alexametrics
30 C
Pontianak
Tuesday, August 16, 2022

Tekankan Data Transparan, Valid dan Akurat

NANGA PINOH-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Melawi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi data sektoral dan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan publikasi Kabupaten Melawi dalam angka Tahun 2021. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Melawi di Convention Hall Kantor Bupati Melawi.

Bupati Melawi, Panji dalam sambutannya menyambut baik serta mendukung kegiatan yang diselenggarakan BPS tersebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi, kata Panji, sangat mendukung program Satu Data Indonesia. Salah satunya melalui penyusunan publikasi Kabupaten Melawi dalam angka.

Ia juga mengingatkan pentingnya data yang valid dan akurat dalam meningkatkan perubahan yang baik di Kabupaten Melawi. Karena data dan informasi statistik yang berkualitas dapat menjadi rujukan untuk merumuskan kebijakan dalam menyusun perencanaan.

Baca Juga :  Dibangun Melalui Dana Desa dan Berbagai Sumbangan

“Juga pemantauan dan evaluasi agar program yang kita buat tepat sasaran, tepat waktu dan berkelanjutan juga terus meningkat. Oleh karena itu data tersebut harus valid dan akurat,” jelasnya.

Panji menambahkan, dengan adanya publikasi tersebut nantinya diharapkan kualitas penyusunan dokumen rencana daerah pada tahun-tahun berikutnya dapat semakin meningkat dan semakin baik. Sehingga tercipta konsistensi antara data dan rencana pembangunan daerah.

Panji berharap semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lembaga-lembaga di Kabupaten Melawi yang terlibat untuk proaktif dalam memberikan data yang valid dan akurat. Ketersediaan data yang akurat dan terpadu, serta dapat dipertanggungjawabkan. Juga mudah diakses dan dibagi antar instansi untuk mendorong keterbukaan dan transparansi data sehingga tercipta perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi dan pengendalian data.

Baca Juga :  Ditemukan Mayat Membusuk Dalam Rumah

“Dengan adanya keterbukaan dan transparansi data, dapat tercipta perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan yang berbasis data,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Melawi, Sugeng Junedi menyampaikan FGD bertujuan untuk menyamakan persepsi dan konfirmasi data-data sektoral yang telah disampaikan OPD dan lembaga lainnnya sebelum diterbitkan menjadi publikasi Kabupaten Melawi dalam bentuk angka. “Data yang ditampilkan akan menjadi semakin valid dan akurat yang menggambarkan kondisi real Kabupaten Melawi,” pungkasnya. (ris)

NANGA PINOH-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Melawi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi data sektoral dan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan publikasi Kabupaten Melawi dalam angka Tahun 2021. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Melawi di Convention Hall Kantor Bupati Melawi.

Bupati Melawi, Panji dalam sambutannya menyambut baik serta mendukung kegiatan yang diselenggarakan BPS tersebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi, kata Panji, sangat mendukung program Satu Data Indonesia. Salah satunya melalui penyusunan publikasi Kabupaten Melawi dalam angka.

Ia juga mengingatkan pentingnya data yang valid dan akurat dalam meningkatkan perubahan yang baik di Kabupaten Melawi. Karena data dan informasi statistik yang berkualitas dapat menjadi rujukan untuk merumuskan kebijakan dalam menyusun perencanaan.

Baca Juga :  Sembilan Kios Ludes Dilahap Api

“Juga pemantauan dan evaluasi agar program yang kita buat tepat sasaran, tepat waktu dan berkelanjutan juga terus meningkat. Oleh karena itu data tersebut harus valid dan akurat,” jelasnya.

Panji menambahkan, dengan adanya publikasi tersebut nantinya diharapkan kualitas penyusunan dokumen rencana daerah pada tahun-tahun berikutnya dapat semakin meningkat dan semakin baik. Sehingga tercipta konsistensi antara data dan rencana pembangunan daerah.

Panji berharap semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lembaga-lembaga di Kabupaten Melawi yang terlibat untuk proaktif dalam memberikan data yang valid dan akurat. Ketersediaan data yang akurat dan terpadu, serta dapat dipertanggungjawabkan. Juga mudah diakses dan dibagi antar instansi untuk mendorong keterbukaan dan transparansi data sehingga tercipta perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi dan pengendalian data.

Baca Juga :  Infrastruktur Pendukung Jadi Kendala ANBK

“Dengan adanya keterbukaan dan transparansi data, dapat tercipta perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan yang berbasis data,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Melawi, Sugeng Junedi menyampaikan FGD bertujuan untuk menyamakan persepsi dan konfirmasi data-data sektoral yang telah disampaikan OPD dan lembaga lainnnya sebelum diterbitkan menjadi publikasi Kabupaten Melawi dalam bentuk angka. “Data yang ditampilkan akan menjadi semakin valid dan akurat yang menggambarkan kondisi real Kabupaten Melawi,” pungkasnya. (ris)

Most Read

Artikel Terbaru

/