alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

CSR Awards, Cara Pemkab Sintang Himpun Dana

SINTANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang mulai melakukan sosialisasi terkait penganugerahan Corporate Social Responsibility (CSR) atau Pertanggungjawaban Sosial Perusahaan (TSP) Award tahun 2021 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang Tahun 2022 di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Sintang, Jumat (12/3).

Wakil Bupati (Wabup) Sintang sekaligus Tim Pembina Pembangunan Perkebunan Kabupaten (TP3K) Sintang, Sudiyanto mengatakan, Kabupaten Sintang terus berusaha membangun melalui berbagai kebijakan, mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sintang. Salah satunya, sebut dia, melalui Peraturan Bupati Sintang Nomor 54 Tahun 2016 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.

“Adanya Peraturan Bupati Sintang ini, agar terjadi sinergisitas antara Pemkab Sintang dengan perusahaan dalam membangun Kabupaten Sintang,” ujarnya. Agar terjalin sinergitas tersebut, ia pun menyampaikan Rencana Kerja (Renja) Pemkab Sintang tahun 2022, agar pihak perusahaan yang akan memberikan CSR bisa melakukan penyesuaian.

“Kami berharap, antara kegiatan pembangunan yang akan Pemkab Sintang kerjakan, sejalan dengan CSR perusahaan swasta. Perusahaan juga mengetahui tantangan dan peluang dalam pembangunan Kabupaten Sintang. Sehingga dalam penyaluran program dan kegiatan CSR, setiap perusahaan sudah memiliki gambaran akan melakukan apa ke depannya,” ucap Sudiyanto.

Ia pun mengungkapkan, pandemi Covid-19 yang menyebabkan pembatasan aktivitas masyarakat yang berimbas pada aktivitas bisnis dan perekonomian, serta perubahan signifikan pada kebijakan pembiayaan pembangunan, baik pada tingkat nasional sampai kabupaten.

“Dana alokasi umum (DAU) dari Pemerintah Pusat sangat terbatas untuk dapat mengakomodir seluruh kegiatan pembangunan yang diusulkan oleh masyarakat melalui musrenbang. Selain itu, disaat pandemi Covid-19 ini, banyak pembiayaan difokuskan untuk menanggulangi penyebaran Covid-19. Merujuk pada kondisi ini, keberadaan dan kontribusi perusahaan yang ada di Kabupaten Sintang, melalui CSR, akan sangat membantu masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan. Mengatasi persoalan yang ada di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dewan Prihatin IPM Kalbar Masih Belum Ada Perbaikan

Mewakili Pemkab Sintang, Sudiyanto pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh perusahaan dan badan usaha yang telah berkontribusi membantu masyarakat dan Pemkab Sintang dalam pembangunan melalui program CSR. Ia berharap, seluruh perusahaan dapat secara rutin menyampaikan laporan pelaksanaan CSR kepada Pemkab Sintang melalui Bappeda Kabupaten Sintang. Sehingga Pemkab Sintang akan mempunyai data base kegiatan CSR yang telah pihak perusahaan lakukan, sehingga akan meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sintang.

“Saya memahami kondisi perusahaan juga sedang sulit, maka kita tidak akan mempersulit pihak perusahaan. Tetapi mohonlah agar terjadi komunikasi yang baik. Saya berharap dukungan dari masyarakat termasuk perusahaan untuk membangun Kabupaten Sintang ini,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kartiyus mengatakan, peran CSR perusahaan dapat membantu pembangunan kesehatan, pendidikan, dan pendapatan masyarakat. Pembangunan yang dibantu oleh CSR diharapkan dia, juga akan membantu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Sintang.

Ia pun memaparkan isu strategis pembangunan di Kabupaten Sintang. Dimisalkan dia, seperti tingginya pengaruh sektor pertanian terhadap produk domestik regional bruto yang dicerminkan dari banyaknya masyarakat yang bekerja di sektor pertanian. Namun, nilai tukar petani, diakui dia, ternyata masih rendah.

“Isu lainnya adalah masih tingginya pengeluaran rumah tangga untuk makanan dibanding non makanan yang mencerminkan masih rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sintang,” katanya.

Kartiyus menambahkan, investasi sektor sekunder juga belum berkembang di Sintang. Ia menilai ini menjadi alternatif investasi di Sintang. Koperasi menurutnya juga masih banyak yang tidak aktif. Di sisi lain, dia menambahkan mengenai masih rendahnya akses koperasi dan UMKM kepada modal.

Baca Juga :  Gubernur dan Irwasum Polri Luncurkan Aplikasi E-Asap Khatulistiwa, Mudahkan Masyarakat Laporkan Pungli

“Penyediaan lapangan pekerjaan dan kemudahan dalam berinvestasi sangat dibutuhkan untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran yang simultan di Kabupaten Sintang. Selain itu, pemerataan pembangunan infrastruktur dan industri padat karya serta kemudahan memperoleh modal kerja merupakan solusi alternatif  untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran,” terang Kartiyus.

Ia menambahkan, ada lima prioritas pembangunan di Kabupaten Sintang tahun anggaran 2022 mendatang. Di antaranya diungkapkan dia, seperti peningkatan pelayanan kesehatan, peningkatan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia, pemulihan ekonomi dan Sintang berkelanjutan.

CSR Award di Kabupaten Sintang sudah memasuki tahun ketiga dilaksanakan. Tahun 2019, CSR Award diikuti oleh 27 perusahaan yang melaporkan kegiatan CSR-nya kepada Pemkab Sintang dengan total nilai dana CSR mencapai Rp7,7 miliar. Namun tahun 2020 mengalami peningkatan, di mana ada 36 perusahaan, empat bank, dan 1 Credit Union yang melaporkan kegiatan CSR mereka kepada Pemkab Sintang dengan total dana CSR mencapai Rp18,3 miliar.

Nah, tahun 2021 ini, CSR Award akan kita laksanakan pada awal Desember 2021. Maka kami minta seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Sintang untuk menyampaikan laporan kegiatan CSR-nya paling lambat minggu keempat bulan Oktober 2021. Sehingga Pemkab Sintang punya waktu untuk cek ke lapangan soal kebenaran kegiatan CSR yang sudah dilaporkan,” terang Kartiyus.

Ada 10 kategori yang akan diberikan mereka penghargaan. Yaitu kategori infrastruktur, pendidikan, kesehatan, keagamaan, sosial budaya, olahraga, ekonomi kerakyatan, lingkungan, penanganan Covid-19, dan penurunan prevalensi stunting. Penilaian mereka berdasarkan besaran dana yang disalurkan, laporan tahun sebelumnya, laporan CSR tahun berjalan, serta rencana kegiatan CSR tahun berikutnya. (ris)

SINTANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang mulai melakukan sosialisasi terkait penganugerahan Corporate Social Responsibility (CSR) atau Pertanggungjawaban Sosial Perusahaan (TSP) Award tahun 2021 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang Tahun 2022 di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Sintang, Jumat (12/3).

Wakil Bupati (Wabup) Sintang sekaligus Tim Pembina Pembangunan Perkebunan Kabupaten (TP3K) Sintang, Sudiyanto mengatakan, Kabupaten Sintang terus berusaha membangun melalui berbagai kebijakan, mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sintang. Salah satunya, sebut dia, melalui Peraturan Bupati Sintang Nomor 54 Tahun 2016 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.

“Adanya Peraturan Bupati Sintang ini, agar terjadi sinergisitas antara Pemkab Sintang dengan perusahaan dalam membangun Kabupaten Sintang,” ujarnya. Agar terjalin sinergitas tersebut, ia pun menyampaikan Rencana Kerja (Renja) Pemkab Sintang tahun 2022, agar pihak perusahaan yang akan memberikan CSR bisa melakukan penyesuaian.

“Kami berharap, antara kegiatan pembangunan yang akan Pemkab Sintang kerjakan, sejalan dengan CSR perusahaan swasta. Perusahaan juga mengetahui tantangan dan peluang dalam pembangunan Kabupaten Sintang. Sehingga dalam penyaluran program dan kegiatan CSR, setiap perusahaan sudah memiliki gambaran akan melakukan apa ke depannya,” ucap Sudiyanto.

Ia pun mengungkapkan, pandemi Covid-19 yang menyebabkan pembatasan aktivitas masyarakat yang berimbas pada aktivitas bisnis dan perekonomian, serta perubahan signifikan pada kebijakan pembiayaan pembangunan, baik pada tingkat nasional sampai kabupaten.

“Dana alokasi umum (DAU) dari Pemerintah Pusat sangat terbatas untuk dapat mengakomodir seluruh kegiatan pembangunan yang diusulkan oleh masyarakat melalui musrenbang. Selain itu, disaat pandemi Covid-19 ini, banyak pembiayaan difokuskan untuk menanggulangi penyebaran Covid-19. Merujuk pada kondisi ini, keberadaan dan kontribusi perusahaan yang ada di Kabupaten Sintang, melalui CSR, akan sangat membantu masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan. Mengatasi persoalan yang ada di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dewan Fasilitasi Pertemuan BKD Kalbar dengan Tenaga Honorer dan Kontrak

Mewakili Pemkab Sintang, Sudiyanto pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh perusahaan dan badan usaha yang telah berkontribusi membantu masyarakat dan Pemkab Sintang dalam pembangunan melalui program CSR. Ia berharap, seluruh perusahaan dapat secara rutin menyampaikan laporan pelaksanaan CSR kepada Pemkab Sintang melalui Bappeda Kabupaten Sintang. Sehingga Pemkab Sintang akan mempunyai data base kegiatan CSR yang telah pihak perusahaan lakukan, sehingga akan meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sintang.

“Saya memahami kondisi perusahaan juga sedang sulit, maka kita tidak akan mempersulit pihak perusahaan. Tetapi mohonlah agar terjadi komunikasi yang baik. Saya berharap dukungan dari masyarakat termasuk perusahaan untuk membangun Kabupaten Sintang ini,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kartiyus mengatakan, peran CSR perusahaan dapat membantu pembangunan kesehatan, pendidikan, dan pendapatan masyarakat. Pembangunan yang dibantu oleh CSR diharapkan dia, juga akan membantu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Sintang.

Ia pun memaparkan isu strategis pembangunan di Kabupaten Sintang. Dimisalkan dia, seperti tingginya pengaruh sektor pertanian terhadap produk domestik regional bruto yang dicerminkan dari banyaknya masyarakat yang bekerja di sektor pertanian. Namun, nilai tukar petani, diakui dia, ternyata masih rendah.

“Isu lainnya adalah masih tingginya pengeluaran rumah tangga untuk makanan dibanding non makanan yang mencerminkan masih rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sintang,” katanya.

Kartiyus menambahkan, investasi sektor sekunder juga belum berkembang di Sintang. Ia menilai ini menjadi alternatif investasi di Sintang. Koperasi menurutnya juga masih banyak yang tidak aktif. Di sisi lain, dia menambahkan mengenai masih rendahnya akses koperasi dan UMKM kepada modal.

Baca Juga :  Serapan Pendataan Keluarga Masih Rendah

“Penyediaan lapangan pekerjaan dan kemudahan dalam berinvestasi sangat dibutuhkan untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran yang simultan di Kabupaten Sintang. Selain itu, pemerataan pembangunan infrastruktur dan industri padat karya serta kemudahan memperoleh modal kerja merupakan solusi alternatif  untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran,” terang Kartiyus.

Ia menambahkan, ada lima prioritas pembangunan di Kabupaten Sintang tahun anggaran 2022 mendatang. Di antaranya diungkapkan dia, seperti peningkatan pelayanan kesehatan, peningkatan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia, pemulihan ekonomi dan Sintang berkelanjutan.

CSR Award di Kabupaten Sintang sudah memasuki tahun ketiga dilaksanakan. Tahun 2019, CSR Award diikuti oleh 27 perusahaan yang melaporkan kegiatan CSR-nya kepada Pemkab Sintang dengan total nilai dana CSR mencapai Rp7,7 miliar. Namun tahun 2020 mengalami peningkatan, di mana ada 36 perusahaan, empat bank, dan 1 Credit Union yang melaporkan kegiatan CSR mereka kepada Pemkab Sintang dengan total dana CSR mencapai Rp18,3 miliar.

Nah, tahun 2021 ini, CSR Award akan kita laksanakan pada awal Desember 2021. Maka kami minta seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Sintang untuk menyampaikan laporan kegiatan CSR-nya paling lambat minggu keempat bulan Oktober 2021. Sehingga Pemkab Sintang punya waktu untuk cek ke lapangan soal kebenaran kegiatan CSR yang sudah dilaporkan,” terang Kartiyus.

Ada 10 kategori yang akan diberikan mereka penghargaan. Yaitu kategori infrastruktur, pendidikan, kesehatan, keagamaan, sosial budaya, olahraga, ekonomi kerakyatan, lingkungan, penanganan Covid-19, dan penurunan prevalensi stunting. Penilaian mereka berdasarkan besaran dana yang disalurkan, laporan tahun sebelumnya, laporan CSR tahun berjalan, serta rencana kegiatan CSR tahun berikutnya. (ris)

Most Read

Menanti Kuasa Tuhan

Korban Banjir Capai Ribuan Jiwa

Fisioterapis, Profesi Medis Masa Depan

Artikel Terbaru

/