alexametrics
27.8 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Ungkap Sejumlah Fakta Pilkades

SINTANG-Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Kadis Pemdes) Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni membeberkan sejumlah fakta seluruh proses pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2021 di Bumi Senentang. Dia mengatakan bahwa di tingkat kabupaten, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang sudah melibatkan Kepolisian, Kejaksaan, TNI dan Universitas Kapuas.

“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh panitia yang terlibat dalam mensukseskan pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Sintang. Hingga tahap akhir yaitu pembekalan kades terpilih di Gedung Pancasila ini,” ucapnya.

Ia mengatakan bahwa awalnya ada 296 desa di 14 kecamatan yang akan mengikuti Pilkades Serentak. Namun, sebanyak 5 desa mengalami penundaan pelaksanaan Pilkades, dengan berbagai alasan. Lalu pelaksanaan Pilkades di 5 desa itu akan diselenggarakan pada 2022 nanti.

Dia pun menyebutkan 5 desa yang ditunda pelaksanaan Pilkades-nya itu. “Yakni Desa Jantang, Kecamatan Dedai, Desa Pauh Benua, Kecamatan Sepauk, Desa Limau Bakti, Kecamatan Sepauk, Desa Bongkong Baru, Kecamatan Sepauk, dan Desa Binjai Hulu, Kecamatan Binjai Hulu. Sehingga total keseluruhan desa yang melaksanakan pilkades tahun 2021 berjumlah 291 desa,” katanya.

Baca Juga :  Pasien Positif Covid-19 di Sintang Kabur dari Rumah Sakit Ade M Djoen

Adapun calon Kades yang berpartisipasi dalam Pilkades Serentak ini berjumlah 1.023 orang. Di dalam tahapan penjaringan, terdapat 28 desa dengan bakal calon kades yang memenuhi persyaratan lebih dari 5 orang. Sehingga dilakukan seleksi tambahan bagi bakal calon kades tersebut yang dilaksanakan pada  28 April 2021 di Universitas Kapuas Sintang dan  diikuti oleh 188 orang peserta.

“Panitia Seleksi Tambahan telah mengumumkan sebanyak 140 orang bakal calon kades lulus ujian tertulis. Dalam seleksi tambahan yang diadakan dan selanjutnya ditetapkan sebagai calon Kades,” tambah Roni.

Pemungutan suara pun telah dilaksanakan pada Rabu, 7 Juni 2021. Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Sintang telah memfasilitasi sebanyak 20 desa yang mengajukan keberatan terhadap hasil pilkades serentak tahun 2021. “Dari 20 desa tersebut, ada 2 desa yang melanjutkan gugatan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara di Pontianak. Yaitu Desa Tanjung Lalau, Kecamatan Kayan Hulu dan Desa Nanga Merpak, Kecamatan Ketungau Hilir,” beber pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pilkades Serentak tingkat kabupaten ini.

Baca Juga :  APBDes Bisa Alokasikan Anggaran Karhutla

Pelantikan Kades Terpilih hasil Pilkades Serentak di Kabupaten Sintang Tahun 2021 sudah dilaksanakan pada Kamis, 7 Oktober 2021 di Indoor Apang Semangai. Sebanyak 287 orang Kepala Desa terpilih sudah dilantik sebagai kepala desa.

“Ada 1 orang Kepala Desa terpilih yang mengalami penundaan pelantikan dikarenakan terpapar virus corona  berdasarkan hasil tes swab antigen. Selanjutnya akan di jadwalkan pelantikan ulang pada kemudian hari,” terangnya.

Dia pun menilai bahwa secara keseluruhan tahapan pelaksanaan Pilkades Serentak tahun 2021 di Kabupaten Sintang telah dilaksanakan dengan baik dan lancar. Hingga sampai dengan acara pembekalan bagi Kades terpilih baru-baru ini.

“Pembekalan ini dimaksudkan untuk  memberikan pemahaman bagi Kades yang baru dilantik terkait tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa yang baik dan menentukan arah kebijakan pembangunan di desa kedepan,” pungkasnya. (ris)

SINTANG-Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Kadis Pemdes) Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni membeberkan sejumlah fakta seluruh proses pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2021 di Bumi Senentang. Dia mengatakan bahwa di tingkat kabupaten, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang sudah melibatkan Kepolisian, Kejaksaan, TNI dan Universitas Kapuas.

“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh panitia yang terlibat dalam mensukseskan pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Sintang. Hingga tahap akhir yaitu pembekalan kades terpilih di Gedung Pancasila ini,” ucapnya.

Ia mengatakan bahwa awalnya ada 296 desa di 14 kecamatan yang akan mengikuti Pilkades Serentak. Namun, sebanyak 5 desa mengalami penundaan pelaksanaan Pilkades, dengan berbagai alasan. Lalu pelaksanaan Pilkades di 5 desa itu akan diselenggarakan pada 2022 nanti.

Dia pun menyebutkan 5 desa yang ditunda pelaksanaan Pilkades-nya itu. “Yakni Desa Jantang, Kecamatan Dedai, Desa Pauh Benua, Kecamatan Sepauk, Desa Limau Bakti, Kecamatan Sepauk, Desa Bongkong Baru, Kecamatan Sepauk, dan Desa Binjai Hulu, Kecamatan Binjai Hulu. Sehingga total keseluruhan desa yang melaksanakan pilkades tahun 2021 berjumlah 291 desa,” katanya.

Baca Juga :  Yohana Bersyukur Pengobatan Penyakitnya Dijamin Penuh JKN-KIS

Adapun calon Kades yang berpartisipasi dalam Pilkades Serentak ini berjumlah 1.023 orang. Di dalam tahapan penjaringan, terdapat 28 desa dengan bakal calon kades yang memenuhi persyaratan lebih dari 5 orang. Sehingga dilakukan seleksi tambahan bagi bakal calon kades tersebut yang dilaksanakan pada  28 April 2021 di Universitas Kapuas Sintang dan  diikuti oleh 188 orang peserta.

“Panitia Seleksi Tambahan telah mengumumkan sebanyak 140 orang bakal calon kades lulus ujian tertulis. Dalam seleksi tambahan yang diadakan dan selanjutnya ditetapkan sebagai calon Kades,” tambah Roni.

Pemungutan suara pun telah dilaksanakan pada Rabu, 7 Juni 2021. Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Sintang telah memfasilitasi sebanyak 20 desa yang mengajukan keberatan terhadap hasil pilkades serentak tahun 2021. “Dari 20 desa tersebut, ada 2 desa yang melanjutkan gugatan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara di Pontianak. Yaitu Desa Tanjung Lalau, Kecamatan Kayan Hulu dan Desa Nanga Merpak, Kecamatan Ketungau Hilir,” beber pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pilkades Serentak tingkat kabupaten ini.

Baca Juga :  Usahakan Penuhi Kebutuhan Sekolah

Pelantikan Kades Terpilih hasil Pilkades Serentak di Kabupaten Sintang Tahun 2021 sudah dilaksanakan pada Kamis, 7 Oktober 2021 di Indoor Apang Semangai. Sebanyak 287 orang Kepala Desa terpilih sudah dilantik sebagai kepala desa.

“Ada 1 orang Kepala Desa terpilih yang mengalami penundaan pelantikan dikarenakan terpapar virus corona  berdasarkan hasil tes swab antigen. Selanjutnya akan di jadwalkan pelantikan ulang pada kemudian hari,” terangnya.

Dia pun menilai bahwa secara keseluruhan tahapan pelaksanaan Pilkades Serentak tahun 2021 di Kabupaten Sintang telah dilaksanakan dengan baik dan lancar. Hingga sampai dengan acara pembekalan bagi Kades terpilih baru-baru ini.

“Pembekalan ini dimaksudkan untuk  memberikan pemahaman bagi Kades yang baru dilantik terkait tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa yang baik dan menentukan arah kebijakan pembangunan di desa kedepan,” pungkasnya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/