alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

Tumbuhkan Kesadaran, Lestarikan Air

SINTANG-Bumi Senentang dianugerahi sumber air tawar yang berlimpah. Namun dibutuhkan kesadaran seluruh pihak untuk menjaga kelestariannya agar tetap bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup, Senin (12/4).

Hal itu diucapkan oleh Rektor Universitas Kapuas Sintang, Antonius. Ia mengatakan, mengingat peran penting air untuk kehidupan, kelestariannya perlu untuk dijaga. Untuk menjaga kelestarian air, di tengah masyarakat juga perlu ditumbuhkan kesadarannya.

“Dalam mewujudkan kelestarian air, kesadaran menjaga sumber air itulah yang paling penting. Dengan melakukan hal-hal sederhana, seperti tidak membuang sampah di sungai dan melakukan pengelolaan air yang benar,” ucapnya.

Menjaga kelestarian air secara khusus, dan lingkungan secara umum menurutnya sejalan dengan visi Sintang Lestari yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang. Oleh karenanya untuk mencapai visi tersebut, memperhatikan kelestarian lingkungan adalah hal yang harus dilakukan.

Baca Juga :  Ketua Lembaga Pendidikan Ma'assodiqin Ucapkan Terima Kasih dan Apresiasi Kepada Wadan Denzibang1/Stg

Guna menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan agar ketersediaan air untuk kebutuhan hidup tetap terjaga, Wahana Visi Indonesia (WVI) bersama Universitas Kapuas Sintang menyelenggarakan seminar bertema menjaga hutan dan lingkungan menuju Sintang smart green water. Mengundang pemateri dari WWF Sintang Dedi Wahyudi, akademisi dari Universitas Kapuas Sintang Ria Rosdiana Hutagaol, dan Kepala Bappeda Kabupaten Sintang, Kartiyus.

Manager Program Area Sintang-Melawi WVI, Margaretta Siregar mengatakan, agenda tersebut dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Air Internasional yang jatuh pada 22 Maret lalu.

“Secara kasat mata sumber air kita banyak. Tapi sebenarnya itu tidak bisa digunakan menjadi air baku untuk langsung diminum. Melalui pemeringkatan Hari Air Internasional ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk melestarikan lingkungan dan menjaga kelestarian air,” ucapnya.

Baca Juga :  Mantan Kades Ella Hulu Dijebloskan ke Bui

Ia berharap, melalui agenda ini, pihaknya bisa menyampaikan pentingnya menjaga kelestarian air untuk kepentingan kebutuhan hidup masyarakat.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Senentang, Jane E. Wuysang yang mewakili serta menyampaikan sambutan dari Bupati Sintang mengatakan, bicara tentang kelestarian air tak lepas dari aspek kualitas dan kuantitas. Selain penyediaan air bersih, budaya masyarakat dalam menjaga kelestarian air juga perlu ditumbuhkan.

Karena kondisi ketersediaan air yang melimpah saat ini di Bumi Senentang, belum tentu dapat dinikmati oleh generasi ke depan jika tidak dikelola dengan baik.

“Dengan adanya kegiatan ini, kita dapat membuka wawasan bersama akan pentingnya menjaga air agar tetap bisa dinikmati oleh generasi mendatang,” ucapnya. (ris)

SINTANG-Bumi Senentang dianugerahi sumber air tawar yang berlimpah. Namun dibutuhkan kesadaran seluruh pihak untuk menjaga kelestariannya agar tetap bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup, Senin (12/4).

Hal itu diucapkan oleh Rektor Universitas Kapuas Sintang, Antonius. Ia mengatakan, mengingat peran penting air untuk kehidupan, kelestariannya perlu untuk dijaga. Untuk menjaga kelestarian air, di tengah masyarakat juga perlu ditumbuhkan kesadarannya.

“Dalam mewujudkan kelestarian air, kesadaran menjaga sumber air itulah yang paling penting. Dengan melakukan hal-hal sederhana, seperti tidak membuang sampah di sungai dan melakukan pengelolaan air yang benar,” ucapnya.

Menjaga kelestarian air secara khusus, dan lingkungan secara umum menurutnya sejalan dengan visi Sintang Lestari yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang. Oleh karenanya untuk mencapai visi tersebut, memperhatikan kelestarian lingkungan adalah hal yang harus dilakukan.

Baca Juga :  Empat Belas Ruko Hangus Dilahap Api

Guna menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan agar ketersediaan air untuk kebutuhan hidup tetap terjaga, Wahana Visi Indonesia (WVI) bersama Universitas Kapuas Sintang menyelenggarakan seminar bertema menjaga hutan dan lingkungan menuju Sintang smart green water. Mengundang pemateri dari WWF Sintang Dedi Wahyudi, akademisi dari Universitas Kapuas Sintang Ria Rosdiana Hutagaol, dan Kepala Bappeda Kabupaten Sintang, Kartiyus.

Manager Program Area Sintang-Melawi WVI, Margaretta Siregar mengatakan, agenda tersebut dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Air Internasional yang jatuh pada 22 Maret lalu.

“Secara kasat mata sumber air kita banyak. Tapi sebenarnya itu tidak bisa digunakan menjadi air baku untuk langsung diminum. Melalui pemeringkatan Hari Air Internasional ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk melestarikan lingkungan dan menjaga kelestarian air,” ucapnya.

Baca Juga :  Kawal Pelaksanaan Vaksinasi

Ia berharap, melalui agenda ini, pihaknya bisa menyampaikan pentingnya menjaga kelestarian air untuk kepentingan kebutuhan hidup masyarakat.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Senentang, Jane E. Wuysang yang mewakili serta menyampaikan sambutan dari Bupati Sintang mengatakan, bicara tentang kelestarian air tak lepas dari aspek kualitas dan kuantitas. Selain penyediaan air bersih, budaya masyarakat dalam menjaga kelestarian air juga perlu ditumbuhkan.

Karena kondisi ketersediaan air yang melimpah saat ini di Bumi Senentang, belum tentu dapat dinikmati oleh generasi ke depan jika tidak dikelola dengan baik.

“Dengan adanya kegiatan ini, kita dapat membuka wawasan bersama akan pentingnya menjaga air agar tetap bisa dinikmati oleh generasi mendatang,” ucapnya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/