alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Waspadai Karhutla, Polisi Datangi Hotspot di Kelam Permai

SINTANG-Bhabinkamtibmas Bripka Kristianus dan Bripka Andri Ardi, melakukan Pengecekan diwilayah Desa Pelimping, Kecamatan Kelam Permai, Jumat (24/8). Dalam patroli ini ditemukan lokasi titik api warga dengan kondisi sudah terbakar. Petugas tidak lagi menemukan asap atau titik api yang menyala, diketahui bahwa titik api sudah padam disebabkan semalam sudah diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Selanjutnya Bhabinkamtibmas melakukan pendataan terhadap pemilik lahan dan diketahui bahwa lahan yang dibakar akan dipergunakan untuk menanam padi.

“Cuaca saat ini panas sekali menunjukkan musim kemarau hampir tiba. Kecamatan Kelam ini wilayahnya sangat rawan terjadinya karhutla hal ini terbukti dengan ditemukannya titik api meskipun sudah padam seluruh arealnya,” kata Kristianus.

Baca Juga :  Lakukan Efisiensi, Laba Bersih PLN Naik 38,6 Persen

Bripka Andri mengingatkan kepada pemilik lahan agar tidak melakukan pembakaran lagi terhadap sisa lahan yang masih belum dibakar.

“Sebaiknya dibersihkan dengan cara disemprot dengan menggunakan racun rumput atau memindahkan batang-batang pohon ke tepi lahan atau dikumpulkan, hal ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kobaran api yang dapat meluas,” ujarnya lagi. (fds)

 

 

 

SINTANG-Bhabinkamtibmas Bripka Kristianus dan Bripka Andri Ardi, melakukan Pengecekan diwilayah Desa Pelimping, Kecamatan Kelam Permai, Jumat (24/8). Dalam patroli ini ditemukan lokasi titik api warga dengan kondisi sudah terbakar. Petugas tidak lagi menemukan asap atau titik api yang menyala, diketahui bahwa titik api sudah padam disebabkan semalam sudah diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Selanjutnya Bhabinkamtibmas melakukan pendataan terhadap pemilik lahan dan diketahui bahwa lahan yang dibakar akan dipergunakan untuk menanam padi.

“Cuaca saat ini panas sekali menunjukkan musim kemarau hampir tiba. Kecamatan Kelam ini wilayahnya sangat rawan terjadinya karhutla hal ini terbukti dengan ditemukannya titik api meskipun sudah padam seluruh arealnya,” kata Kristianus.

Baca Juga :  PLN Dukung Indonesia Pimpin Perdagangan Karbon Global

Bripka Andri mengingatkan kepada pemilik lahan agar tidak melakukan pembakaran lagi terhadap sisa lahan yang masih belum dibakar.

“Sebaiknya dibersihkan dengan cara disemprot dengan menggunakan racun rumput atau memindahkan batang-batang pohon ke tepi lahan atau dikumpulkan, hal ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kobaran api yang dapat meluas,” ujarnya lagi. (fds)

 

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/