alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Tambah Lima Kasus Covid-19

SINTANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh kembali mengumumkan kasus positif Covid-19. Bertempat di kantor Dinas Kesehatan, Sinto sapaan akrabnya mengonfirmasi adanya lima penghuni asrama di Sintang terkonfirmasi covid-19 berdasarkan pemeriksaan swab menggunakan Mobile Combat PCR Covid-19. Kelima penghuni asrama tersebut merupakan siswa.

“Berdasarkan pemeriksaan swab PCR pada 11 September, ditemukan lima kasus konfirmasi baru. Seluruhnya berasal dari satu lokasi pendidikan di Menyurai,” ungkap Sinto saat sampaikan rilis, kemarin.

Ditemukannya lima kasus ini bermula dari laporan seorang dokter praktik swasta yang melapor ke Dinkes saat menemukan pasien dengan gejala demam dan kehilangan indra penciuman.

“Awalnya dia berobat ke dokter praktik swasta, keluhan demam dan kehilangan penciuman. Oleh dokter dilaporkan ke kami. Setelah di swab, hasilnya positif,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Tanam dan Wariskan

Dari lima siswa yang terkonfirmasi positif, hanya satu orang yang mempunyai gejala hilang indra penciuman. Dia adalah pria berusia 20 tahun, konfirmasi 44. Kemudian pria berusia 16 tahun, kode konfirmasi 45, mengalami demam sejak Kamis sore. Selain itu, riwayat yang sama juga dirasakan konfirmasi 46, pria berusia 16 tahun, termasuk konfirmasi 47.

“Konfirmasi 48, pria 16 tahun gejala sama, demam sakit kepala. Seluruhnya memikiki riwayat, gejala demam, hanya satu dengan kehilangan penciuman,” tambahnya.

Saat ini, lima siswa yang terkonfirmasi positif tersebut sekarang dirawat di Ruang Isolasi Mandiri (RIM) RSUD Ade M Djoen Sintang. (fds)

 

 

SINTANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh kembali mengumumkan kasus positif Covid-19. Bertempat di kantor Dinas Kesehatan, Sinto sapaan akrabnya mengonfirmasi adanya lima penghuni asrama di Sintang terkonfirmasi covid-19 berdasarkan pemeriksaan swab menggunakan Mobile Combat PCR Covid-19. Kelima penghuni asrama tersebut merupakan siswa.

“Berdasarkan pemeriksaan swab PCR pada 11 September, ditemukan lima kasus konfirmasi baru. Seluruhnya berasal dari satu lokasi pendidikan di Menyurai,” ungkap Sinto saat sampaikan rilis, kemarin.

Ditemukannya lima kasus ini bermula dari laporan seorang dokter praktik swasta yang melapor ke Dinkes saat menemukan pasien dengan gejala demam dan kehilangan indra penciuman.

“Awalnya dia berobat ke dokter praktik swasta, keluhan demam dan kehilangan penciuman. Oleh dokter dilaporkan ke kami. Setelah di swab, hasilnya positif,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Banjir Makin Tinggi, Rumah Sakit Terpaksa Tutup

Dari lima siswa yang terkonfirmasi positif, hanya satu orang yang mempunyai gejala hilang indra penciuman. Dia adalah pria berusia 20 tahun, konfirmasi 44. Kemudian pria berusia 16 tahun, kode konfirmasi 45, mengalami demam sejak Kamis sore. Selain itu, riwayat yang sama juga dirasakan konfirmasi 46, pria berusia 16 tahun, termasuk konfirmasi 47.

“Konfirmasi 48, pria 16 tahun gejala sama, demam sakit kepala. Seluruhnya memikiki riwayat, gejala demam, hanya satu dengan kehilangan penciuman,” tambahnya.

Saat ini, lima siswa yang terkonfirmasi positif tersebut sekarang dirawat di Ruang Isolasi Mandiri (RIM) RSUD Ade M Djoen Sintang. (fds)

 

 

Most Read

Terapkan Prokes saat PTM

Wabup Sampaikan Pidato Perubahan APBD 2021

KBIH Arafah dan PT Muzdalifah

Artikel Terbaru

/