alexametrics
26.7 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Konfirmasi Covid-19 Terus Bertambah

SINTANG-Data terbaru yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Sintang pada Sabtu, (10/10) menunjukkan 3 tambahan kasus konfirmasi baru Covid-19. Sehingga konfirmasi di Sintang berjumlah 135 kasus.

Sedangkan pada Jumat (9/10), terjadi penambahan sebanyak 6 kasus konfirmasi. Humas Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Iwan Purwanto mengatakan, pasien konfirmasi Covid-19 yang belum sembuh saat ini masih dirawat di RSUD Ade Mohammad Djoen. “Yang masih di rawat di isolasi mandiri RSUD ada 39 orang,” katanya.

Dari 135 kasus tersebut, 96 di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Sejauh ini, satuan tugas Covid-19 Kabupaten Sintang sudah melakukan uji kepada 4.379 spesimen.

Iwan berharap masyarakat Sintang tetap patuh pada protokol kesehatan. Di dalam setiap aktivitas di masa pandemi ini, ingat 4M. Memakai masker,  mencuci tangan, menjaga jarak dan menjaga kondisi tubuh dgn berolahraga dan mengkonsumsi makanan dan minuman sehat

Baca Juga :  Wagub Kalbar Pinta Pemkab Pacu Vaksinasi

Seperti yang disampaikan oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sintang, Florentinus Anum, olahraga sangat penting untuk menjaga imun dalam tubuh. “Jika imun terjaga, kemungkinan untuk terjangkit Covid-19 sangat kecil,” katanya.

Anum mengatakan akan terus mengupayakan rapid tes dan swab secara masif di Sintang. Menganggapi kasus konfirmasi yang terus  bertambah di Kabupaten Sintang, ia mengatakan kalau itu adalah tanda pemerintah daerah berhasil mendeteksi klaster-klaster Covid-19. “Saya merasa tidak apa apa kalau kasus positif Covid-19 menjadi banyak. Karena berarti kita mampu mendeteksi,” katanya.

Covid-199 ini, tambah Anum, bukan hanya masalah medis. Tapi sudah menjadi masalah sosial dan masalah disiplin diri. “Dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, yang harus digencarkan adalah hulunya.” ujarnya.

Baca Juga :  Disdikbud Sintang Usahakan Bantuan Untuk SDN 34 Matai

Oleh karenanya, ia mengajak pejabat pemerintah di lingkungan kecamatan untuk secara aktif membantu menangani Covid-19. “Camat selalu koordinasi dengan puskesmas setempat dalam hal penanganan covid-19. Data menunjukkan bahwa kasus penyebaran virus corona di Sintang ini berasal dari luar Kabupaten Sintang. Jangan sampai terjadi transmisi lokal. Saya sudah larang ASN, pejabat dan saya sendiri untuk melakukan perjalanan dinas keluar daerah. Kecuali dipanggil gubernur atau presiden. Saya tidak mau tugas ke luar, pulang bawa virus ke Sintang dan ke rumah,” pungkasnya. (ris)

 

 

SINTANG-Data terbaru yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Sintang pada Sabtu, (10/10) menunjukkan 3 tambahan kasus konfirmasi baru Covid-19. Sehingga konfirmasi di Sintang berjumlah 135 kasus.

Sedangkan pada Jumat (9/10), terjadi penambahan sebanyak 6 kasus konfirmasi. Humas Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Iwan Purwanto mengatakan, pasien konfirmasi Covid-19 yang belum sembuh saat ini masih dirawat di RSUD Ade Mohammad Djoen. “Yang masih di rawat di isolasi mandiri RSUD ada 39 orang,” katanya.

Dari 135 kasus tersebut, 96 di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Sejauh ini, satuan tugas Covid-19 Kabupaten Sintang sudah melakukan uji kepada 4.379 spesimen.

Iwan berharap masyarakat Sintang tetap patuh pada protokol kesehatan. Di dalam setiap aktivitas di masa pandemi ini, ingat 4M. Memakai masker,  mencuci tangan, menjaga jarak dan menjaga kondisi tubuh dgn berolahraga dan mengkonsumsi makanan dan minuman sehat

Baca Juga :  Wagub Kalbar Pinta Pemkab Pacu Vaksinasi

Seperti yang disampaikan oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sintang, Florentinus Anum, olahraga sangat penting untuk menjaga imun dalam tubuh. “Jika imun terjaga, kemungkinan untuk terjangkit Covid-19 sangat kecil,” katanya.

Anum mengatakan akan terus mengupayakan rapid tes dan swab secara masif di Sintang. Menganggapi kasus konfirmasi yang terus  bertambah di Kabupaten Sintang, ia mengatakan kalau itu adalah tanda pemerintah daerah berhasil mendeteksi klaster-klaster Covid-19. “Saya merasa tidak apa apa kalau kasus positif Covid-19 menjadi banyak. Karena berarti kita mampu mendeteksi,” katanya.

Covid-199 ini, tambah Anum, bukan hanya masalah medis. Tapi sudah menjadi masalah sosial dan masalah disiplin diri. “Dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, yang harus digencarkan adalah hulunya.” ujarnya.

Baca Juga :  Warung Kopi Mulai Menjamur di Sintang

Oleh karenanya, ia mengajak pejabat pemerintah di lingkungan kecamatan untuk secara aktif membantu menangani Covid-19. “Camat selalu koordinasi dengan puskesmas setempat dalam hal penanganan covid-19. Data menunjukkan bahwa kasus penyebaran virus corona di Sintang ini berasal dari luar Kabupaten Sintang. Jangan sampai terjadi transmisi lokal. Saya sudah larang ASN, pejabat dan saya sendiri untuk melakukan perjalanan dinas keluar daerah. Kecuali dipanggil gubernur atau presiden. Saya tidak mau tugas ke luar, pulang bawa virus ke Sintang dan ke rumah,” pungkasnya. (ris)

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/