmas Tanjung Puri menjadi satu-satunya Puskesmas yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Sintang yang menyandang jenis Puskesmas Non Rawat Inap. “Kabupaten Sintang ini memiliki 20 Puskesmas yang tersebar di 14 Kecamatan. Puskesmas  ini menjadi satu-satunya Puskesmas yang belum melayani rawat inap. 19 Puskesmas yang lainnya sudah melayani rawat inap,” terangnya.

Selama 1 tahun, seluruh pelayanan UPTD Puskesmas Tanjung Puri akan dilaksanakan di RSUD lama. Sinto pun berharap agar bangunan baru Puskesmas Tanjung Puri nantinya bisa selesai dalam satu tahun. “Sehingga kemudian pelayanan Puskesmas Tanjung Puri bisa pindah lagi ke gedung yang baru,” ujarnya.

Baca Juga :  Himpun Masukan Hadapi Potensi Karhutla di Bumi Senentang

Adapun pelayanan di Puskesmas Tanjung Puri akan dibuka kembali pada Senin (20/7). Serta pelayanan akan dilakukan dari gedung lama RSUD Ade M. Djoen. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/